RAMALLAH-Kepresidenan Palestina pada Selasa (1/9) mengecam upaya para pemukim Israel untuk membakar sebuah masjid di Tepi Barat. Dan menurut pihak Palestina, prilaku ini merupkan tindakan biadab!.
Sebelumnya pada Selasa, sejumlah sumber lokal Palestina menyebutkan bahwa para pemukim membakar sebuah ruangan di dekat Masjid Nur al-Din Zanki setelah diduga gagal mendobrak pintunya, serta mencoretkan slogan-slogan rasis dengan cat semprot di situs tersebut.
Dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh Kantor Berita Palestina, Kepresidenan Palestina mengatakan “serangan terhadap situs-situs suci telah menjadi kebijakan sistematis yang diadopsi dan dilindungi oleh pemerintah Israel.”
Kepresidenan Palestina menyatakan bahwa serangan tersebut telah “melampaui semua garis merah” dan berisiko memicu konflik keagamaan dengan dampak serius bagi kawasan dan dunia.
Pihak kepresidenan juga menuduh Israel berusaha mengubah status quo historis dan hukum yang berlaku di situs-situs suci serta memperingatkan bahwa serangan yang terus berlanjut dapat menyebabkan eskalasi yang berbahaya.
Kepresidenan Palestina menyerukan kepada komunitas internasional untuk mengambil langkah-langkah segera guna menghentikan serangan terhadap situs-situs suci.
Insiden serupa telah dilaporkan terjadi di Tepi Barat, dengan warga Palestina kerap menuding para pemukim Israel terlibat di dalamnya.
Lebih dari 700.000 pemukim Israel tinggal di permukiman-permukiman di wilayah Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, yang melanggar hukum internasional, menurut laporan PBB pada 2025.[]
Penulis : Romy Agus
Editor : Rudi Alfian
Sumber Berita : Jakarta





![Presiden Tiongkok dan Mesir bersama Istri di Museum Besar [Xin]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/09/Presiden-Tiongkok-dan-Mesir-bersama-Istri-di-Museum-Besar-225x129.jpg)





![Presiden Tiongkok dan Mesir bersama Istri di Museum Besar [Xin]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/09/Presiden-Tiongkok-dan-Mesir-bersama-Istri-di-Museum-Besar-129x85.jpg)





