LAMPUNG UTARA – Uji coba model prasmanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Abung Semuli, Kabupaten Lampung Utara, selama dua hari berjalan masih menemukan sejumlah kendala minor yang menjadi bahan evaluasi pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Kendala tersebut meliputi antrean siswa yang berpotensi memangkas waktu istirahat, kebutuhan penambahan fasilitas di sekolah, hingga risiko higienitas makanan saat siswa mengambil hidangan secara mandiri.
Hal itu disampaikan Korwil SPPG Lampung Utara, Anggi Prasetyo saat merespon pertanyaan wartawan Lintaslampung, Kamis (29/10/2026). Dirinya memaparkan sejumlah kendala yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan uji coba tersebut diantaranya pengaturan antrean agar proses pengambilan makanan tidak menyita waktu istirahat siswa.
“Kendala minor MBG prasmanan yang masih kami coba mitigasi, yakni antrean yang memakan waktu istirahat siswa, beban penambahan fasilitas seperti meja panjang di sekolah, serta risiko higienitas,” terang Anggi, kepada lintaslampung.
Menurutnya, berbagai kendala tersebut masih dalam tahap penanganan dan menjadi bahan evaluasi untuk mendukung pelaksanaan model prasmanan agar berjalan lebih efektif.
Selain persoalan antrean dan fasilitas, aspek kebersihan makanan juga menjadi perhatian penting. Pasalnya, dalam sistem prasmanan, siswa mengambil makanan secara mandiri sehingga diperlukan pengawasan untuk memastikan proses penyajian tetap memperhatikan prinsip higienitas.
“SPPG sudah menyiapkan dua petugas dari pemorsian sebagai pengawas. Ke depan, kami coba usulkan untuk adanya pengawas sanitarian,” ujarnya.
Selain pengawasan petugas, sambung dia, pihak SPPG juga mengoptimalkan peran ahli gizi dalam memberikan edukasi kepada para siswa penerima manfaat. Edukasi tersebut ditujukan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan saat mengambil dan mengonsumsi makanan.
“Ahli gizi juga ikut berperan penting melakukan edukasi higienitas kepada peserta didik penerima manfaat,” tandasnya.[]
Penulis : Rudi Alfian
Editor : Nara J Afkar
Sumber Berita : Lampung Utara
















