Budi, Warsito dan Asef Berpeluang Jadi Rektor Unila

Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HASIL pemilihan bakal rektor Unila tahap pertama berakhir. Tiga nama berpeluang sama memimpin Universitas Lampung (Unila) periode 2027-2031.

Tiga nama pemilik suara terbesar berhak diusulkan ke Presiden melalui Kementerian Pendidikan Tinggi untuk dipilih menjadi rektor Unila.

Dr Budiyono memperoleh 22 Suara [32,7%], Prof Warsito 15 Suara [22,3%] dan Prof Asef 7 Suara [10,3%]. Sementara Prof Hamzah, Prof. Rudy dan Prof. Anna Gustina masing-masing mendapat 1 suara.

Siapa Pemilik 35 % Suara Pusat?

Ketentuan suara 35 persen dalam pemilihan rektor perguruan tinggi negeri (PTN) diatur melalui peraturan kementerian. Menteri (atau pejabat yang dikuasakan) memiliki bobot 35% dari total hak suara.

Baca Juga:  Serang Istana Aden, Houthi Klaim Tewaskan Perwira Arab Saudi

Anggota Senat Universitas memiliki bobot total 65%, yang dibagi merata ke setiap anggota senat yang hadir.

Pemerintah menyatakan bahwa porsi 35% ini berfungsi sebagai representasi negara (mengingat PTN adalah instansi milik pemerintah), menyelaraskan arah kebijakan kampus dengan agenda pendidikan nasional, serta menyeimbangkan suara internal senat.

Kemana Suara Pusat, Dialah Pemenang

Baca Juga:  Kristomei: Karhutla Lampung, 110 Titik Api, 68 Ha Masih Terbakar

Dengan komposisi tiga nama pemilik suara terbesar, Budiyono, Warsito dan Asef, ketiganya sangat mungkin memimpin Unila kedepan.

Jika 35 % suara diberikan Budiyono, mutlak kemenangan untuk dirinya. Pun demikian jika 35% suara pemerintah pusat diberikan ke Warsito dan atau Asef, dialah pengganti Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., I.P.M., ASEAN Eng memimpin Unila 2027-2031.[]


Penulis : Anis


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Tabrakan Kereta Maut, 68 Meninggal Dunia
Pemerintah Jawab 5 Tuntutan Mahasiswa
Palestina Berharap, Pemilu Israel Bawa Kedamaian di Gaza dan Tepi Barat
AS Naikkan Anggaran Perang Lawan Iran 47 Miliar Dolar
Gubernur Ingatkan, Pejabat Harus Berintegritas dan Berkompetensi
Alhamdulillah, Hujan Bantu Padamkan Karhutla di Way Kambas
AS Ingatkan Kawasan Teluk soal Serangan ke Iran Usai Pemilu Sela
Rival Netanyahu, Eisenkot, Siap Bentuk Pemerintahan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Budi, Warsito dan Asef Berpeluang Jadi Rektor Unila

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Tabrakan Kereta Maut, 68 Meninggal Dunia

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Pemerintah Jawab 5 Tuntutan Mahasiswa

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:02 WIB

Palestina Berharap, Pemilu Israel Bawa Kedamaian di Gaza dan Tepi Barat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:46 WIB

AS Naikkan Anggaran Perang Lawan Iran 47 Miliar Dolar

Berita Terbaru

Berita Utama

Budi, Warsito dan Asef Berpeluang Jadi Rektor Unila

Kamis, 29 Okt 2026 - 12:58 WIB

Foto yang diabadikan pada 28 Oktober 2026 ini memperlihatkan lokasi tabrakan kereta cepat di Provinsi Toledo, Spanyol.  Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menekankan bahwa prioritas utama pemerintah saat ini adalah membantu para korban dan keluarga mereka, menyelamatkan sebanyak mungkin penyintas, serta memberikan dukungan medis dan psikologis kepada mereka yang terdampak.(Xinhua)

Berita Utama

Tabrakan Kereta Maut, 68 Meninggal Dunia

Kamis, 29 Okt 2026 - 10:06 WIB

Berita Utama

Pemerintah Jawab 5 Tuntutan Mahasiswa

Kamis, 29 Okt 2026 - 09:44 WIB

Ditengah setiap langkahnya kain tak jelas, Trump lempar pernyataan 'Perang Dengan Iran ' adalah perkara kecil. [XInhua]

Berita Utama

AS Naikkan Anggaran Perang Lawan Iran 47 Miliar Dolar

Rabu, 28 Okt 2026 - 20:46 WIB