Kecelakaan Bus ALS vs Tangki BBM: Musibah Besar!

Minggu, 10 Mei 2026 | 06:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TRADEGI kecelakaan bus ALS dan truk tangki BBM di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, memperoleh sorotan dari publik. Peristiwa yang menewaskan 16 orang itu dinilai harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap aspek keselamatan transportasi, kondisi infrastruktur jalan, hingga pengawasan angkutan logistik di jalur nasional.

Menanggapi, Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang terjadi di salah satu jalur utama transportasi di Pulau Sumatera tersebut. Ia menilai kecelakaan yang merenggut 16 korban jiwa itu menjadi alarm serius bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sistem keselamatan transportasi darat.

“Saya menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga korban. Kehilangan 16 nyawa dalam satu insiden adalah musibah besar bagi kita semua. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar Zigo kepada Heri Suroyo di Jakarta (8/5/2026).

Baginya, penanganan tragedi tersebut tidak boleh berhenti pada proses pendataan korban semata. Sebab itu, ia mengingatkan pemerintah agar insiden ini sebagai bahan evaluasi terhadap tata kelola transportasi publik dan pemeliharaan infrastruktur nasional, khususnya di ruas Jalinsum yang menjadi urat nadi konektivitas dan distribusi logistik di Sumatera.

Baca Juga:  ALS vs Truk BBM, Jalan Baik Jalinsum Ternyata Hanya 33,45%

Lebih lanjut, dirinya pun menekankan kondisi infrastruktur jalan harus mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. Maka dari itu, ia meminta Kementerian Pekerjaan Umum untuk segera melakukan percepatan perbaikan di titik-titik rawan kecelakaan guna meminimalkan risiko terjadinya insiden serupa.

“Jalinsum adalah urat nadi ekonomi Sumatera. Tidak boleh ada pembiaran terhadap kerusakan jalan, sekecil apa pun lubangnya, karena taruhannya adalah nyawa. Saya meminta Kementerian PU untuk melakukan percepatan perbaikan jalan di titik-titik rawan,” tegas Politisi asal Dapil Sumatra Barat I itu.

Selain infrastruktur jalan, Zigo juga menyoroti temuan aparat terkait adanya tabung gas, sepeda motor, hingga mesin yang diangkut di dalam bus penumpang. Jika dibiarkan, ungkapnya, praktik tersebut sangat membahayakan keselamatan penumpang dan tidak sesuai dengan standar keselamatan transportasi umum.

Baca Juga:  Dua Insiden Papua: Tidak Saling Berkaitan

“Bus penumpang bukan truk logistik. Membawa barang mudah terbakar seperti tabung gas dan motor di dalam bus penumpang adalah fatal terhadap keselamatan. Ini harus ada sanksi tegas bagi operator otobus yang nakal,” katanya.

Apalagi, terangnya, pengawasan terhadap kendaraan pengangkut bahan berbahaya dan beracun (B3) juga perlu diperketat. Oleh karena itu, ia meminta evaluasi terhadap standar keamanan armada pengangkut BBM agar memiliki sistem mitigasi risiko yang lebih baik ketika terjadi benturan atau kecelakaan.

Menutup pernyataan, ia pun mendorong Kementerian Perhubungan umtuk meningkatkan pengawasan di terminal maupun titik keberangkatan untuk memastikan kendaraan penumpang tidak digunakan mengangkut barang-barang berbahaya. “Fungsi kontrol harus berjalan. Bagaimana barang-barang berbahaya bisa masuk ke bus penumpang? Ini artinya pengawasan di terminal atau titik awal keberangkatan masih lemah,” pungkas Legislator Fraksi Partai Golkar itu. []


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : DPR RI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Aspirasi Buruh dan Ojol, Ibas Kawal Perlindungan dan Kesejahteraan Sosial
Masyarakat Diujung Desa pun Berhak Hidup Terang
Transportasi Nasional Harus Berorientasi Keselamatan Manusia
ALS vs Truk BBM, Jalan Baik Jalinsum Ternyata Hanya 33,45%
Gubernur Lampung Libatkan ISPI Perkuat Sektor Peternakan
Polsek Mesuji Timur Amankan Provokator Pengerusakan di Ponpes Nurul Jadid
BPN Mesuji Lakukan Verval Lapangan dan FGD Calon Sekolah Nasional Terintegrasi 2026
Mas Wapres Ke Lampung Beri Motivasi “Makkow Penepik”

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:25 WIB

Aspirasi Buruh dan Ojol, Ibas Kawal Perlindungan dan Kesejahteraan Sosial

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:18 WIB

Masyarakat Diujung Desa pun Berhak Hidup Terang

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:49 WIB

Transportasi Nasional Harus Berorientasi Keselamatan Manusia

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:46 WIB

ALS vs Truk BBM, Jalan Baik Jalinsum Ternyata Hanya 33,45%

Minggu, 10 Mei 2026 - 06:43 WIB

Kecelakaan Bus ALS vs Tangki BBM: Musibah Besar!

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Aspirasi Buruh dan Ojol, Ibas Kawal Perlindungan dan Kesejahteraan Sosial

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:25 WIB

Ibas

#indonesiaswasembada

Masyarakat Diujung Desa pun Berhak Hidup Terang

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:18 WIB

#indonesiaswasembada

Transportasi Nasional Harus Berorientasi Keselamatan Manusia

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:49 WIB

#indonesiaswasembada

ALS vs Truk BBM, Jalan Baik Jalinsum Ternyata Hanya 33,45%

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:46 WIB

#indonesiaswasembada

Kecelakaan Bus ALS vs Tangki BBM: Musibah Besar!

Minggu, 10 Mei 2026 - 06:43 WIB