ALS vs Truk BBM, Jalan Baik Jalinsum Ternyata Hanya 33,45%

Minggu, 10 Mei 2026 | 08:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ANGGOTA Komisi V DPR RI Rofik Hananto, menyoroti tajam insiden kecelakaan maut antara bus penumpang ALS dan truk tangki BBM di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) pada Rabu (6/5/2026).

Tragedi yang mengakibatkan 16 orang meninggal dunia tersebut bermula saat bus membanting setir untuk menghindari lubang jalan yang dalam, sehingga terjadi tabrakan frontal yang memicu kebakaran hebat. Menyikapi tingginya angka fatalitas akibat kerusakan infrastruktur jalan nasional tersebut, Rofik mendesak pemerintah untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kelaikan jalur lintas provinsi.

“Kami mendesak Kementerian PU dan Kemenhub untuk segera turun tangan melakukan audit total. Jangan hanya puas dengan laporan angka kemantapan jalan di atas kertas, tapi pastikan juga kelaikan fungsi jalannya di lapangan. Di saat yang sama, audit keselamatan armada angkutan umum dan kepatuhan uji KIR perusahaan otobus juga harus diperketat agar insiden mematikan seperti ini tidak terulang,” tegas Rofi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (8/5/2026).

Baca Juga:  Gubernur Lampung Serahkan SK Pengangkatan I Komang Heri sebagai Plt Bupati Lamteng

Selain perbaikan fisik, Rofik menekankan pentingnya akuntabilitas hukum bagi penyelenggara jalan guna memastikan keselamatan masyarakat terlindungi oleh regulasi yang ada.

“Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu demi keadilan para korban. Kami meminta aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas potensi pelanggaran pidana, baik itu kelalaian dari sisi penyelenggara jalan sesuai Pasal 273, maupun kelalaian dari sisi operator dan pengemudi berdasarkan Pasal 286 dan Pasal 310 UU LLAJ,” ujar Politisi Fraksi PKS ini.

Rofik mendorong penguatan komitmen anggaran agar penanganan infrastruktur jalan nasional tidak lagi bersifat reaktif.

“Ke depannya, kita tidak boleh lagi sekadar reaktif menambal jalan rusak setelah jatuh korban nyawa. DPR dan Pemerintah harus berkolaborasi memastikan alokasi dana pemeliharaan jalan ini memadai dan berkelanjutan. Oleh karena itu, besaran Dana Preservasi ini wajib kita perkuat payung hukumnya melalui Revisi UU LLAJ,” pungkas Rofik.

Baca Juga:  DPR RI Soroti Kasus Penyekapan Perempuan di Jabar

Sebagai informasi tambahan, data kondisi jalan nasional semester 2 tahun 2025 di Sumatera Selatan menunjukkan ketimpangan yang signifikan, di mana jalan yang benar-benar berkondisi baik faktanya hanya sebesar 33,45 persen, jauh dari klaim kemantapan jalan yang mencapai 88,64 persen.

Selain itu, investigasi awal juga menemukan indikasi lemahnya pengawasan keselamatan angkutan umum dengan ditemukannya muatan non-penumpang berupa tabung gas di dalam bus, yang diduga memperparah risiko kebakaran pasca-benturan. []

 


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Desty


Sumber Berita : Farlementaria DPR RI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Diduga Posting Kritik MBG, Akun Instagram Hendri Satrio Hilang
Penetrasi Pasar , Pemkab Mesuji Siapkan 1800 Paket Sembako
Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Gubernur Lampung Komitmen Optimalkan Modernisasi dan Hilirisasi Sektor Pertanian
Gubernur Mirza: 2027, Lampung 1 Desa 1 Sarjana
Hikmahanto: Perdamaian AS-Iran Masih Penuh Ketidakpastian
Indonesia Kawal Stabilitas Timur Tengah dan Ekonomi Global
Kemenag Menebar Kebahagiaan bersama Yatim dan Penyandang Disabilitas
Habib: Kasus Taufik Hidayat Harus Dikenakan Pasal Berlapis

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:19 WIB

Diduga Posting Kritik MBG, Akun Instagram Hendri Satrio Hilang

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:31 WIB

Penetrasi Pasar , Pemkab Mesuji Siapkan 1800 Paket Sembako

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:27 WIB

Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Gubernur Lampung Komitmen Optimalkan Modernisasi dan Hilirisasi Sektor Pertanian

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:56 WIB

Gubernur Mirza: 2027, Lampung 1 Desa 1 Sarjana

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:43 WIB

Hikmahanto: Perdamaian AS-Iran Masih Penuh Ketidakpastian

Berita Terbaru

AKUN Instagram Hensat Raib; Pembungkaman Demokrasi ala MBG [ist/JMSI]

#indonesiaswasembada

Diduga Posting Kritik MBG, Akun Instagram Hendri Satrio Hilang

Kamis, 25 Jun 2026 - 17:19 WIB

PENETRASI PASAR Pemkab Mesuji menyiapkan sebanyak 1800 paket sembako tebus murah yang di khususkan bagi masyarakat Desa Brabasan [Nr]

#indonesiaswasembada

Penetrasi Pasar , Pemkab Mesuji Siapkan 1800 Paket Sembako

Kamis, 25 Jun 2026 - 16:31 WIB

Pemerintah Provinsi Lampung akan memberikan beasiswa melalui Program 1 Desa 1 Sarjana di 2.500 desa.[De]

#indonesiaswasembada

Gubernur Mirza: 2027, Lampung 1 Desa 1 Sarjana

Kamis, 25 Jun 2026 - 14:56 WIB

HIKMAHANTO Juwana; penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara Amerika Serikat dan Iran belum menjamin terciptanya perdamaian [Hs]

#indonesiaswasembada

Hikmahanto: Perdamaian AS-Iran Masih Penuh Ketidakpastian

Kamis, 25 Jun 2026 - 14:43 WIB