AS Jual Rudal Patriot 2,1 miliar Dolar AS ke Ukraina

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang pria mengamati bangunan tempat tinggal yang rusak pascaserangan drone dan rudal berskala besar oleh Rusia di Kiev, Ukraina, pada 9 Januari 2026. (Xinhua)

Seorang pria mengamati bangunan tempat tinggal yang rusak pascaserangan drone dan rudal berskala besar oleh Rusia di Kiev, Ukraina, pada 9 Januari 2026. (Xinhua)

WASHINGTON-Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) pada Jumat (30/10) mengumumkan telah menyetujui penjualan 500 rudal Patriot PAC-3 beserta peralatan terkait kepada Ukraina senilai 2,1 miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp18.128).

“Pemerintah Ukraina telah mengajukan permohonan untuk membeli 500 rudal PATRIOT Advanced Capability-3 (PAC-3) Missile Segment Enhancement (MSE). Peralatan pertahanan nonutama berikut ini juga akan disertakan: suku cadang PAC-3 MSE yang bersifat rahasia dan tidak rahasia; serta komponen lain yang berkaitan dengan dukungan logistik dan program,” kata departemen tersebut.

Baca Juga:  Antrean dan Higienitas Jadi Kendala Minor Prasmanan MBG Lampung Utara

Ukraina akan membiayai pembelian tersebut menggunakan dana sumbangan dari Kanada, Jerman, dan Norwegia melalui program JUMPSTART, serta dana nasional yang dibiayai melalui Pinjaman Dukungan Ukraina dari Uni Eropa. Menurut pernyataan tersebut, tidak ada dana AS yang digunakan dalam penjualan ini.

Kontraktor utama dalam kesepakatan tersebut adalah Lockheed Martin, perusahaan AS yang bergerak di bidang pertahanan dan kedirgantaraan.Ukraina telah kehabisan rudal untuk sistem pertahanan udara Patriot, kata seorang sumber yang mengetahui situasi tersebut kepada CNN awal bulan ini.

Baca Juga:  Pemerintah Jawab 5 Tuntutan Mahasiswa

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan kepada media pekan ini bahwa Ukraina menerima rata-rata 12 rudal per bulan untuk sistem pertahanan udara Patriot miliknya sepanjang tahun ini, menurut kantor berita milik negara Ukraina, Ukrinform. []


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Nara J.Afkar


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Pendidikan Pererat Hubungan Tiongkok dan Indonesia
RI dan Negara Produsen Sawit Dorong Kerja Sama dengan Tiongkok
DK PBB Gelar Jajak Pendapat, Grynspan Kandidat Sekjen
Iran Terima Surat “Damai” dari Wapres AS
Saham AS Jatuh, Pasar Minta AS-Iran Kembali Kemeja Perundingan
Houthi Yaman Klaim Serang Arab Saudi
Mahasiswa Indonesia di Tiongkok Ubah Keterampilan jadi Peluang Karier
Lampung Matangkan Persiapan Jadi Tuan Rumah Pornas Korpri 2027

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:48 WIB

AS Jual Rudal Patriot 2,1 miliar Dolar AS ke Ukraina

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Pendidikan Pererat Hubungan Tiongkok dan Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:12 WIB

RI dan Negara Produsen Sawit Dorong Kerja Sama dengan Tiongkok

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:07 WIB

DK PBB Gelar Jajak Pendapat, Grynspan Kandidat Sekjen

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Iran Terima Surat “Damai” dari Wapres AS

Berita Terbaru

Seorang pria mengamati bangunan tempat tinggal yang rusak pascaserangan drone dan rudal berskala besar oleh Rusia di Kiev, Ukraina, pada 9 Januari 2026. (Xinhua)

Berita Utama

AS Jual Rudal Patriot 2,1 miliar Dolar AS ke Ukraina

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:48 WIB

Foto yang diabadikan pada 22 Oktober 2026 ini menunjukkan seorang pemuda Indonesia sedang berlatih merakit panel kontrol listrik di ruang kelas pelatihan di Universitas Teknik Kejuruan Wuhu di Wuhu, Provinsi Anhui, Tiongkok timur. (Xinhua)

Berita Utama

Pendidikan Pererat Hubungan Tiongkok dan Indonesia

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:18 WIB

Foto yang diabadikan pada 27 Oktober 2026 ini menunjukkan Duta Besar Republik Indonesia untuk Tiongkok dan Mongolia Djauhari Oratmangun (ketiga dari kiri) berfoto bersama para peserta lain dalam Konferensi Minyak Nabati Berkelanjutan (Sustainable Vegetable Oils Conference) keempat yang digelar di Kota Shanghai, Tiongkok timur. (Xinhua)

Berita Utama

RI dan Negara Produsen Sawit Dorong Kerja Sama dengan Tiongkok

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:12 WIB

Para perwakilan melakukan pemungutan suara terhadap sebuah draf resolusi dalam rapat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di markas besar PBB di New York City pada 30 Oktober 2026. (PBB/Xinhua)

Berita Utama

DK PBB Gelar Jajak Pendapat, Grynspan Kandidat Sekjen

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:07 WIB

Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance berbicara kepada wartawan dalam sebuah taklimat pers di Gedung Putih di Washington DC, AS, pada 8 Januari 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Iran Terima Surat “Damai” dari Wapres AS

Sabtu, 31 Okt 2026 - 09:50 WIB