SEOUL-Seorang awak kapal tewas dan enam lainnya hilang pada Rabu (2/9) setelah sebuah kapal tunda terbalik dan tenggelam di perairan dekat Busan, kota pelabuhan di Korea Selatan (Korsel) bagian tenggara, menurut kantor berita Yonhap.
Kapal seberat 286 ton tersebut, yang membawa delapan awak, termasuk enam warga Korsel dan dua warga negara Indonesia, terbalik di perairan lepas pantai Busan sekitar pukul 13.29 waktu setempat (11.29 WIB).
Seorang awak kapal asal Indonesia berusia 50-an tahun diselamatkan sekitar 20 menit kemudian oleh sebuah kapal niaga yang berada di dekat lokasi.
Tim penyelamat penjaga pantai menemukan seorang pelaut Korsel berusia 50-an yang tidak sadarkan diri di dalam kapal yang terbalik, tetapi dia dinyatakan meninggal setelah dilarikan ke rumah sakit.
Kapal tunda tersebut tenggelam sepenuhnya sekitar pukul 15.27 waktu setempat di perairan dengan kedalaman sekitar 87 meter.
Penjaga Pantai Busan meningkatkan status penyelamatan darurat dengan mengerahkan 13 kapal patroli, pesawat, dan tim penyelam khusus, sementara Angkatan Laut mengirimkan kapal serta pesawat untuk membantu operasi pencarian.
Gelombang tinggi hingga 1,5 meter dan arus bawah laut yang kuat dilaporkan menghambat operasi pencarian.
Presiden Korsel Lee Jae Myung telah diberitahukan tentang kecelakaan tersebut dan memerintahkan pihak berwenang terkait untuk mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia untuk menyelamatkan para awak yang hilang.[]
Penulis : Nara J Afkar
Editor : Desty
Sumber Berita : Jakarta

















