HASIL pemilihan bakal rektor Unila tahap pertama berakhir. Tiga nama berpeluang sama memimpin Universitas Lampung (Unila) periode 2027-2031.
Tiga nama pemilik suara terbesar berhak diusulkan ke Presiden melalui Kementerian Pendidikan Tinggi untuk dipilih menjadi rektor Unila.
Dr Budiyono memperoleh 22 Suara [32,7%], Prof Warsito 15 Suara [22,3%] dan Prof Asef 7 Suara [10,3%]. Sementara Prof Hamzah, Prof. Rudy dan Prof. Anna Gustina masing-masing mendapat 1 suara.
Siapa Pemilik 35 % Suara Pusat?
Ketentuan suara 35 persen dalam pemilihan rektor perguruan tinggi negeri (PTN) diatur melalui peraturan kementerian. Menteri (atau pejabat yang dikuasakan) memiliki bobot 35% dari total hak suara.
Anggota Senat Universitas memiliki bobot total 65%, yang dibagi merata ke setiap anggota senat yang hadir.
Pemerintah menyatakan bahwa porsi 35% ini berfungsi sebagai representasi negara (mengingat PTN adalah instansi milik pemerintah), menyelaraskan arah kebijakan kampus dengan agenda pendidikan nasional, serta menyeimbangkan suara internal senat.
Kemana Suara Pusat, Dialah Pemenang
Dengan komposisi tiga nama pemilik suara terbesar, Budiyono, Warsito dan Asef, ketiganya sangat mungkin memimpin Unila kedepan.
Jika 35 % suara diberikan Budiyono, mutlak kemenangan untuk dirinya. Pun demikian jika 35% suara pemerintah pusat diberikan ke Warsito dan atau Asef, dialah pengganti Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., I.P.M., ASEAN Eng memimpin Unila 2027-2031.[]
Penulis : Anis
Editor : Rudi Alfian
Sumber Berita : Lampung








![Ditengah setiap langkahnya kain tak jelas, Trump lempar pernyataan 'Perang Dengan Iran ' adalah perkara kecil. [XInhua]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/Trump-Ngamuk-Bakal-Serang-Iran-Besar-besaran-setelah-kapal-AS-ditembaki-Iran-di-Selat-Hormuz-225x129.jpg)





![Ditengah setiap langkahnya kain tak jelas, Trump lempar pernyataan 'Perang Dengan Iran ' adalah perkara kecil. [XInhua]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/Trump-Ngamuk-Bakal-Serang-Iran-Besar-besaran-setelah-kapal-AS-ditembaki-Iran-di-Selat-Hormuz-129x85.jpg)

