Darurat Sampah , Gubernur Lampung Siap Bangun Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik 

Senin, 11 Mei 2026 | 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menghadiri penandatanganan MoU tentang Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) dengan Danantara di Jakarta, Senin (11/5/2026) siang ini.

Penandatanganan yang diikuti juga oleh sejumlah pemerintah daerah dilakukan di Gedung Kemenko Pangan di Jakarta.

Gubernur Lampung didampingi Walikota Bandar Lampung, Bupati Lampung Selatan dan Bupati Lampung Timur serta pejabat terkait.

Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) adalah proyek strategis nasional (PSN) Indonesia untuk mengatasi darurat sampah di 30 kota/kabupaten dengan teknologi insinerasi dan teknologi lainnya untuk menghasilkan listrik.

Baca Juga:  Pemprov-DPRD Lampung Sepakati Perubahan KUA-PPAS APBD 2026

Pembangunan dipercepat, dengan proyek di beberapa wilayah seperti Bekasi, Bogor dan Bali mulai beroperasi atau konstruksi pada 2026,

Proyek ini untuk mengurangi volume sampah secara drastis (hingga 22,4 persen secara nasional pada 2029 dan menghasilkan energi listrik terbarukan

Menjawab pertanyaan lintaslampung tentang MOU PSEL tersebut , Gubernur Mirza siap membangun proyek strategis nasional di 3 kabupaten guna mengatasi darurat sampah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga:  Jelang Persiapan HPN dan Porwanas 2027, Pengurus PWI Lampung Bertemu Bupati Mesuji

“Kita siap membangun proyek pengelolaan sampah untuk solusi bagi warga Lampung,” kata Mirza..(*)


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : Pemprov Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!
Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan
Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama
1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik
Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok
Polutan Akibat Karhutla Bahaya, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruang
Mediasi Tanah; Warga vs PT BTLA Berlangsung Alot
Masyarakat 8 Desa Minta HGU PT PAL Ditinjau Ulang

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 23:11 WIB

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!

Rabu, 2 September 2026 - 23:04 WIB

Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan

Rabu, 2 September 2026 - 22:57 WIB

Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama

Rabu, 2 September 2026 - 22:52 WIB

1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik

Rabu, 2 September 2026 - 22:43 WIB

Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok

Berita Terbaru

ilustrasi Berita Sikap Iran terhadap AS

#indonesiaswasembada

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!

Rabu, 2 Sep 2026 - 23:11 WIB


Li Shujiang, insinyur senior setingkat profesor di Institut Oseanografi Pertama di bawah Kementerian Sumber Daya Alam Tiongkok, berbagi kisah dalam acara

#indonesiaswasembada

Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan

Rabu, 2 Sep 2026 - 23:04 WIB

Ilustrasi Kerjasama Indonesia-Makau

#indonesiaswasembada

Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:57 WIB

Ilustrasi Kapal Tunda Terbalik di Korea

#indonesiaswasembada

1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:52 WIB

Sejumlah wisatawan menunggang unta di kompleks Piramida Giza, Mesir, pada 9 April 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:43 WIB