Pemprov Lampung Dorong Hilirisasi Komoditas Lokal Lewat Wirausaha Muda Desa

Kamis, 3 September 2026 | 12:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG —- Gubernur Lampung diwakili Sekdaprov Marindo Kurniawan membuka acara Literasi dan Inklusi Keuangan serta launching Nota Kesepahaman (MoU) Program Siger Taruna Preneur yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung, di Gedung Pusiban, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan strategis ini diinisiasi bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung dan Karang Taruna Provinsi Lampung guna mencetak wirausaha muda perdesaan yang mandiri dan berdaya saing.

Membacakan sambutan tertulis Gubernur Lampung, Sekdaprov Marindo Kurniawan mengatakan bahwa kekuatan terbesar Provinsi Lampung tidak hanya bertumpu pada tanah yang subur maupun komoditas unggulan alam, melainkan pada keunggulan sumber daya manusianya, khususnya generasi muda desa.

“Hari ini kita sedang menanam sebuah harapan. Harapan bahwa anak-anak muda di desa tidak hanya menjadi penonton dari perkembangan ekonomi, tapi juga menjadi pelaku utama yang menciptakan usaha, membuka lapangan pekerjaan, mengembangkan potensi daerah, dan membangun masa depan desanya sendiri,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Lampung memandang Program Siger Tarunapreneur selaras penuh dengan arah pembangunan daerah dan program Desa Maju, terutama dalam mendorong hilirisasi komoditas lokal langsung dari tingkat akar rumput.

“Kita harus mendorong pemuda desa untuk menciptakan nilai tambah. Kopi jangan hanya dijual sebagai biji, kakao jangan hanya dijual sebagai bahan baku, singkong jangan hanya dijual sebagai hasil panen. Potensi desa harus diolah, dikemas, diberi merek, dipasarkan, dan kalau memungkinkan menembus pasar yang lebih luas,” lanjutnya.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Lantik Tiga Pejabat, Sekdaprov Tekankan Penguatan Pembangunan Manusia

Sekdaprov Marindo menegaskan, indikator keberhasilan agenda pemberdayaan ini tidak dinilai dari rutinitas seremonial belaka.

“Ukuran keberhasilan program ini bukan berapa banyak kegiatan yang dilaksanakan, bukan berapa banyak sertifikat yang dibagikan, tetapi berapa banyak pemuda yang benar-benar naik kelas. Berapa banyak usaha baru yang lahir dan berapa banyak usaha yang mampu bertahan dan berkembang,” ujatnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala OJK Provinsi Lampung, Otto Fitriandy, menyampaikan bahwa Siger Tarunapreneur merupakan langkah konkret Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) bersama industri perbankan dan pasar modal untuk mendampingi pemuda desa secara berkesinambungan hingga berstatus bankable dan scalable.

“Program ini berfokus menjadikan Karang Taruna di seluruh Provinsi Lampung sebagai wadah pemberdayaan dan penciptaan entrepreneur muda di desa melalui literasi keuangan, pembiayaan, pendampingan usaha, digitalisasi, dan akses pasar. Tema yang kita angkat adalah ‘Karang Taruna Desa Berdaya, Entrepreneur Muda Berkarya’. Kami ingin pemuda desa memahami industri jasa keuangan formal, cerdas mengelola permodalan, serta menjadi duta edukasi untuk membentengi warga dari bahaya jeratan pinjaman online ilegal dan judi online,” terang Otto.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung, Wahrul Fauzi Silalahi, menyatakan komitmen penuh jajarannya hingga tingkat pekon dan desa untuk menjadi benteng kemandirian ekonomi masyarakat.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Matangkan Persiapan PORNAS KORPRI XVIII 2027, Target Sukses Prestasi hingga Dampak Ekonomi

“Langkah kolaboratif ini menjadi tonggak sejarah baru dalam memperkuat peran pemuda sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan, khususnya di tingkat pekon, di tingkat desa, di seluruh penjuru Bumi Ruwa Jurai. Melalui integrasi program ini, pemuda desa tidak boleh lagi terisolasi dari akses ekonomi modern. Karang Taruna siap menjadi agen perubahan, jembatan edukasi keuangan, dan wadah inkubasi usaha desa demi mewujudkan Desa Maju dan Lampung Sejahtera,” ujar Wahrul.

Pada kesempatan tersebut, dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT Bank Pembangunan Daerah Lampung (Bank Lampung) dengan Pengurus Karang Taruna Provinsi Lampung terkait integrasi Kartu Tanda Anggota (KTA) sebagai kartu ATM dan penetapan pemuda Karang Taruna sebagai agen Laku Pandai. Selain itu, ditandatangani pula MoU antara Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Lampung dengan Karang Taruna Provinsi Lampung terkait literasi pasar modal.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan penyerahan rekening investasi saham BEI secara simbolis oleh Sekdaprov Marindo Kurniawan didampingi Kepala OJK Lampung Otto Fitriandy dan Ketua Karang Taruna Lampung Wahrul Fauzi Silalahi kepada perwakilan pemuda perdesaan.[]


Penulis : Desty Efriyani


Editor : Nara


Sumber Berita : Pemprov Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Investasi Hongkong-Tiongkok di Indonesia tembus 17,8 miliar $ AS
Dayabumi dan GEM Kembangkan PLTS 90 MWp di Sulteng
Indonesia Minta Investasi Tiongkok Dukung Hilirisasi
APBD Lampung: Pendapatan Rp7,23 T, Belanja Rp6,93 T
Gubernur Lampung Ajak LPM Berkolaborasi Membangun Daerah
SDABMBK Lampung Utara Percepat Pengadaan Alat Berat
Tekanan Biaya, BBC Tutup Tiga Saluran Televisi dan Radio
Ancam Tembak Trump, Pria 24 Tahun Ditangkap

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:11 WIB

Investasi Hongkong-Tiongkok di Indonesia tembus 17,8 miliar $ AS

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:25 WIB

Dayabumi dan GEM Kembangkan PLTS 90 MWp di Sulteng

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Indonesia Minta Investasi Tiongkok Dukung Hilirisasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:20 WIB

APBD Lampung: Pendapatan Rp7,23 T, Belanja Rp6,93 T

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:01 WIB

Gubernur Lampung Ajak LPM Berkolaborasi Membangun Daerah

Berita Terbaru

PT Daya Bumi Energi Indonesia (Dayabumi Energi) dan GEM Co., Ltd. menandatangani kerja sama pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 90 megawatt-peak (MWp) dan sistem penyimpanan energi baterai berkapasitas 40 megawatt-hour (MWh) di kawasan industri Sulawesi Tengah pada 19 Oktober 2026 di Jakarta Selatan. (Xinhua)

Berita Utama

Dayabumi dan GEM Kembangkan PLTS 90 MWp di Sulteng

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:25 WIB

Noor Sona Maesana Mushonnif, staf khusus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), memberi pidato pada acara Dialog Global South: Forum Meja Bundar Tiongkok-Indonesia di Jakarta, 19 Oktober, 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Indonesia Minta Investasi Tiongkok Dukung Hilirisasi

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:23 WIB

Berita Utama

APBD Lampung: Pendapatan Rp7,23 T, Belanja Rp6,93 T

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:20 WIB

Berita Utama

Gubernur Lampung Ajak LPM Berkolaborasi Membangun Daerah

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:01 WIB