Presiden Tiongkok di Mesir Saksikan Takhta Firaun

Kamis, 3 September 2026 | 10:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Tiongkok dan Mesir bersama Istri di Museum Besar [Xin]

Presiden Tiongkok dan Mesir bersama Istri di Museum Besar [Xin]

KAIRO-Presiden Tiongkok Xi Jinping dan istrinya, Peng Liyuan, pada Rabu (2/9) mengunjungi Museum Besar Mesir didampingi oleh Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi beserta istrinya. Saat memasuki ruang pameran Tutankhamun, kedua presiden menyaksikan berbagai harta karun yang sangat berharga, seperti takhta firaun, topeng emas, dan kereta perang kerajaan.

Mengingat Tiongkok dan Mesir sama-sama merupakan peradaban kuno dan negara yang kaya akan situs Warisan Dunia, Xi mengatakan bahwa melintasi ruang dan waktu, kedua peradaban telah saling menjalin hubungan, menambahkan bab-bab baru dalam persahabatan abadi antara kedua bangsa.

Baca Juga:  Pelantikan JMSI Sumbar 2026: Perkuat Barisan, 5 Tokoh Raih JMSI Awards

Xi menyerukan kepada kedua belah pihak untuk menjunjung tinggi visi peradaban yang berlandaskan kesetaraan, pembelajaran timbal balik, dialog, dan inklusivitas, serta mengimplementasikan Inisiatif Peradaban Global.

Dia juga mendesak kedua negara untuk mendorong koeksistensi inklusif dan pembelajaran timbal balik antarperadaban yang berbeda, serta menghimpun kekuatan yang lebih besar dari berbagai peradaban guna memajukan pembangunan komunitas dengan masa depan bersama bagi umat manusia.

El-Sisi berterima kasih kepada Xi yang telah menyampaikan ucapan selamat atas pembukaan museum tersebut tahun lalu. Dia mengatakan peradaban Mesir Kuno dan Tiongkok sama-sama memiliki kualitas keterbukaan, inklusivitas, dan koeksistensi harmonis di tengah keberagaman, yang sangat selaras dengan visi Inisiatif Peradaban Global yang digagas oleh Xi.

Baca Juga:  Xi Ingin Mesir Penghubung Tiongkok-Arab dan Afrika

Pihak Mesir siap bekerja sama dengan Tiongkok untuk meningkatkan pertukaran antarmasyarakat dan budaya, mendorong pembelajaran timbal balik antarperadaban, serta menciptakan dunia yang lebih harmonis dan inklusif, ujar El-Sisi. []


Penulis : Desty Efriyani


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Fasilitas Minyak & Listrik Libya Disabotase
Ketua Parlemen Iran: Agresi? Dibalas Lebih Menyakitkan
Warga Diminta Kurangi Aktivtas Luar Ruang
Netanyahu Ancam Iran dengan Serangan Besar-Besaran
The Death of Expertise
Pemda Diminta Ciptakan Mesin Pertumbuhan Baru
Entry Meeting BPK Dimulai, Marindo Tegaskan Pemeriksaan untuk Pastikan APBD Tepat Sasaran
Polres Mesuji Gerak Cepat Bagikan Masker Kepada Masyarakat Pasca Erupsi GAK

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 17:40 WIB

Fasilitas Minyak & Listrik Libya Disabotase

Senin, 7 September 2026 - 15:52 WIB

Ketua Parlemen Iran: Agresi? Dibalas Lebih Menyakitkan

Senin, 7 September 2026 - 15:31 WIB

Warga Diminta Kurangi Aktivtas Luar Ruang

Senin, 7 September 2026 - 15:12 WIB

Netanyahu Ancam Iran dengan Serangan Besar-Besaran

Senin, 7 September 2026 - 15:04 WIB

The Death of Expertise

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Fasilitas Minyak & Listrik Libya Disabotase

Senin, 7 Sep 2026 - 17:40 WIB

#indonesiaswasembada

Ketua Parlemen Iran: Agresi? Dibalas Lebih Menyakitkan

Senin, 7 Sep 2026 - 15:52 WIB

#indonesiaswasembada

Warga Diminta Kurangi Aktivtas Luar Ruang

Senin, 7 Sep 2026 - 15:31 WIB

PM Israel Benjamin Netanyahu

#indonesiaswasembada

Netanyahu Ancam Iran dengan Serangan Besar-Besaran

Senin, 7 Sep 2026 - 15:12 WIB

#indonesiaswasembada

The Death of Expertise

Senin, 7 Sep 2026 - 15:04 WIB