Main Hp Saat Bermotor, “Brak” Nurlinawati Hutasuhut pun Berpulang

Jumat, 8 Mei 2026 | 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AKIBAT menggunakan handphone saat berkendara, Nurlinawati Hutasuhut (74) harus meregang nyawa di RS Imanuel Bandarlampung, Jumat 08 Mei 2026 sekitar pukul 17.00 WIB. Setelah melalui perawatan intensif, korban menghembuskan nafas terakhirnya berkisar pukul 18.50 WIB.

Peristiwa tragis yang akhirnya merenggut nyawa Nurlinawati ini memang patut disesalkan. Si Nenek harus berpulang dengan patah kaki dan tangan. Sementara bagian dada pun tak kalah luka serius.

Cerita dari para saksi mata yang melihat kejadian tragis Jumat Sore itu bermula pengendara motor yang konon merupakan mahasiswa semester 8 Institut Teknologi Sumatera (ITERA) yang sedang memacu kendaraan di Jl Sultan Agung Bandarlampung.

Dengan kecepatan tinggi, tepat di depan gerai Ibu Gendut, bermaksud menghindari lubang, akhirnya “brak” dan terjatuh. Akibatnya motornya terlepas menyambar sang nenek yang tengah menyeberang jalan dari sisi sebelah kiri arah Mall Bumi Kedaton (MBK).

Baca Juga:  Qatar Sebut AS Inginkan Perundingan dengan Iran

Sang nenek pun tersungkur  tersambar motor yang terlepas dari si pengendara dan motor tersebut menimpa bagian dada nenek tersebut.

Ini peristiwa yang tak akan pernah satupun menghendaki. Namun; kehati-hatian dan tindakan menggunakan handphone saat berkendaraan adalah sesuatu yang salah. Apalagi larangan menggunakan handphone saat berkendara diatur dalam UU No. 22 Tahun 2009 (Pasal 106 & 283), yang mewajibkan konsentrasi penuh.

Sayangnya perilaku seperti  ini masih sering terjadi. Dan kali ini dilakukan oleh seorang mahasiswa yang tak lama  lagi menyelesaikan studinya.

Dari keluarga korban, si pengendara kini juga mengalami luka yang cukup serius. Karena tubuh dan wajahnya pun harus mencium aspal. Saat jasad Nurlinawati dibawa keluarga kembali ke kediaman , si pengendara masih di rawat intensif di UGD rumah sakit Imanuel.

Baca Juga:  Tingkatkan SDM ASN, Disdik Way Kanan Gelar Diklat

Bukan mencari benar dan salah atau hitam putih atas peristiwa kecelakaan ini. Tapi bagaimana ini dapat menjadi refleksi agar tidak menggunakan handphone saat berkendaraan. 

Karena apa? Menggunakan handphone saat berkendara adalah pelanggaran serius yang mengancam keselamatan diri sendiri dan orang lain. Selamat Jalan Mami, Opung, Kakak, Uwak… mudah-mudahan Khusnul Khotimah-Kuburmu diterangi cahaya bak taman surga… Allahummafirlaha warhamha waafihi wa’fuanha. []

) Maaf Foto Teah Dilakukan perbaikan atas permintaan keluarga menjadi ilustrasi


Penulis : Anis


Editor : Anis


Sumber Berita : Bandarlampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Pemprov-DPRD Sepakat Awas Ketat BBM Subsidi, Antrean Masih Panjang
Polres WK Ungkap Curas 5 TKP Dan Penimbunan BBM
Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi
Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar
Tim Media Gubernur dan Dugaan Pembatasan Peliputan, Semua Tahan Diri
Beda TMT, Beda Waktu Gaji PPPK Paruh Waktu, BKD Lampung Selatan Pastikan SK Perpanjangan Segera Terbit
Tinggal 20 Penyintas Penyerangan Jepang ke Nanjing
Mesir Kirim 2.600 Ton Bantuan ke Gaza
Selamat Jalan Opung…

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pemprov-DPRD Sepakat Awas Ketat BBM Subsidi, Antrean Masih Panjang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Polres WK Ungkap Curas 5 TKP Dan Penimbunan BBM

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Tim Media Gubernur dan Dugaan Pembatasan Peliputan, Semua Tahan Diri

Berita Terbaru

Berita Utama

Polres WK Ungkap Curas 5 TKP Dan Penimbunan BBM

Kamis, 8 Okt 2026 - 18:45 WIB

Berita Utama

Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi

Kamis, 8 Okt 2026 - 14:09 WIB

Berita Utama

Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar

Kamis, 8 Okt 2026 - 14:06 WIB