BERITA TERKINI

#indonesiaswasembada
Senin, 11 Mei 2026 | 16:00 WIB

#indonesiaswasembada
Senin, 11 Mei 2026 | 15:58 WIB

#indonesiaswasembada
Senin, 11 Mei 2026 | 15:27 WIB

#indonesiaswasembada
Senin, 11 Mei 2026 | 15:15 WIB

#indonesiaswasembada
Senin, 11 Mei 2026 | 10:54 WIB
![BANDAR LAMPUNG – Empat dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung mengikuti kegiatan Pelayanan Profesional terhadap Lembaga Penyelenggara BIPA: Penguatan Kompetensi Pengajar BIPA Berbasis SKKNI yang diselenggarakan Balai Bahasa Provinsi Lampung di Hotel Golden Tulip Springhill, Bandar Lampung, Selasa-Rabu (28-29/4/2026).Keempat dosen tersebut yakni Istiqomah Nur Rahmawati, M.Pd., Septa Aryanika, M.Pd., Heni Verawati, M.A., dan Era Octafiona, M.Pd. Mereka berasal dari rumpun keilmuan bahasa, meliputi Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa Arab, dan Pendidikan Bahasa Indonesia.Kegiatan ini dilaksanakan seiring diterbitkannya Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Jabatan Kerja Pengajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) serta jenjang kualifikasi bidang pengajaran BIPA pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh penguatan terkait komponen industri, pedagogi, diplomasi, hingga jenjang kualifikasi pengajaran BIPA berbasis SKKNI.Pada hari pertama, materi mengenai komponen industri dalam SKKNI BIPA disampaikan oleh Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung. Peserta juga mendapatkan penguatan komponen pedagogi dalam SKKNI BIPA dari Dr. Aria Septi Anggaira, M.Pd., yang membahas standar kompetensi pengajar BIPA dari aspek profesional dan metodologis pembelajaran bagi penutur asing.Sementara itu, pada hari kedua, peserta menerima materi tentang komponen diplomasi dalam SKKNI BIPA dan jenjang kualifikasi bidang pengajaran BIPA pada KKNI yang disampaikan Prof. Dr. Gatut Susanto, M.M., M.Pd.Kegiatan juga dilanjutkan dengan musyawarah APPBIPA Lampung sebagai ruang koordinasi dan penguatan jejaring antarlembaga penyelenggara BIPA di Provinsi Lampung.Keikutsertaan dosen UIN Raden Intan Lampung dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan internasionalisasi kampus, khususnya melalui pengembangan program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing.Selain menjadi sarana pembelajaran bahasa Indonesia bagi mahasiswa asing, program BIPA juga dinilai memiliki peran dalam memperkenalkan budaya Indonesia, nilai akademik, serta identitas keindonesiaan kepada masyarakat global.Dalam konteks perguruan tinggi keagamaan Islam, pengembangan BIPA juga dapat menjadi media untuk memperkenalkan budaya lokal Lampung dan nilai-nilai moderasi beragama kepada mahasiswa internasional.Melalui penguatan kompetensi pengajar berbasis SKKNI ini, UIN Raden Intan Lampung diharapkan semakin siap mengembangkan program BIPA yang profesional dan terstandar, sekaligus mendukung perluasan kerja sama internasional dan layanan akademik bagi mahasiswa mancanegara. [De]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/UIN-RIL-Jadi-Peserta-BIPA-2-1-85x85.jpeg)
#indonesiaswasembada
Senin, 11 Mei 2026 | 10:02 WIB
EKBIS
![Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi (PSPB) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) mencatatkan prestasi membanggakan pada ajang Olimpiade Sains Hardiknas (OSH) 2026 yang digelar dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional.[De]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/Prestasi-PSPB-2026-2-700x375-1-85x85.png)
#indonesiaswasembada
Senin, 11 Mei 2026 | 09:57 WIB

#indonesiaswasembada
Minggu, 10 Mei 2026 | 20:42 WIB

#indonesiaswasembada
Minggu, 10 Mei 2026 | 18:18 WIB

#indonesiaswasembada
Minggu, 10 Mei 2026 | 18:15 WIB
POLITIK

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

Bencana
Minggu, 10 Mei 2026 | 16:36 WIB

#indonesiaswasembada
Minggu, 10 Mei 2026 | 15:25 WIB

#indonesiaswasembada
Minggu, 10 Mei 2026 | 09:49 WIB

#indonesiaswasembada
Minggu, 10 Mei 2026 | 08:46 WIB

#indonesiaswasembada
Minggu, 10 Mei 2026 | 06:43 WIB
PARIWISATA

#indonesiaswasembada
Sabtu, 9 Mei 2026 | 19:49 WIB

#indonesiaswasembada
Sabtu, 9 Mei 2026 | 18:00 WIB
![BANDAR LAMPUNG – Perkembangan teknologi digital dinilai memunculkan tantangan baru terhadap kesehatan mental masyarakat, terutama generasi muda. Kondisi tersebut menuntut calon konselor mampu beradaptasi dengan pendekatan konseling yang lebih relevan dan humanis.Isu itu mengemuka dalam kuliah umum mahasiswa Bimbingan dan Konseling Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) yang menghadirkan dosen Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, Tika Febriyani, M.Pd, sebagai narasumber pada Sabtu, 9 Mei 2026.Di hadapan sekitar 700 mahasiswa dan dosen BK Unindra di Aula Kampus C Unindra, Tika membahas inovasi model konseling dan penguatan kesehatan mental di era digital.Ia menekankan pentingnya pendekatan konseling yang tidak hanya fokus pada penyelesaian masalah, tetapi juga membantu individu memahami dirinya secara utuh.Salah satu pendekatan yang disorot ialah Gestalt, metode konseling yang menekankan kesadaran diri dan pengalaman saat ini.Menurut Tika, pendekatan tersebut relevan digunakan di tengah meningkatnya tekanan psikologis akibat perubahan sosial dan perkembangan teknologi.“Banyak persoalan mental muncul karena individu tidak menyadari emosi dan pengalaman dirinya sendiri. Konseling Gestalt membantu seseorang lebih sadar terhadap apa yang sedang dirasakan,” katanya.Ia menjelaskan terdapat empat konsep utama dalam pendekatan Gestalt, yakni here and now, awareness, figure-ground, dan unfinished business yang berkaitan dengan persoalan emosional masa lalu yang belum terselesaikan.Kuliah umum bertema “Empowering Future Counselors: Inovasi Model Konseling dan Penguatan Kesehatan Mental di Era Digital” itu juga menghadirkan sejumlah akademisi dan praktisi lainnya.Ketua Program Studi BK Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Arga Satrio Prabowo, M.Pd, memaparkan pendekatan person centered, sedangkan psikolog Agung Wahyu Prasetyo, M.Psi., mengulas penyesuaian diri dan kesehatan mental.Adapun Dr. Rizky Fajar Meirawan, S.K.H., M.Vet, membahas pentingnya menjaga kesehatan mental di lingkungan keluarga, sekolah, dan dunia kerja.Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa BK didorong untuk lebih siap menghadapi dinamika persoalan psikologis masyarakat di era digital yang terus berkembang. [De]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/3995-780x405-1-750x375-1-85x85.jpeg)
#indonesiaswasembada
Sabtu, 9 Mei 2026 | 14:00 WIB

#indonesiaswasembada
Sabtu, 9 Mei 2026 | 10:25 WIB

#indonesiaswasembada
Sabtu, 9 Mei 2026 | 10:04 WIB
LIFE STYLE

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada


#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada
Sabtu, 9 Mei 2026 | 08:51 WIB

#indonesiaswasembada
Sabtu, 9 Mei 2026 | 08:14 WIB
OLAHRAGA

#indonesiaswasembada
Sabtu, 9 Mei 2026 | 08:06 WIB

#indonesiaswasembada
Sabtu, 9 Mei 2026 | 07:49 WIB

#indonesiaswasembada
Jumat, 8 Mei 2026 | 23:59 WIB
INTERNASIONAL

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada
Jumat, 8 Mei 2026 | 18:56 WIB

#indonesiaswasembada
Jumat, 8 Mei 2026 | 13:42 WIB