Universitas Peking Bahas Indonesia di Masa Transisi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papan informasi mengenai Forum Indonesia Universitas Peking 2026 terlihat di Universitas Peking di Beijing, ibu kota Tiongkok. (Xinhua)

Papan informasi mengenai Forum Indonesia Universitas Peking 2026 terlihat di Universitas Peking di Beijing, ibu kota Tiongkok. (Xinhua)

BEIJING-Universitas Peking, salah satu kampus paling tersohor di Tiongkok, untuk pertama kalinya menggelar Forum Indonesia Universitas Peking, forum yang berfokus pada penelitian tentang Indonesia, pada 14 hingga 20 Oktober di Beijing. Acara tersebut mempertemukan para peneliti dan akademisi asal Tiongkok, Indonesia, Australia, dan berbagai negara lainnya untuk saling bertukar pandangan terkait hasil penelitian mereka mengenai topik “Transisi Indonesia: Pembangunan, Masyarakat dan Tatanan Regional”. Forum ini bertujuan mengukuhkan fondasi persahabatan dan rasa saling kenal antara Tiongkok dan Indonesia.

Forum itu diselenggarakan bersama oleh Institut Studi Negara dan Kawasan (Institute of Country and Region Studies) Universitas Peking dan beberapa institut terkait di perguruan tinggi tersebut, serta didukung oleh Grup Sinar Mas, kantor perwakilan Bank Indonesia di Beijing dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beijing.

Wakil Kepala Perwakilan Republik Indonesia Parulian George Andreas Silalahi menyampaikan pidato dalam sesi forum terbuka pada Jumat (16/10). “Forum ini akan menjadi peluang yang baik untuk mengetahui proses transformasi Indonesia dan membahas bagaimana Indonesia dan Tiongkok bersama-sama mengatasi tantangan yang dihadapinya. Pembangunan ekonomi, kemajuan sosial dan kemakmuran regional adalah hal-hal yang terhubung, sehingga diperlukan penelitian akademis yang mendalam dan kerja sama internasional yang erat untuk mewujudkan hal tersebut,” ujar Parulian, sembari mengungkapkan apresiasi kepada Universitas Peking atas upayanya dalam mendorong pertukaran dan penelitian.

Baca Juga:  Pelajar Indonesia Nikmati Festival Musim Gugur di Tiongkok

Sementara itu, dalam pidato yang disampaikan melalui video, Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk Indonesia Zhou Kan menyoroti pentingnya peran Indonesia di kawasan maupun dunia serta perlunya Tiongkok dan Indonesia secara lebih lanjut mengenal satu sama lain dalam berbagai bidang. Zhou juga berharap forum itu akan menghasilkan banyak manfaat bernilai tinggi bagi kedua bangsa untuk meningkatkan persahabatan dan rasa saling memahami di masa mendatang.

Menurut Universitas Peking, forum itu diharapkan menjadi platform unggulan di Tiongkok untuk penelitian tentang Indonesia. Forum ini direncanakan digelar setiap tahun serta menghubungkan lembaga-lembaga penelitian di Tiongkok, Indonesia dan seluruh dunia. “Studi terhadap negara-negara dan kawasan memiliki signifikansi yang sangat penting. Kami berharap semakin banyak akademisi muda dan perwakilan dari berbagai negara dapat berkumpul dan bertukar pandangan di sini,” ujar Wakil Direktur Institut Studi Negara dan Kawasan Universitas Peking Prof. Zhai Kun.

Baca Juga:  Sinergi dan Kolaborasi GTRA Mesuji, Perkuat Komitmen Reforma Agraria

Dalam sesi forum terbuka tersebut, Lili Yan Ing dari International Economic Association memberi presentasi mengenai potensi kerja sama Indonesia-Tiongkok di bawah Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP) dan di bidang-bidang seperti kecerdasan buatan dan robotika. Firman Witoelar dari Universitas Nasional Australia (Australian National University) menjelaskan kebijakan makroekonomi Indonesia dalam menghadapi berbagai guncangan. Adapun Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Beijing Yulian Wihantoro memperkenalkan hasil kerja sama keuangan Tiongkok dan Indonesia, di antaranya Local Currency Transaction atau LCT dan pembayaran berbasis kode QR. Lebih banyak diskusi spesifik akan dilakukan dalam konferensi akademik yang rencananya digelar pada Sabtu (17/10) di Universitas Peking.

Forum itu juga diisi dengan pameran budaya Indonesia, pemutaran film Indonesia, pertunjukan seni, serta dialog pemuda dan pelaku usaha Tiongkok-Indonesia.[]


Penulis : Romy Agus


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Kawasan Industri Katibung Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Perangi Narkoba, BNNK Latih Teman Anti Narkotika
Lima Rudal Sasar Istana Kepresidenan di Aden, Yaman
Presiden Lebanon Desak AS tekan Israel Hentikan Serangan
Ledakan Guncang Pasar Cimanggis di Ciputat, 2 Tewas
Keluarga Delapan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Jalan di Lampung Utara Minta Keadilan
Ketika Mencari Nafkah Kian Berat
BPBD Lampung Utara Berbenah Hadapi Musim Penghujan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Kawasan Industri Katibung Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Perangi Narkoba, BNNK Latih Teman Anti Narkotika

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Lima Rudal Sasar Istana Kepresidenan di Aden, Yaman

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Presiden Lebanon Desak AS tekan Israel Hentikan Serangan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Ledakan Guncang Pasar Cimanggis di Ciputat, 2 Tewas

Berita Terbaru

Pemerintah Bahas Kawasan Industri Katibung [LL]

Berita Utama

Kawasan Industri Katibung Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Jumat, 16 Okt 2026 - 20:25 WIB

Berita Utama

Perangi Narkoba, BNNK Latih Teman Anti Narkotika

Jumat, 16 Okt 2026 - 20:17 WIB

Para pendukung Houthi berpartisipasi dalam pawai bersenjata menentang keterlibatan Turkiye dan Pakistan bersama Arab Saudi dalam konflik Yaman, di Sanaa, Yaman, pada 7 Oktober 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Lima Rudal Sasar Istana Kepresidenan di Aden, Yaman

Jumat, 16 Okt 2026 - 20:15 WIB


Petugas penyelamat mencari korban selamat di antara reruntuhan bangunan yang hancur di lokasi serangan Israel di Kota Sidon, Lebanon selatan, pada 8 April 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Presiden Lebanon Desak AS tekan Israel Hentikan Serangan

Jumat, 16 Okt 2026 - 20:13 WIB


Seorang anggota Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melakukan penyelidikan melalui olah tempat kejadian perkara (TKP) di area yang mengalami kerusakan parah pascaledakan di sebuah gudang penyimpanan buah di Pasar Cimanggis, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan, Provinsi Banten, pada 15 Oktober 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Ledakan Guncang Pasar Cimanggis di Ciputat, 2 Tewas

Jumat, 16 Okt 2026 - 20:03 WIB