STAR.VISION Siapkan Peluncuran Satelit Lampung-1 sebagai Bagian Misi Satelit Kembar Hiperspektral OSE

Senin, 3 Agustus 2026 | 11:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG—Perusahaan teknologi antariksa STAR.VISION mengumumkan kesiapan peluncuran misi Satelit Kembar Hiperspektral OSE yang dijadwalkan berlangsung pada 5 Agustus 2026 dari laut di lepas pantai Shandong, China.

Informasi mengenai kesiapan peluncuran Satelit Kembar Hiperspektral OSE, termasuk satelit Lampung-1, diperoleh dari unggahan akun Instagram resmi @star.vision_aerospace milik STAR.VISION yang dipublikasikan menjelang pelaksanaan misi.

Dalam unggahan tersebut, STAR.VISION menyampaikan bahwa roket pembawa Satelit Kembar Hiperspektral OSE telah diangkut ke kapal peluncur dan sedang menuju lokasi peluncuran di laut lepas pantai Shandong, China. Peluncuran dijadwalkan berlangsung pada 5 Agustus 2026.

Menurut informasi yang disampaikan melalui akun Instagram resmi tersebut, misi ini menjadi bagian dari penguatan kerja sama antariksa internasional dengan membawa dua satelit utama, yakni Lampung-1 dan Samarkand 2028.

Baca Juga:  HUT ke-27 PP Polri, Gubernur Mirza Ajak PP Polri Perkuat Sinergi

Perusahaan itu juga mengajak publik untuk mengikuti perkembangan terbaru menjelang peluncuran (liftoff) misi satelit tersebut. Dalam unggahan tersebut, STAR.VISION turut menandai Pemerintah Provinsi Lampung, BRIN Indonesia, dan Uzcosmos Uzbekistan sebagai bagian dari kolaborasi atau pihak terkait dalam misi tersebut.

STAR.VISION menjelaskan bahwa Lampung-1 dikembangkan melalui kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Lampung, Indonesia. Satelit tersebut dirancang untuk mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi kelautan, penguatan tata kelola lingkungan, serta kolaborasi industri di wilayah Lampung.

Baca Juga:  Pemkab Lampura Bantah APBD Alami Obesitas Fiskal

Sementara itu, Samarkand 2028 dikembangkan bersama Uzbekistan untuk mendukung pemantauan ekologi regional dan inovasi teknologi.

Dalam unggahan yang sama, STAR.VISION juga menyebut kedua satelit dibekali teknologi pencitraan hiperspektral multi-band yang dipadukan dengan komputasi kecerdasan buatan (AI) di dalam satelit. Teknologi tersebut memungkinkan pemrosesan data dilakukan langsung di orbit sehingga menghasilkan informasi yang lebih cepat, lebih cerdas, dan lebih mudah diakses oleh berbagai pengguna.[]


Penulis : Desty Efriyani


Editor : Nara


Sumber Berita : Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Rieke Diah Pitaloka: Foto Jurnalistik Parlemen Jadi Warisan Sejarah Demokrasi Indonesia
Retret Sekda Se-Lampung Perkuat Integritas, Kepemimpinan, dan Sinergi Birokrasi
Pemprov Lampung Perkuat Pembangunan Rumah Layak Huni untuk Dukung SDM Unggul dan Masyarakat Sehat
Mahasiswa UIN Raden Intan Lampung Mulai PKL di JMSI Lampung
Menilai Hibah Secara Objektif
8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships Resmi Dibuka
Indonesia Usulkan Belajar AI ke Negeri China
Komunitas Pemuda China-ASEAN 2026 Ruang Dialog Diplomat Indonesia

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:58 WIB

Rieke Diah Pitaloka: Foto Jurnalistik Parlemen Jadi Warisan Sejarah Demokrasi Indonesia

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Retret Sekda Se-Lampung Perkuat Integritas, Kepemimpinan, dan Sinergi Birokrasi

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:55 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Pembangunan Rumah Layak Huni untuk Dukung SDM Unggul dan Masyarakat Sehat

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:53 WIB

STAR.VISION Siapkan Peluncuran Satelit Lampung-1 sebagai Bagian Misi Satelit Kembar Hiperspektral OSE

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:37 WIB

Mahasiswa UIN Raden Intan Lampung Mulai PKL di JMSI Lampung

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Mahasiswa UIN Raden Intan Lampung Mulai PKL di JMSI Lampung

Senin, 3 Agu 2026 - 11:37 WIB