Francis Perpanjang Jam Malam

Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Orang-orang berjalan melewati sebuah toko yang rusak akibat aksi unjuk rasa di Paris, Francis, pada 18 Oktober 2026. Presiden Francis Emmanuel Macron pada Minggu (18/10) berjanji akan menempuh langkah hukum terhadap para pelaku kekerasan dalam aksi unjuk rasa yang berlangsung di berbagai penjuru negara itu pada Sabtu (17/10). (Xinhua)

Orang-orang berjalan melewati sebuah toko yang rusak akibat aksi unjuk rasa di Paris, Francis, pada 18 Oktober 2026. Presiden Francis Emmanuel Macron pada Minggu (18/10) berjanji akan menempuh langkah hukum terhadap para pelaku kekerasan dalam aksi unjuk rasa yang berlangsung di berbagai penjuru negara itu pada Sabtu (17/10). (Xinhua)

PARIS-Perdana Menteri Francis Sebastien Lecornu pada Selasa (20/10) mengatakan bahwa penerapan jam malam tertarget telah membantu menjaga ketenangan pada Senin (19/10) malam waktu setempat, seiring langkah pemerintah memperpanjang pembatasan di sejumlah kota menjelang aksi unjuk rasa lanjutan yang dijadwalkan pada Sabtu (24/10).

“Jam malam tertarget turut berkontribusi pada malam yang tenang,” tulis Lecornu di platform media sosial X, seraya menambahkan bahwa jam malam baru akan diberlakukan pada Selasa malam di mana pun diperlukan.

Di Paris, prefektur kepolisian kota itu mengumumkan jam malam di sejumlah lingkungan permukiman mulai pukul 23.00 waktu setempat pada Selasa hingga pukul 06.00 waktu setempat pada Rabu, menyusul pembatasan yang diberlakukan pada Senin malam hingga Selasa dini hari.

Orang-orang berjalan melewati sebuah toko yang rusak akibat aksi unjuk rasa di Paris, Prancis, pada 18 Oktober 2026. Presiden Francis Emmanuel Macron pada Minggu (18/10) berjanji akan menempuh langkah hukum terhadap para pelaku kekerasan dalam aksi unjuk rasa yang berlangsung di berbagai penjuru negara itu pada Sabtu (17/10). (Xinhua/Wu Huiwo)

Baca Juga:  Jasad ABK Arupadhatu 1 Terindentifikasi, PFI Minta Pencarian Dibuka Lagi

Di Marseille, jam malam akan berlaku mulai pukul 22.00 waktu setempat pada Selasa hingga pukul 05.00 pada Rabu. Kebijakan tersebut akan diberlakukan setiap malam hingga Jumat (23/10), menurut laporan saluran televisi Prancis BFM TV pada Selasa dengan mengutip pernyataan otoritas setempat. Jam malam serupa juga akan diberlakukan di Lyon.

Dalam pidatonya di Majelis Nasional pada Selasa, Lecornu mengatakan pengerahan polisi untuk demonstrasi baru yang direncanakan pada Sabtu akan dilakukan secara “masif.” Dia mengakui adanya kekurangan dalam pengaturan keamanan saat kerusuhan akhir pekan lalu, dengan menyebut respons aparat terlalu statis dan kurang fleksibel.

Baca Juga:  Bupati Ayu Terima Pergunu Way Kanan

Menteri Dalam Negeri Francis Laurent Nunez pada Selasa mengatakan bahwa pemerintah akan mengerahkan tentara dari Operasi Sentinelle Angkatan Darat Francis untuk membantu mencegah kekerasan dalam demonstrasi yang dijadwalkan pada 24 Oktober mendatang. []

Di Paris, prefektur kepolisian kota itu mengumumkan jam malam di sejumlah lingkungan permukiman mulai pukul 23.00 waktu setempat pada Selasa (20/10) hingga pukul 06.00 waktu setempat pada Rabu, menyusul pembatasan yang diberlakukan pada Senin malam (19/10) hingga Selasa (20/10) dini hari.[]


Penulis : Romy


Editor : Hadi


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Gubernur Mirza Raih Grand BAZNAS Awards 2026
Bupati Ayu Terima Pergunu Way Kanan
Syahganda: Jarak Pemerintah dan Masyarakat Diperkecil
Bupati Ayu Lantik Ratusan Pejabat Way KananĀ 
Menteri Imipas Sidak Lapas Cibinong
93 Korban KM Virgo Transport 8 Diduga Didalam Bangkai Kapal Tenggelam
Pendidikan Dasar Gratis Tak Cukup Hapus Biaya, Ledia Hanifah Soroti Sekolah Rusak dan Ketimpangan 3T
Basarnas Bengkulu Evakuasi Jenazah Tanpa Identitas Kabupaten Mukomuko

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Francis Perpanjang Jam Malam

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Gubernur Mirza Raih Grand BAZNAS Awards 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Bupati Ayu Terima Pergunu Way Kanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:33 WIB

Syahganda: Jarak Pemerintah dan Masyarakat Diperkecil

Jumat, 25 September 2026 - 14:21 WIB

Bupati Ayu Lantik Ratusan Pejabat Way KananĀ 

Berita Terbaru

Orang-orang berjalan melewati sebuah toko yang rusak akibat aksi unjuk rasa di Paris, Francis, pada 18 Oktober 2026. Presiden Francis Emmanuel Macron pada Minggu (18/10) berjanji akan menempuh langkah hukum terhadap para pelaku kekerasan dalam aksi unjuk rasa yang berlangsung di berbagai penjuru negara itu pada Sabtu (17/10). (Xinhua)

Lainnya

Francis Perpanjang Jam Malam

Rabu, 21 Okt 2026 - 19:00 WIB

Berita Utama

Pakan Mandiri Tekan Biaya Produksi hingga 50 Persen

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:16 WIB

Berita Utama

Seni Sarana Pembentukan Karakter dan Kreativitas Siswa

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:10 WIB

Berita Utama

UGM Lirik Tiongkok Jalin Kerjasama

Rabu, 21 Okt 2026 - 15:45 WIB

Berita Utama

Syahganda Nainggolan: Pemerintah Hormati Aksi Greenpeace

Rabu, 21 Okt 2026 - 15:37 WIB