TEHERAN-Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei pada Senin (31/8) mengecam dukungan Uni Eropa (UE) terhadap operasi ekonomi Amerika Serikat (AS) yang menargetkan Iran, dengan mengatakan bahwa Eropa tidak dapat lagi mengklaim “otonomi strategis.”
Baghaei menyampaikan pernyataan tersebut dalam sebuah unggahan di platform media sosial X sebagai tanggapan terhadap pernyataan UE yang dikeluarkan pada Senin dalam Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20 di Asheville, AS.
UE mengatakan bahwa pihaknya “menyambut baik upaya (yang bertujuan) untuk memastikan bahwa Iran menghentikan aktivitas destabilisasinya dan terlibat dalam perundingan perdamaian dengan iktikad baik, juga melalui tekanan ekonomi tambahan, termasuk melalui Operation Economic Outcast yang dipimpin AS.”
“Eropa tidak dapat lagi berbicara tentang ‘otonomi strategis’ padahal hanya menjalankan perintah Washington,” kata Baghaei.
UE menyerukan kelanjutan diplomasi dengan Iran untuk memastikan stabilitas kawasan dan kebebasan pelayaran melalui Selat Hormuz, seraya menambahkan bahwa pihaknya tetap siap untuk mengambil langkah-langkah lebih lanjut dan mempertahankan tekanan terhadap Teheran bersama AS dan para mitra lainnya.
Pada 19 Agustus, Presiden AS Donald Trump mengumumkan apa yang disebutnya sebagai “operasi ekonomi paling menghancurkan yang pernah dilakukan terhadap negara mana pun,” seraya memperingatkan bahwa negara-negara yang memberikan bantuan vital kepada Iran akan menghadapi “konsekuensi ekonomi yang sangat besar.” []
Penulis : Romy Agus
Editor : Nara J Afkar
Sumber Berita : Jakarta

















