Masyarakat 8 Desa Minta HGU PT PAL Ditinjau Ulang

Rabu, 2 September 2026 | 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MESUJI – Polres Mesuji menerjunkan sebanyak 100 Personil guna memberikan pelayanan kepada massa aksi unjuk rasa di PT. PAL yang di lakukan oleh masyarakat delapan desa penyangga.

Sebanyak kurang lebih tiga ratus massa aksi mendatangi Perusahaan guna menyampaikan tuntutan untuk di kembalikannya tanah transmigrasi milik warga delapan desa penyangga, plasma 20 % dan meminta untuk di tinjau ulang HGU milik PT. PAL.

Massa aksi juga sempat melakukan pemblokiran pintu masuk serta jalan milik Perusahaan sebelum adanya kata kesepakatan antara perwakilan Massa dengan PT. PAL.

Baca Juga:  Udara Bandarlampung Aman!

Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.I.K., M.H., mengatakan hari ini Polres Mesuji melakukan pelayanan kepada massa aksi unjuk rasa delapan Desa penyangga PT. PAL.

Dalam rangka memberikan pelayanan massa aksi, Polres Mesuji menerjunkan sebanyak 100 Personil gabungan seluruh satuan.

“Alhamdulillah aksi unjuk rasa bejalan dengan aman, lancar dan kondusif hingga massa membubarkan diri,” ucapnya, rabu (02/09/26).

Lebih lanjut ungkap AKBP Firdaus, kedua belah pihak antara massa aksi dan pihak perusahaan telah dilakukan mediasi sehingga menemui kesepakatan dan minggu depan akan dilakukan mediasi dalam rapat besar yang di fasilitasi oleh satgas penanganan konflik agraria Kabupaten Mesuji, di Kantor Pemda.

Baca Juga:  Kemarau Panjang, Bupati Mesuji Panen Raya Padi, Per hektare Tembus 8 Ton

“Ada beberapa tuntutan dari masyarakat delapan desa penyangga PT. PAL diantaranya mereka meminta di kembalikannya tanah transmigrasi milik masyarakat, plasma 20 % dan meminta pemerintah untuk meninjau ulang HGU perusahaan,” jelasnya.

Kapolres berharap, selama proses ini berjalan, kedua belah pihak bisa tetap menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif.


Penulis : Nara J Afkar


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Mesuji

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Rusia Siap Berunding dengan AS dan Ukraina
Mesir Siap Bela Arab Saudi, Bukan Serang Yaman
Dua Tahun Prabowo, Andre Rosiade Minta Kritik Pemerintah Dilihat Secara Objektif
Renovasi Kantor Imigrasi Kotabumi Senilai Rp6,7 Miliar, Struktur Pondasi Hingga Puing Bangunan Tuai Sorotan!
Sinar Matahari Menjadi Listrik, Indonesia Dalam Transisi Hijau
Taekwondoin Indonesia Raih Emas Kategori Cadet U47 Putri di Qatar
SDN Nayu Barat 1 di Surakarta Kampanyekan Stop Karhutla
Fitria Khasanah Bawa ‘Garuda Shield’ Kompetisi di Kartika Cyber Hackathon 2026

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Rusia Siap Berunding dengan AS dan Ukraina

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Mesir Siap Bela Arab Saudi, Bukan Serang Yaman

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Dua Tahun Prabowo, Andre Rosiade Minta Kritik Pemerintah Dilihat Secara Objektif

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Renovasi Kantor Imigrasi Kotabumi Senilai Rp6,7 Miliar, Struktur Pondasi Hingga Puing Bangunan Tuai Sorotan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Sinar Matahari Menjadi Listrik, Indonesia Dalam Transisi Hijau

Berita Terbaru

Foto yang diabadikan pada 15 Agustus 2024 ini menunjukkan sebuah tank Ukraina yang hancur pasca serangan Rusia di Toretsk. (Xinhua)

Berita Utama

Rusia Siap Berunding dengan AS dan Ukraina

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:14 WIB


Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa Arab-Islam di Riyadh, Arab Saudi, pada 11 November 2024. (Xinhua)

Berita Utama

Mesir Siap Bela Arab Saudi, Bukan Serang Yaman

Kamis, 22 Okt 2026 - 19:07 WIB