PARIS-Perdana Menteri Francis Sebastien Lecornu pada Selasa (20/10) mengatakan bahwa penerapan jam malam tertarget telah membantu menjaga ketenangan pada Senin (19/10) malam waktu setempat, seiring langkah pemerintah memperpanjang pembatasan di sejumlah kota menjelang aksi unjuk rasa lanjutan yang dijadwalkan pada Sabtu (24/10).
“Jam malam tertarget turut berkontribusi pada malam yang tenang,” tulis Lecornu di platform media sosial X, seraya menambahkan bahwa jam malam baru akan diberlakukan pada Selasa malam di mana pun diperlukan.
Di Paris, prefektur kepolisian kota itu mengumumkan jam malam di sejumlah lingkungan permukiman mulai pukul 23.00 waktu setempat pada Selasa hingga pukul 06.00 waktu setempat pada Rabu, menyusul pembatasan yang diberlakukan pada Senin malam hingga Selasa dini hari.
Orang-orang berjalan melewati sebuah toko yang rusak akibat aksi unjuk rasa di Paris, Prancis, pada 18 Oktober 2026. Presiden Francis Emmanuel Macron pada Minggu (18/10) berjanji akan menempuh langkah hukum terhadap para pelaku kekerasan dalam aksi unjuk rasa yang berlangsung di berbagai penjuru negara itu pada Sabtu (17/10). (Xinhua/Wu Huiwo)
Di Marseille, jam malam akan berlaku mulai pukul 22.00 waktu setempat pada Selasa hingga pukul 05.00 pada Rabu. Kebijakan tersebut akan diberlakukan setiap malam hingga Jumat (23/10), menurut laporan saluran televisi Prancis BFM TV pada Selasa dengan mengutip pernyataan otoritas setempat. Jam malam serupa juga akan diberlakukan di Lyon.
Dalam pidatonya di Majelis Nasional pada Selasa, Lecornu mengatakan pengerahan polisi untuk demonstrasi baru yang direncanakan pada Sabtu akan dilakukan secara “masif.” Dia mengakui adanya kekurangan dalam pengaturan keamanan saat kerusuhan akhir pekan lalu, dengan menyebut respons aparat terlalu statis dan kurang fleksibel.
Menteri Dalam Negeri Francis Laurent Nunez pada Selasa mengatakan bahwa pemerintah akan mengerahkan tentara dari Operasi Sentinelle Angkatan Darat Francis untuk membantu mencegah kekerasan dalam demonstrasi yang dijadwalkan pada 24 Oktober mendatang. []
Di Paris, prefektur kepolisian kota itu mengumumkan jam malam di sejumlah lingkungan permukiman mulai pukul 23.00 waktu setempat pada Selasa (20/10) hingga pukul 06.00 waktu setempat pada Rabu, menyusul pembatasan yang diberlakukan pada Senin malam (19/10) hingga Selasa (20/10) dini hari.[]
Penulis : Romy
Editor : Hadi
Sumber Berita : Jakarta
















