Paulus Petrus Bintangi Film Toleransi ‘Ageman’, Tokoh Tionghoa ini Pesankan Kesejatian Beragama

Kamis, 17 September 2026 | 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menjelang tayang perdana pada Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2026 mendatang, sinema edukasi toleransi bertajuk Ageman terus menyedot perhatian publik.

Film karya sutradara Jasper Lance Piscasio dan produser Ken Setiawan ini tidak hanya menggalang dukungan dari jajaran pejabat Pemprov Lampung serta akademisi, tetapi juga merangkul tokoh lintas etnis dan agama secara nyata.

Salah satu sosok yang mencuri perhatian dalam karya layar lebar ini adalah Paulus Petrus, tokoh masyarakat Tionghoa asal Lampung.

Dalam debut aktingnya, Paulus Petrus memerankan figur dari keluarga Tionghoa taat yang penuh kesejukan.

Dalam alur cerita, ia beradu peran dengan dua karakter utama, Aluna (berperan sebagai Ratri) dan Zaskia (berperan sebagai Bianca), yang dikisahkan sedang dilanda kebingungan serta pencarian jati diri di tengah terpaan sikap intoleransi.

Baca Juga:  Houthi: Lalu Lintas Bab al-Mandab Aman, Kecuali Kapal Arab Saudi

Lewat dialog yang mendalam, Paulus Petrus memberikan pencerahan bernas mengenai hakikat hidup beragama di era derasnya arus informasi media sosial yang kerap memicu perpecahan.

“Tujuan beragama adalah memuliakan manusia. Jika kita sudah bisa melihat manusia tanpa membeda-bedakan pakaian (Ageman), di situlah kita baru benar-benar beragama,” ungkap Paulus Petrus dalam salah satu adegan kunci film tersebut.

Diangkat dari perjalanan hidup Ken Setiawan, mantan aktivis radikal yang kini giat mengampanyekan pencegahan intoleransi.

Film Ageman ini berani menyoroti isu-isu krusial seperti perundungan (bullying) serta bibit ekstremisme di masyarakat.

Baca Juga:  Galang - Sony Resmi, Berebut Kursi Wabup Way Kanan

Secara filosofis, kata Ageman bermakna pakaian atau keyakinan, yang mengajarkan bahwa perbedaan suku dan agama adalah amanah untuk saling melengkapi.

Eksekutif Produser Film Ageman sekaligus Ketua FKPT Provinsi Lampung, Dr. M. Firsada, berharap pesan harmoni yang dibawakan para tokoh lintas elemen ini mampu mengetuk nurani khalayak luas.

“Film ini sangat layak ditonton oleh masyarakat luas agar kita semakin menyadari pentingnya menjaga kerukunan dan saling menghargai di tengah perbedaan.

Harapannya, Indonesia tetap damai tanpa ada celah bagi potensi intoleransi maupun radikalisme,” tegas Firsada.[]


Penulis : Desty Efriyani


Editor : Nara


Sumber Berita : Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Galang Terpilih jadi Wabup Way Kanan
Pemprov Lampung Perkuat Birokrasi Profesional dan Adaptif
Gubernur Tegaskan Layanan RSUAM Lebih Humanis
Pencarian 5 Jurnalis Hari Ke-10 Diperluas Kerahkan 24 Kapal
Liga Arab Tolak Perubahan Peta Palestina
Bangunan Rusak Tempat Perlindungan Pengungsi Rubuh, 21 Tewas
Mesir dan Arab Saudi Bahas Keamanan Regional
Iran: Tak ada Negosiasi dengan AS, Kecuali…

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 13:18 WIB

Paulus Petrus Bintangi Film Toleransi ‘Ageman’, Tokoh Tionghoa ini Pesankan Kesejatian Beragama

Kamis, 17 September 2026 - 13:15 WIB

Galang Terpilih jadi Wabup Way Kanan

Kamis, 17 September 2026 - 12:03 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Birokrasi Profesional dan Adaptif

Kamis, 17 September 2026 - 11:47 WIB

Gubernur Tegaskan Layanan RSUAM Lebih Humanis

Kamis, 17 September 2026 - 11:46 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Hari Ke-10 Diperluas Kerahkan 24 Kapal

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Galang Terpilih jadi Wabup Way Kanan

Kamis, 17 Sep 2026 - 13:15 WIB

#indonesiaswasembada

Pemprov Lampung Perkuat Birokrasi Profesional dan Adaptif

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:03 WIB

#indonesiaswasembada

Gubernur Tegaskan Layanan RSUAM Lebih Humanis

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:47 WIB

#indonesiaswasembada

Pencarian 5 Jurnalis Hari Ke-10 Diperluas Kerahkan 24 Kapal

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:46 WIB