LAMPUNG UTARA – Guna meningkatkan literasi keuangan dan mengubah pola pikir generasi muda agar lebih cerdas mengelola keuangan, Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Lampung Utara berkolaborasi dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Kotabumi menggelar kegiatan Ngopi Emas di Cafe D’Acai Kotabumi, Sabtu 31 Oktober 2026.
Kegiatan ngobrol pintar investasi emas (Ngopi Emas) tersebut menjadi ruang edukasi bagi kawula muda untuk mengenal lebih jauh investasi emas sebagai salah satu alternatif dalam mempersiapkan masa depan finansial.
Ketua PPI Kabupaten Lampung Utara, R.A. Habibie, kepada lintaslampung mengatakan, generasi muda perlu mulai mengubah pola pikir dalam mengelola keuangan. Menurutnya, anak muda tidak boleh hanya berorientasi pada gaya hidup saat ini, tetapi juga harus memiliki kesadaran untuk mempersiapkan masa depan melalui perencanaan keuangan yang matang.
“Melalui kegiatan Ngopi Emas ini, kami ingin mengajak anak-anak muda, khususnya keluarga besar Purna Paskibraka Indonesia Lampung Utara, untuk mulai membangun mindset investasi sejak dini,” kata Habibie.
Ia juga berharap kegiatan edukasi seperti ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun generasi muda yang lebih mandiri, produktif, dan memiliki pemahaman yang baik tentang pentingnya investasi.
“Investasi bukan hanya untuk orang yang sudah mapan atau memiliki penghasilan besar. Yang terpenting adalah kemauan untuk belajar, memahami instrumen investasi, dan memulai sesuai kemampuan masing-masing,” imbuhnya.
Sementara itu, perwakilan Bank Syariah Indonesia KCP Kotabumi, Muammar, menjelaskan bahwa program Ngopi Emas atau Ngobrol Pintar Investasi Emas merupakan salah satu program edukasi BSI yang bertujuan memberikan pemahaman sekaligus akses kepada masyarakat untuk mengenal investasi emas.
“Kami ingin memberikan akses dan pemahaman, baik kepada masyarakat yang baru akan memulai investasi maupun mereka yang sudah memiliki pengalaman dalam berinvestasi,” jelas Muammar.
Menurutnya, generasi muda perlu mendapatkan edukasi keuangan sejak dini agar mampu menentukan pilihan investasi secara bijak, memahami manfaat dan risiko, serta menyesuaikannya dengan kondisi dan kemampuan finansial masing-masing.
“Kami berharap semakin banyak generasi muda yang memahami pentingnya perencanaan keuangan dan mulai mengenal investasi emas. Tentunya, setiap keputusan investasi harus didasari pemahaman yang baik, bukan sekadar mengikuti tren,” tandasnya.[]
Penulis : Rudi Alfian
Editor : Nara J Afkar
Sumber Berita : Lampung Utara
















