Sekjen PBB Prihatin Atas Eskalasi di Yaman

Rabu, 7 Oktober 2026 | 21:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

"OCHA terus mengevaluasi kebutuhan masyarakat dan dampak dari pertempuran tersebut," imbuh kantor PBB tersebut. Foto hasil tangkapan layar yang disediakan oleh Pusat Media Houthi pada 27 September 2026 ini menunjukkan kehancuran pascaserangan udara yang diduga dilancarkan oleh Arab Saudi ke sebuah pasar di Taiz, Yaman barat daya. (Xinhua)

PBB-Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres sangat prihatin atas meningkatnya pertempuran di Yaman dan mengutuk serangan-serangan yang dilancarkan Houthi, kata seorang juru bicara (jubir) PBB pada Senin (5/10).

“Sekjen PBB mengharapkan pihak-pihak yang bertikai meredakan ketegangan, dan dia terus berharap demikian,” ujar Farhan Haq, wakil jubir Guterres.

Farhan Haq menambahkan bahwa Guterres tidak yakin bahwa militerisasi lebih lanjut dalam konflik tersebut, termasuk keterlibatan kekuatan pihak lain, akan bermanfaat. Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) menyatakan bahwa lebih dari 180.000 orang telah mengungsi sejak 1 Agustus.

Baca Juga:  Israel Mengaku Hancurkan Infrastruktur Hizbullah

Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) menyatakan bahwa PBB dan para mitranya terus mendukung respons kemanusiaan di mana pun kondisi memungkinkan, seiring meningkatnya eskalasi pertempuran yang menyebabkan lebih banyak korban warga sipil.

Sejak awal Agustus lalu, sedikitnya 46 warga sipil tewas, 24 di antaranya anak-anak, dan lebih dari 130 orang lainnya terluka, termasuk 84 perempuan dan anak-anak, demikian disampaikan OCHA dengan mengutip Kantor Hak Asasi Manusia PBB. Menurut OCHA, para mitra kemanusiaan melaporkan kerusakan pada infrastruktur sipil, termasuk rumah dan lahan pertanian, serta fasilitas kesehatan, air, dan pendidikan.

Baca Juga:  Pesawaran Kaji Strategi Optimalisasi PAD dan Pelayanan Publik

“OCHA terus mengevaluasi kebutuhan masyarakat dan dampak dari pertempuran tersebut,” imbuh kantor PBB tersebut.
Foto hasil tangkapan layar yang disediakan oleh Pusat Media Houthi pada 27 September 2026 ini menunjukkan kehancuran pascaserangan udara yang diduga dilancarkan oleh Arab Saudi ke sebuah pasar di Taiz, Yaman barat daya. (Xinhua)


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Nara


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Inflasi, Gubernur; Ini Bukan soal Angka, Tapi Rasa
IOC Rilis Panduan bagi Calon Tuan Rumah Olimpiade 2036
Tekan Microsleep, PT BTB Gelar Operasi Simpatik di KM 87 B
KPK Panggil Nusron Sebagai Saksi Kasus Korupsi HGB Bogor
Batik Indonesia Laris Manis di Chongqing
5 Bulan Disandera di Somalia, 4 ABK Asal Indonesia Tiba di Tanah Air
Komisi III DPR Minta Polisi Ungkap Motif Penyerangan Mahasiswa UI
Ahmad Aliudin Camat Blambangan Umpu

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:39 WIB

Sekjen PBB Prihatin Atas Eskalasi di Yaman

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Inflasi, Gubernur; Ini Bukan soal Angka, Tapi Rasa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:25 WIB

IOC Rilis Panduan bagi Calon Tuan Rumah Olimpiade 2036

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:18 WIB

Tekan Microsleep, PT BTB Gelar Operasi Simpatik di KM 87 B

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:20 WIB

KPK Panggil Nusron Sebagai Saksi Kasus Korupsi HGB Bogor

Berita Terbaru

Berita Utama

Sekjen PBB Prihatin Atas Eskalasi di Yaman

Rabu, 7 Okt 2026 - 21:39 WIB

Soal Inflasi Menurut Gubernur Bukan Soal Angka Melainkan Rasa, Daya Beli Rakyat Kut stsu Tidak. [PL]

Berita Utama

Inflasi, Gubernur; Ini Bukan soal Angka, Tapi Rasa

Rabu, 7 Okt 2026 - 21:34 WIB

Berita Utama

IOC Rilis Panduan bagi Calon Tuan Rumah Olimpiade 2036

Rabu, 7 Okt 2026 - 21:25 WIB

Operasi Simpatik Microsleep oleh PT BTB-Tujuannya mengurangi angka kecelakaan [BTB]

Berita Utama

Tekan Microsleep, PT BTB Gelar Operasi Simpatik di KM 87 B

Rabu, 7 Okt 2026 - 21:18 WIB

Berita Utama

KPK Panggil Nusron Sebagai Saksi Kasus Korupsi HGB Bogor

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:20 WIB