Tinggal 20 Penyintas Penyerangan Jepang ke Nanjing

Kamis, 8 Oktober 2026 | 06:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NANJING-Seorang lagi penyintas Pembantaian Nanjing wafat pada Rabu (7/10), sehingga jumlah penyintas yang masih hidup dan terdaftar kini tersisa 20 orang, menurut Balai Peringatan Korban Pembantaian Nanjing oleh Tentara Jepang.

Guo Xiulan, penyintas dari Pembantaian Nanjing, meninggal dunia pada usia 94 tahun, menurut balai peringatan di Nanjing, ibu kota Provinsi Jiangsu, Tiongkok timur.

Guo lahir pada 1932. Berdasarkan catatan kenangan penyintas yang didokumentasikan oleh museum, ketika Pembantaian Nanjing terjadi setelah pasukan Jepang menduduki Nanjing pada 13 Desember 1937, orang tua Guo membawa ketiga anak mereka untuk bersembunyi di tempat perlindungan bawah tanah bersama para tetangga.

Baca Juga:  Kasus Lp Cibinong, Dirjenpas Mundur

“Tentara Jepang berdiri di pintu masuk dan memberondongnya dengan senapan mesin. Orang tua dan adik perempuan bungsu saya tewas. Hanya kakak perempuan kedua saya dan saya yang selamat,” demikian pernyataan Guo yang terekam dalam catatan.

Pembantaian Nanjing berlangsung dalam kurun waktu enam pekan. Tentara Jepang membunuh sekitar 300.000 warga sipil dan tentara yang tidak bersenjata Tiongkok dalam salah satu peristiwa paling mengerikan pada Perang Dunia II. Selama bertahun-tahun, jumlah penyintas yang mampu menceritakan pengalaman langsung mereka selama pembantaian tersebut terus menurun.

Pada 2014, badan legislatif tertinggi Tiongkok menetapkan tanggal 13 Desember sebagai hari peringatan nasional bagi para korban Pembantaian Nanjing. Pemerintah Tiongkok juga telah menyimpan kesaksian para penyintas, yang direkam melalui transkrip tertulis dan video.

Baca Juga:  Gerindra Way Kanan Ikuti Apel Kader

Berbagai dokumen tentang pembantaian tersebut juga telah dicantumkan oleh UNESCO dalam Daftar Memori Dunia (Memory of the World Register) pada 2015. Hingga saat ini, hanya tersisa 20 penyintas Pembantaian Nanjing yang masih hidup dalam daftar resmi yang dikelola oleh Asosiasi Nanjing untuk Bantuan bagi Korban Agresi Jepang dan Pewarisan Memori Historis Pembantaian Nanjing. []


Penulis : Rudi Alfian


Editor : Heri Suroyo


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Mesir Kirim 2.600 Ton Bantuan ke Gaza
Lampung Kawal Percepatan Pengembangan PLTP Rajabasa
Gubernur Lampung Paparkan Strategi Ketahanan Pangan Dihadapan Peserta Sespimti Polri
Sekjen PBB Prihatin Atas Eskalasi di Yaman
Inflasi, Gubernur; Ini Bukan soal Angka, Tapi Rasa
IOC Rilis Panduan bagi Calon Tuan Rumah Olimpiade 2036
Tekan Microsleep, PT BTB Gelar Operasi Simpatik di KM 87 B

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:47 WIB

Tinggal 20 Penyintas Penyerangan Jepang ke Nanjing

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Mesir Kirim 2.600 Ton Bantuan ke Gaza

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:26 WIB

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:12 WIB

Lampung Kawal Percepatan Pengembangan PLTP Rajabasa

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:04 WIB

Gubernur Lampung Paparkan Strategi Ketahanan Pangan Dihadapan Peserta Sespimti Polri

Berita Terbaru

Berita Utama

Tinggal 20 Penyintas Penyerangan Jepang ke Nanjing

Kamis, 8 Okt 2026 - 06:47 WIB

Berita Utama

Mesir Kirim 2.600 Ton Bantuan ke Gaza

Kamis, 8 Okt 2026 - 06:37 WIB

Berita Utama

Kamis, 8 Okt 2026 - 06:26 WIB

Berita Utama

Lampung Kawal Percepatan Pengembangan PLTP Rajabasa

Kamis, 8 Okt 2026 - 06:12 WIB