Empat Dosen UIN Raden Intan Lampung Ikuti Penguatan Kompetensi Pengajar BIPA Berbasis SKKNI

Senin, 11 Mei 2026 | 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG – Empat dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung mengikuti kegiatan Pelayanan Profesional terhadap Lembaga Penyelenggara BIPA: Penguatan Kompetensi Pengajar BIPA Berbasis SKKNI yang diselenggarakan Balai Bahasa Provinsi Lampung di Hotel Golden Tulip Springhill, Bandar Lampung, Selasa-Rabu (28-29/4/2026).Keempat dosen tersebut yakni Istiqomah Nur Rahmawati, M.Pd., Septa Aryanika, M.Pd., Heni Verawati, M.A., dan Era Octafiona, M.Pd. Mereka berasal dari rumpun keilmuan bahasa, meliputi Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa Arab, dan Pendidikan Bahasa Indonesia.Kegiatan ini dilaksanakan seiring diterbitkannya Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Jabatan Kerja Pengajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) serta jenjang kualifikasi bidang pengajaran BIPA pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh penguatan terkait komponen industri, pedagogi, diplomasi, hingga jenjang kualifikasi pengajaran BIPA berbasis SKKNI.Pada hari pertama, materi mengenai komponen industri dalam SKKNI BIPA disampaikan oleh Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung. Peserta juga mendapatkan penguatan komponen pedagogi dalam SKKNI BIPA dari Dr. Aria Septi Anggaira, M.Pd., yang membahas standar kompetensi pengajar BIPA dari aspek profesional dan metodologis pembelajaran bagi penutur asing.Sementara itu, pada hari kedua, peserta menerima materi tentang komponen diplomasi dalam SKKNI BIPA dan jenjang kualifikasi bidang pengajaran BIPA pada KKNI yang disampaikan Prof. Dr. Gatut Susanto, M.M., M.Pd.Kegiatan juga dilanjutkan dengan musyawarah APPBIPA Lampung sebagai ruang koordinasi dan penguatan jejaring antarlembaga penyelenggara BIPA di Provinsi Lampung.Keikutsertaan dosen UIN Raden Intan Lampung dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan internasionalisasi kampus, khususnya melalui pengembangan program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing.Selain menjadi sarana pembelajaran bahasa Indonesia bagi mahasiswa asing, program BIPA juga dinilai memiliki peran dalam memperkenalkan budaya Indonesia, nilai akademik, serta identitas keindonesiaan kepada masyarakat global.Dalam konteks perguruan tinggi keagamaan Islam, pengembangan BIPA juga dapat menjadi media untuk memperkenalkan budaya lokal Lampung dan nilai-nilai moderasi beragama kepada mahasiswa internasional.Melalui penguatan kompetensi pengajar berbasis SKKNI ini, UIN Raden Intan Lampung diharapkan semakin siap mengembangkan program BIPA yang profesional dan terstandar, sekaligus mendukung perluasan kerja sama internasional dan layanan akademik bagi mahasiswa mancanegara. [De]

BANDAR LAMPUNG – Empat dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung mengikuti kegiatan Pelayanan Profesional terhadap Lembaga Penyelenggara BIPA: Penguatan Kompetensi Pengajar BIPA Berbasis SKKNI yang diselenggarakan Balai Bahasa Provinsi Lampung di Hotel Golden Tulip Springhill, Bandar Lampung, Selasa-Rabu (28-29/4/2026).Keempat dosen tersebut yakni Istiqomah Nur Rahmawati, M.Pd., Septa Aryanika, M.Pd., Heni Verawati, M.A., dan Era Octafiona, M.Pd. Mereka berasal dari rumpun keilmuan bahasa, meliputi Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa Arab, dan Pendidikan Bahasa Indonesia.Kegiatan ini dilaksanakan seiring diterbitkannya Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Jabatan Kerja Pengajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) serta jenjang kualifikasi bidang pengajaran BIPA pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh penguatan terkait komponen industri, pedagogi, diplomasi, hingga jenjang kualifikasi pengajaran BIPA berbasis SKKNI.Pada hari pertama, materi mengenai komponen industri dalam SKKNI BIPA disampaikan oleh Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung. Peserta juga mendapatkan penguatan komponen pedagogi dalam SKKNI BIPA dari Dr. Aria Septi Anggaira, M.Pd., yang membahas standar kompetensi pengajar BIPA dari aspek profesional dan metodologis pembelajaran bagi penutur asing.Sementara itu, pada hari kedua, peserta menerima materi tentang komponen diplomasi dalam SKKNI BIPA dan jenjang kualifikasi bidang pengajaran BIPA pada KKNI yang disampaikan Prof. Dr. Gatut Susanto, M.M., M.Pd.Kegiatan juga dilanjutkan dengan musyawarah APPBIPA Lampung sebagai ruang koordinasi dan penguatan jejaring antarlembaga penyelenggara BIPA di Provinsi Lampung.Keikutsertaan dosen UIN Raden Intan Lampung dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan internasionalisasi kampus, khususnya melalui pengembangan program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing.Selain menjadi sarana pembelajaran bahasa Indonesia bagi mahasiswa asing, program BIPA juga dinilai memiliki peran dalam memperkenalkan budaya Indonesia, nilai akademik, serta identitas keindonesiaan kepada masyarakat global.Dalam konteks perguruan tinggi keagamaan Islam, pengembangan BIPA juga dapat menjadi media untuk memperkenalkan budaya lokal Lampung dan nilai-nilai moderasi beragama kepada mahasiswa internasional.Melalui penguatan kompetensi pengajar berbasis SKKNI ini, UIN Raden Intan Lampung diharapkan semakin siap mengembangkan program BIPA yang profesional dan terstandar, sekaligus mendukung perluasan kerja sama internasional dan layanan akademik bagi mahasiswa mancanegara. [De]

BANDAR LAMPUNG – Empat dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung mengikuti kegiatan Pelayanan Profesional terhadap Lembaga Penyelenggara BIPA: Penguatan Kompetensi Pengajar BIPA Berbasis SKKNI yang diselenggarakan Balai Bahasa Provinsi Lampung di Hotel Golden Tulip Springhill, Bandar Lampung, Selasa-Rabu (28-29/4/2026).

Keempat dosen tersebut yakni Istiqomah Nur Rahmawati, M.Pd., Septa Aryanika, M.Pd., Heni Verawati, M.A., dan Era Octafiona, M.Pd. Mereka berasal dari rumpun keilmuan bahasa, meliputi Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa Arab, dan Pendidikan Bahasa Indonesia.

Kegiatan ini dilaksanakan seiring diterbitkannya Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Jabatan Kerja Pengajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) serta jenjang kualifikasi bidang pengajaran BIPA pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh penguatan terkait komponen industri, pedagogi, diplomasi, hingga jenjang kualifikasi pengajaran BIPA berbasis SKKNI.

Baca Juga:  KPK OTT Kasus HGB Di Bogor Sita Uang Tunai Ratusan Miliar Rupiah

Pada hari pertama, materi mengenai komponen industri dalam SKKNI BIPA disampaikan oleh Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung. Peserta juga mendapatkan penguatan komponen pedagogi dalam SKKNI BIPA dari Dr. Aria Septi Anggaira, M.Pd., yang membahas standar kompetensi pengajar BIPA dari aspek profesional dan metodologis pembelajaran bagi penutur asing.

Sementara itu, pada hari kedua, peserta menerima materi tentang komponen diplomasi dalam SKKNI BIPA dan jenjang kualifikasi bidang pengajaran BIPA pada KKNI yang disampaikan Prof. Dr. Gatut Susanto, M.M., M.Pd.

Kegiatan juga dilanjutkan dengan musyawarah APPBIPA Lampung sebagai ruang koordinasi dan penguatan jejaring antarlembaga penyelenggara BIPA di Provinsi Lampung.

Keikutsertaan dosen UIN Raden Intan Lampung dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan internasionalisasi kampus, khususnya melalui pengembangan program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing.

Baca Juga:  Program Perumahan Jadi Motor Pertumbuhan dan Lapangan Kerja

Selain menjadi sarana pembelajaran bahasa Indonesia bagi mahasiswa asing, program BIPA juga dinilai memiliki peran dalam memperkenalkan budaya Indonesia, nilai akademik, serta identitas keindonesiaan kepada masyarakat global.

Dalam konteks perguruan tinggi keagamaan Islam, pengembangan BIPA juga dapat menjadi media untuk memperkenalkan budaya lokal Lampung dan nilai-nilai moderasi beragama kepada mahasiswa internasional.

Melalui penguatan kompetensi pengajar berbasis SKKNI ini, UIN Raden Intan Lampung diharapkan semakin siap mengembangkan program BIPA yang profesional dan terstandar, sekaligus mendukung perluasan kerja sama internasional dan layanan akademik bagi mahasiswa mancanegara. []


Penulis : Desty Efriyani


Editor : Nara


Sumber Berita : UIN RIL

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Yayasan Tahfidz dan Panti Asuhan Rentan Terpapar Paham Radikalisme
Pemprov Lampung Lantik Tiga Pejabat, Sekdaprov Tekankan Penguatan Pembangunan Manusia
Targetkan Pramuka Aktif Di Setiap Tingkatan, Kwarran Kasui Kunjungi Tiap Gudep
Pemprov-DPRD Sepakat Awas Ketat BBM Subsidi, Antrean Masih Panjang
Polres WK Ungkap Curas 5 TKP Dan Penimbunan BBM
Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi
Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar
Tim Media Gubernur dan Dugaan Pembatasan Peliputan, Semua Tahan Diri
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Yayasan Tahfidz dan Panti Asuhan Rentan Terpapar Paham Radikalisme

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Pemprov Lampung Lantik Tiga Pejabat, Sekdaprov Tekankan Penguatan Pembangunan Manusia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Targetkan Pramuka Aktif Di Setiap Tingkatan, Kwarran Kasui Kunjungi Tiap Gudep

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pemprov-DPRD Sepakat Awas Ketat BBM Subsidi, Antrean Masih Panjang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Polres WK Ungkap Curas 5 TKP Dan Penimbunan BBM

Berita Terbaru

Berita Utama

Yayasan Tahfidz dan Panti Asuhan Rentan Terpapar Paham Radikalisme

Minggu, 11 Okt 2026 - 08:37 WIB

Berita Utama

Polres WK Ungkap Curas 5 TKP Dan Penimbunan BBM

Kamis, 8 Okt 2026 - 18:45 WIB