Houthi: Lalu Lintas Bab al-Mandab Aman, Kecuali Kapal Arab Saudi

Minggu, 13 September 2026 | 20:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasukan Houthi di Yaman [xinhua]

Pasukan Houthi di Yaman [xinhua]

SANAA-Kelompok Houthi Yaman pada Sabtu (12/9) mengatakan lalu lintas pelayaran internasional melalui Selat Bab al-Mandab yang strategis tetap berjalan hampir seperti biasa, meskipun pertempuran darat yang sengit terus berkecamuk di pesisirnya.

Dalam pernyataan yang dirilis melalui stasiun TV al-Masirah yang dikelola Houthi, kelompok tersebut mengatakan 73 kapal internasional, termasuk kapal kontainer dan kapal komersial lainnya, melintasi selat tersebut dalam kurun 48 jam terakhir.

Pernyataan itu menambahkan bahwa 36 kapal melintasi jalur air tersebut pada Kamis (10/9) dan 37 kapal pada Jumat (11/9), setara dengan 98,6 persen dari rata-rata lalu lintas harian yang tercatat sebelum Houthi memberlakukan larangan terhadap kapal-kapal Arab Saudi pada 20 Juli.

Baca Juga:  Lelang Aset Eks Kantor Imigrasi Kotabumi Disinyalir Langgar Prosedural

Kelompok tersebut menyatakan pelayaran internasional tetap “bebas, aman, dan lancar,” sambil menekankan bahwa kapal-kapal Arab Saudi tetap dilarang melintas.Pasukan Houthi pada Jumat memperkuat kendali mereka atas pesisir barat Yaman dan wilayah-wilayah kunci di sekitar Selat Bab al-Mandab, menyusul penaklukan mereka atas Mocha, sebuah kota pelabuhan strategis di Laut Merah, sehari sebelumnya.

Baca Juga:  Lampung Dukung Logistik dan Peralatan Pemadaman Karhutla

Selat Bab al-Mandab menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden dan berfungsi sebagai pintu gerbang penting bagi perdagangan dan pengiriman energi antara Asia dan Eropa.

Konflik di Yaman dimulai pada akhir 2014 ketika kelompok Houthi merebut Sanaa dan sebagian besar wilayah Yaman utara, yang mendorong koalisi pimpinan Arab Saudi untuk melakukan intervensi pada tahun berikutnya guna mendukung pemerintah yang diakui secara internasional.


Penulis : Romy Agus


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Purna Paskibraka Indonesia Lampung Utara – BSI, Gelar Ngopi Emas, Ajak Generasi Muda Melek Investasi
AS Jual Rudal Patriot 2,1 miliar Dolar AS ke Ukraina
Pendidikan Pererat Hubungan Tiongkok dan Indonesia
RI dan Negara Produsen Sawit Dorong Kerja Sama dengan Tiongkok
DK PBB Gelar Jajak Pendapat, Grynspan Kandidat Sekjen
Iran Terima Surat “Damai” dari Wapres AS
Saham AS Jatuh, Pasar Minta AS-Iran Kembali Kemeja Perundingan
Houthi Yaman Klaim Serang Arab Saudi

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Purna Paskibraka Indonesia Lampung Utara – BSI, Gelar Ngopi Emas, Ajak Generasi Muda Melek Investasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:48 WIB

AS Jual Rudal Patriot 2,1 miliar Dolar AS ke Ukraina

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Pendidikan Pererat Hubungan Tiongkok dan Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:12 WIB

RI dan Negara Produsen Sawit Dorong Kerja Sama dengan Tiongkok

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:07 WIB

DK PBB Gelar Jajak Pendapat, Grynspan Kandidat Sekjen

Berita Terbaru

Seorang pria mengamati bangunan tempat tinggal yang rusak pascaserangan drone dan rudal berskala besar oleh Rusia di Kiev, Ukraina, pada 9 Januari 2026. (Xinhua)

Berita Utama

AS Jual Rudal Patriot 2,1 miliar Dolar AS ke Ukraina

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:48 WIB

Foto yang diabadikan pada 22 Oktober 2026 ini menunjukkan seorang pemuda Indonesia sedang berlatih merakit panel kontrol listrik di ruang kelas pelatihan di Universitas Teknik Kejuruan Wuhu di Wuhu, Provinsi Anhui, Tiongkok timur. (Xinhua)

Berita Utama

Pendidikan Pererat Hubungan Tiongkok dan Indonesia

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:18 WIB

Foto yang diabadikan pada 27 Oktober 2026 ini menunjukkan Duta Besar Republik Indonesia untuk Tiongkok dan Mongolia Djauhari Oratmangun (ketiga dari kiri) berfoto bersama para peserta lain dalam Konferensi Minyak Nabati Berkelanjutan (Sustainable Vegetable Oils Conference) keempat yang digelar di Kota Shanghai, Tiongkok timur. (Xinhua)

Berita Utama

RI dan Negara Produsen Sawit Dorong Kerja Sama dengan Tiongkok

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:12 WIB

Para perwakilan melakukan pemungutan suara terhadap sebuah draf resolusi dalam rapat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di markas besar PBB di New York City pada 30 Oktober 2026. (PBB/Xinhua)

Berita Utama

DK PBB Gelar Jajak Pendapat, Grynspan Kandidat Sekjen

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:07 WIB