TEHERAN-Esmaeil Baghaei, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, pada Rabu (23/9) mengatakan bahwa posisi dan syarat-syarat yang diajukan Iran untuk “menghidupkan kembali diplomasi” telah disampaikan secara jelas kepada Amerika Serikat (AS) sehari sebelumnya melalui mediasi Qatar.
Dalam sebuah unggahan di platform media sosial X, Baghaei mengatakan bahwa putaran baru “pertukaran pesan dan klarifikasi” berlangsung antara Iran dan AS di sela-sela sesi ke-81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York pada Selasa (22/9).
Baghaei menyebutkan sejumlah syarat Teheran, yaitu “penghentian tindakan agresif AS, termasuk blokade laut dan terorisme ekonomi; diakhirinya perang di semua front; pembebasan aset Iran yang dibekukan atau dibatasi; serta penerimaan jalur pelayaran yang aman (di Selat Hormuz) sesuai dengan kesepakatan antara kedua pemerintah negara pesisir (yakni Iran dan Oman).”
Mengutip sumber eksklusifnya, kantor berita milik negara Iran, IRIB, pada Selasa melaporkan bahwa Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi pada hari yang sama telah bertemu dengan utusan presiden AS Steve Witkoff dan menyampaikan “posisi tegas” Iran kepada AS mengenai pembukaan kembali Selat Hormuz.
Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Mohsen Rezaei mengatakan kepada IRIB TV pada Rabu bahwa jika AS tidak memenuhi syarat-syarat Iran, tidak akan ada perundingan antara Teheran dan Washington dan Selat Hormuz tidak akan dibuka.
Pada 18 Juni, AS dan Iran menandatangani nota kesepahaman (MoU) mengenai pengakhiran perang di kawasan tersebut di semua front, termasuk Lebanon. Berdasarkan MoU itu, kedua negara dijadwalkan mengadakan perundingan dalam waktu 60 hari, yang berakhir pada 17 Agustus, untuk mencapai kesepakatan final, tetapi nasib perundingan tersebut masih belum jelas menyusul serangkaian eskalasi baru-baru ini antara kedua negara.
Usai serangan AS-Israel terhadap Iran pada 28 Februari, Teheran membatasi pelayaran melalui Selat Hormuz, sementara pasukan AS memberlakukan blokade laut yang menargetkan kapal-kapal yang melakukan pelayaran ke atau dari pelabuhan-pelabuhan Iran.[]
Penulis : Romy Agus
Editor : Heri Suroyo
Sumber Berita : Jakarta




![Di Tuyal Kerjasama Ikan Tangka Indonesia-Tiongkok ditandatangani [kkp]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/09/Ikan-Tangkap-225x129.jpg)





![Di Tuyal Kerjasama Ikan Tangka Indonesia-Tiongkok ditandatangani [kkp]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/09/Ikan-Tangkap-129x85.jpg)





