Xi: Tiongkok Siap Kerjasama dengan Kirgizstan

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Tiongkok Xi Jinping tiba di Bishkek untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Organisasi Kerja Sama Shanghai (Shanghai Cooperation Organization/SCO) 2026 dan melakukan kunjungan kenegaraan ke Kirgizstan atas undangan Presiden Kirgizstan Sadyr Japarov pada 30 Agustus 2026. (Xinhua)

Presiden Tiongkok Xi Jinping tiba di Bishkek untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Organisasi Kerja Sama Shanghai (Shanghai Cooperation Organization/SCO) 2026 dan melakukan kunjungan kenegaraan ke Kirgizstan atas undangan Presiden Kirgizstan Sadyr Japarov pada 30 Agustus 2026. (Xinhua)

BISHKEK-Presiden Tiongkok Xi Jinping pada Senin (31/8) mengatakan bahwa Tiongkok siap bekerja sama dengan Kirgizstan untuk menyelaraskan strategi pembangunan dengan lebih baik. Memperdalam pertukaran pengalaman dalam hal tata kelola. Menghasilkan lebih banyak manfaat nyata dan aksesibel dari kerja sama praktis. Serta mencapai kemajuan substantif dalam membangun komunitas Tiongkok-Kirgizstan dengan masa depan bersama.

Dalam pernyataan pembukanya saat bertemu dengan Presiden Kirgizstan Sadyr Japarov, Xi mengatakan bahwa di bawah kepemimpinan mereka, hubungan bilateral telah mengalami kemajuan pesat, dengan kerja sama berkembang di semua bidang dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga:  Wapres JD Vance; AS Selidiki Serangan Pesta Pernikahan di Iran

Proyek-proyek kerja sama utama dengan Kirgizstan, termasuk jalur kereta Tiongkok-Kirgizstan-Uzbekistan, telah mengalami kemajuan stabil dalam beberapa tahun terakhir, memberikan dukungan efektif bagi pembangunan kedua negara, membawa manfaat bagi rakyat, serta mendorong perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di kawasan tersebut, kata Xi.

Ini kunjungan ketiga Xi ke Kirgizstan. Pada September 2013, Xi melakukan kunjungan kenegaraan pertamanya ke Kirgizstan, saat kedua negara mengumumkan pembentukan kemitraan strategis. Selama lebih dari satu dekade terakhir, hubungan Tiongkok-Kirgizstan telah menempuh perjalanan bersejarah, berkembang dari kemitraan strategis menjadi kemitraan strategis komprehensif, dan kemudian menjadi kemitraan strategis komprehensif untuk era baru.

Baca Juga:  Iran Tutup Buku Perundingan dengan AS, Kecuali...

Teman lama selalu menjaga hubungan. Pada tahun lalu saja, Xi tiga kali bertemu dengan Japarov. Kedua pemimpin telah mencapai kesepakatan penting mengenai upaya lebih lanjut untuk memperdalam kemitraan strategis komprehensif Tiongkok-Kirgizstan untuk era baru serta membangun komunitas Tiongkok-Kirgizstan dengan masa depan bersama yang ditandai oleh hubungan bertetangga yang baik, persahabatan, dan kemakmuran bersama, sehingga membuka babak baru dalam hubungan bilateral.[]


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Fasilitas Minyak & Listrik Libya Disabotase
Ketua Parlemen Iran: Agresi? Dibalas Lebih Menyakitkan
Warga Diminta Kurangi Aktivtas Luar Ruang
Netanyahu Ancam Iran dengan Serangan Besar-Besaran
The Death of Expertise
Pemda Diminta Ciptakan Mesin Pertumbuhan Baru
Entry Meeting BPK Dimulai, Marindo Tegaskan Pemeriksaan untuk Pastikan APBD Tepat Sasaran
Polres Mesuji Gerak Cepat Bagikan Masker Kepada Masyarakat Pasca Erupsi GAK

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 17:40 WIB

Fasilitas Minyak & Listrik Libya Disabotase

Senin, 7 September 2026 - 15:52 WIB

Ketua Parlemen Iran: Agresi? Dibalas Lebih Menyakitkan

Senin, 7 September 2026 - 15:31 WIB

Warga Diminta Kurangi Aktivtas Luar Ruang

Senin, 7 September 2026 - 15:12 WIB

Netanyahu Ancam Iran dengan Serangan Besar-Besaran

Senin, 7 September 2026 - 15:04 WIB

The Death of Expertise

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Fasilitas Minyak & Listrik Libya Disabotase

Senin, 7 Sep 2026 - 17:40 WIB

#indonesiaswasembada

Ketua Parlemen Iran: Agresi? Dibalas Lebih Menyakitkan

Senin, 7 Sep 2026 - 15:52 WIB

#indonesiaswasembada

Warga Diminta Kurangi Aktivtas Luar Ruang

Senin, 7 Sep 2026 - 15:31 WIB

PM Israel Benjamin Netanyahu

#indonesiaswasembada

Netanyahu Ancam Iran dengan Serangan Besar-Besaran

Senin, 7 Sep 2026 - 15:12 WIB

#indonesiaswasembada

The Death of Expertise

Senin, 7 Sep 2026 - 15:04 WIB