Korea Selatan vs Republik Ceko, Dua Style Beda

Senin, 11 Mei 2026 | 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korsel vs Ceko Adu Style

Korsel vs Ceko Adu Style

KOREA Selatan vs Republik Ceko menjadi salah satu laga pembuka Grup A yang menarik karena mempertemukan dua gaya sepak bola berbeda. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Estadio Akron atau Estadio Guadalajara, Zapopan, Meksiko, Kamis 11 Juni 2026 pukul 20.00 waktu setempat, atau Jumat 12 Juni 2026 pukul 09.00 WIB.Berita Lokal

Laga Korea Selatan vs Republik Ceko bukan sekadar duel wakil Asia melawan Eropa. Pertandingan ini juga menjadi benturan karakter. Korea Selatan membawa kecepatan, teknik, dan daya ledak pemain bintang. Republik Ceko datang dengan kekuatan fisik, disiplin kolektif, dan struktur permainan yang bisa membuat lawan tidak nyaman sejak menit awal.

Style Korea
Korea Selatan datang dengan wajah yang cukup meyakinkan. Son Heung-min masih menjadi pusat perhatian. Lee Kang-in memberi sentuhan kreatif. Hwang Hee-chan membawa kecepatan dari area depan. Kim Min-jae tetap menjadi nama besar di lini belakang.

Baca Juga:  RSUD Ratu Tara Kabupaten Mesuji Resmi Terakreditasi, Kini Lagi Proses Kredensial BPJS

Gaya bermain Korea Selatan biasanya hidup ketika bola bisa bergerak cepat dari tengah ke depan. Mereka berbahaya dalam transisi. Sekali mendapat ruang, pemain seperti Son dan Hwang Hee-chan bisa langsung menyerang area kosong. Lee Kang-in juga bisa menjadi pembeda jika diberi waktu untuk mengangkat kepala dan memilih umpan.

Namun dalam laga Korea vs Ceko, kecepatan saja belum tentu cukup. Republik Ceko bukan lawan yang mudah ditarik keluar. Jika Ceko menjaga jarak antarlini dengan rapat, Korea Selatan harus lebih sabar. Mereka tidak bisa hanya berharap pada sprint, umpan terobosan, dan momen individu.

Style Ceko
Republik Ceko datang dengan gaya yang berbeda. Mereka tidak harus terlihat indah untuk menjadi berbahaya. Kekuatan utama Ceko ada pada organisasi, duel fisik, bola mati, dan kemampuan memaksa lawan bermain di zona yang tidak nyaman.

Baca Juga:  Pameran Teknologi di Forum Media Asia-Pasifik

Tomas Soucek menjadi figur penting di lini tengah. Ia bisa memberi tenaga, duel udara, dan ancaman dari bola kedua. Patrik Schick menjadi tumpuan di depan. Dengan postur dan kecerdasan bergerak, Schick bisa menyulitkan bek Korea Selatan jika mendapat suplai silang yang cukup.

Korea Selatan vs Ceko bisa berubah menjadi laga yang sangat taktis jika Republik Ceko berhasil mengendalikan ritme tanpa banyak menguasai bola. Mereka bisa membiarkan Korea lebih lama memegang bola, lalu menunggu momen untuk menekan, memotong jalur umpan, dan menyerang balik.[]


Penulis : Desty


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Piala Dunia

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Muzani: Bangunan Cagar Budaya Kembali ke Bentuk Aslinya
Indonesia Tampil di WorldSkills Competition ke-48
Trump Nyakin Perundingan AS-Iran Banyak Digelar Pekan Ini
Rektor UIN RIL Bangga Menteri Agama Terpilih Sebagai Presiden Pertama IAMI
Rektor UIN RIL Sambut Jakarta Understanding, Teguhkan Peran Masjid dalam Perdamaian Global
Rusia Hancurkan 25% Fasilitas Internet dan Starlink Ukraina
Pertemuan Xi-Trump Suntik Kepercayaan dan Stabilitas Global
Menlu Iran: Lebih dari 5.000 Tewas dalam Serangan AS-Israel

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 11:13 WIB

Muzani: Bangunan Cagar Budaya Kembali ke Bentuk Aslinya

Senin, 28 September 2026 - 09:48 WIB

Indonesia Tampil di WorldSkills Competition ke-48

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Trump Nyakin Perundingan AS-Iran Banyak Digelar Pekan Ini

Senin, 28 September 2026 - 07:38 WIB

Rektor UIN RIL Bangga Menteri Agama Terpilih Sebagai Presiden Pertama IAMI

Senin, 28 September 2026 - 06:11 WIB

Rektor UIN RIL Sambut Jakarta Understanding, Teguhkan Peran Masjid dalam Perdamaian Global

Berita Terbaru

Berita Utama

Muzani: Bangunan Cagar Budaya Kembali ke Bentuk Aslinya

Senin, 28 Sep 2026 - 11:13 WIB


Foto yang diabadikan pada 21 September 2026 ini menunjukkan National Exhibition and Convention Center (Shanghai), tempat penyelenggaraan ajang WorldSkills Competition ke-48, di Shanghai, Tiongkok timur. (Xinhua)

Berita Utama

Indonesia Tampil di WorldSkills Competition ke-48

Senin, 28 Sep 2026 - 09:48 WIB


Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi berbicara dalam sebuah konferensi pers di markas besar PBB di New York pada 25 September 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Trump Nyakin Perundingan AS-Iran Banyak Digelar Pekan Ini

Senin, 28 Sep 2026 - 09:41 WIB

Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., Presiden pertama The International Assembly of Mosque Imams (IAMI)

#indonesiaswasembada

Rektor UIN RIL Bangga Menteri Agama Terpilih Sebagai Presiden Pertama IAMI

Senin, 28 Sep 2026 - 07:38 WIB