Iran dan Rusia Sepakat Menentang “Unilateralisme Agresif” AS

Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menlu Iran Seyed Abbas Araghchi

Menlu Iran Seyed Abbas Araghchi

TEHERAN-Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Seyed Abbas Araghchi pada Senin (19/10) mengatakan bahwa Iran dan Rusia berpandangan bahwa isu regional tidak memiliki solusi militer dan harus diselesaikan melalui jalur diplomasi.

Dia menyampaikan pernyataan tersebut dalam konferensi pers bersama dengan Menlu Rusia Sergei Lavrov yang sedang berkunjung, usai pertemuan keduanya di Teheran, menurut kantor berita resmi IRNA.

Araghchi mengatakan bahwa ketidakamanan di Teluk dan Selat Hormuz “merupakan konsekuensi langsung dari agresi militer Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran, yang dimulai pada 28 Februari dan berlanjut dalam berbagai bentuk hingga sekarang”.

Baca Juga:  Qatar Sebut AS Inginkan Perundingan dengan Iran

Dia mengatakan bahwa Iran dan Rusia sepenuhnya sepakat dalam menentang “unilateralisme agresif” AS, dan akan bekerja sama di tingkat internasional untuk memperkuat multilateralisme serta melindungi hukum internasional.

Sementara itu, Lavrov menggambarkan pertemuannya dengan Araghchi sebagai pertemuan yang “bermanfaat, transparan, dan terbuka,” sembari menambahkan, “Kami menyaksikan pertumbuhan perdagangan bilateral yang pesat dan berkelanjutan”.

Dia juga mengatakan bahwa para spesialis dan pakar teknis Rusia secara bertahap kembali ke proyek Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Bushehr di Iran selatan, dan terdapat prospek kerja sama yang luas antara kedua pihak terkait ekstraksi dan transit hidrokarbon.

Baca Juga:  Iran: Syarat Perundingan dengan AS sudah Disampaikan oleh Qatar

Lavrov tiba di Teheran sebelumnya pada hari itu. Iran dan Rusia, yang sama-sama dikenai sanksi AS, dalam beberapa tahun terakhir memperluas hubungan politik dan ekonomi mereka untuk melawan pembatasan yang diberlakukan AS. []


Penulis : Heri Suroyo


Editor : ANis


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

DPR Desak Kapolri Usut Tuntas Dugaan Kejahatan Pasar Modal
KPK Geledah Kantor BNPB Sita Uang , Perhiasan Dan Mobil
Vietnam Atur Eropa, Teken EFTA
Wagub Lampung Pimpin Padamkan Api TPA Bandarjaya
Ketua TP PKK Lampung Ajak Generasi Muda Kenalkan Budaya Daerah
HUT 62 Golkar, Laksanakan Ziarah Serentak di 15 Kabupaten/Kota
Mukhlis Basri Sesalkan Kecelakaan Akibat Asap Tebal di Tol Bakter
Studi: Konsumsi Buah Turunkan Depresi

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:58 WIB

DPR Desak Kapolri Usut Tuntas Dugaan Kejahatan Pasar Modal

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:56 WIB

KPK Geledah Kantor BNPB Sita Uang , Perhiasan Dan Mobil

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Iran dan Rusia Sepakat Menentang “Unilateralisme Agresif” AS

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Vietnam Atur Eropa, Teken EFTA

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Wagub Lampung Pimpin Padamkan Api TPA Bandarjaya

Berita Terbaru

Berita Utama

DPR Desak Kapolri Usut Tuntas Dugaan Kejahatan Pasar Modal

Selasa, 20 Okt 2026 - 12:58 WIB

Berita Utama

KPK Geledah Kantor BNPB Sita Uang , Perhiasan Dan Mobil

Selasa, 20 Okt 2026 - 12:56 WIB

Menlu Iran Seyed Abbas Araghchi

Berita Utama

Iran dan Rusia Sepakat Menentang “Unilateralisme Agresif” AS

Selasa, 20 Okt 2026 - 12:51 WIB

VIetnam Berkembang Pesat dibanding 25 tahun silam. Meninggalkan banyak negara di kawasan ASEAN [Xinhua]

Berita Utama

Vietnam Atur Eropa, Teken EFTA

Selasa, 20 Okt 2026 - 07:17 WIB

Berita Utama

Wagub Lampung Pimpin Padamkan Api TPA Bandarjaya

Selasa, 20 Okt 2026 - 07:00 WIB