Mahasiswa Pendidikan Biologi UIN RIL Borong Medali di Olimpiade Hardiknas 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 09:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi (PSPB) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) mencatatkan prestasi membanggakan pada ajang Olimpiade Sains Hardiknas (OSH) 2026 yang digelar dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional.[De]

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi (PSPB) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) mencatatkan prestasi membanggakan pada ajang Olimpiade Sains Hardiknas (OSH) 2026 yang digelar dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional.[De]

BANDAR LAMPUNG – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi (PSPB) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) mencatatkan prestasi membanggakan pada ajang Olimpiade Sains Hardiknas (OSH) 2026 yang digelar dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional.

Kompetisi tingkat nasional tersebut diselenggarakan secara daring dari Yogyakarta oleh Festival Olimpiade Sains Nasional (FOSNAS) bekerja sama dengan Generasi Maju Indonesia (GEMANESIA). OSH 2026 diikuti peserta dari jenjang SD, SMP, SMA, hingga mahasiswa. Tingkat mahasiswa terdiri dari berbagai bidang, di antaranya akuntansi, biologi, ekonomi, fisika, kimia, matematika, sejarah, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Hasil lomba diumumkan pada 5 Mei 2026.

Pada jenjang mahasiswa, enam mahasiswa PSPB FTK UIN Raden Intan Lampung berhasil membawa pulang medali di sejumlah bidang lomba.

Adapun mahasiswa berprestasi tersebut yakni, pertama, Leza Apriani  menjadi salah satu peraih hasil terbanyak dengan meraih medali emas bidang Biologi, medali emas bidang Bahasa Indonesia, serta medali perak bidang Bahasa Inggris. Kedua, Gresia Adyra Kirana meraih medali perak bidang Biologi dan medali perunggu bidang Bahasa Indonesia.

Baca Juga:  Israel Serang Pangkalan Udara Suriah, Ancam Turkiye

Ketiga, Arini Alfa Hidayah meraih medali emas bidang Kimia serta medali perak bidang Biologi. Keempat, Refaldi Kurniawan memperoleh medali perak bidang Biologi.

Kemudian, Siti Rohmatin meraih medali perunggu bidang Biologi. Dan selanjutnya, Alfira Dwi Damayanti juga membawa pulang medali perunggu bidang Biologi.

Selain capaian di OSH 2026, mahasiswa FTK UIN Raden Intan Lampung juga menorehkan prestasi pada ajang nasional lainnya. Akbar Satrio  mahasiswa semester 6, meraih medali emas bidang Wawasan Kebangsaan dalam Perlombaan Akademik Tingkat Nasional Olimpiade Nasional Indonesia 13 yang diselenggarakan oleh PT Olimpiade Nasional Indonesia pada 3 Mei 2026.

Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama FTK, Dr. Heru Juabdin Sada, M.Pd.I, mewakili Dekan FTK, menyampaikan apresiasi atas capaian para mahasiswa tersebut.

“Selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan yang telah berhasil meraih prestasi pada ajang Olimpiade Sains Hardiknas Tahun 2026, baik sebagai juara 1, juara 2, maupun juara 3, serta kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi aktif membawa nama baik fakultas dan juga universitas,” ujarnya, Senin (11/5/2026).

Baca Juga:  Sulah Sampah Plastik Jadi Produk Kreatif, Mahasiswa KKN UIN RIL Latih Ibu-Ibu PAUD Kenanga Sukarame II

Menurut Heru, prestasi itu menjadi bukti nyata semangat juang, kerja keras, dan dedikasi mahasiswa FTK dalam mengembangkan kompetensi akademik serta keilmuan di bidang sains.

Ia menegaskan, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan talenta mahasiswa melalui pembinaan akademik, penguatan budaya riset, dan berbagai ruang kompetisi yang mendorong lahirnya generasi unggul, inovatif, serta memiliki daya saing tinggi.

“Prestasi tidak hadir secara instan, tetapi melalui proses belajar, disiplin, dan keberanian untuk terus mencoba,” katanya.

Pimpinan FTK berharap capaian para mahasiswa ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika, khususnya mahasiswa, untuk terus berkarya, berprestasi, dan aktif mengembangkan potensi diri di tingkat regional, nasional, hingga internasional.

Semangat berkompetisi dan budaya akademik unggul, lanjut Heru, perlu terus tumbuh di lingkungan FTK agar semakin banyak mahasiswa yang mampu menorehkan prestasi di berbagai bidang keilmuan.[]


Penulis : Desty Efriyani


Editor : Nara


Sumber Berita : UIN RIL

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Seminar Pola Asuh Anak di Era Digital di Way Lunik
Galon Bekas untuk Akuaponik,Budidaya Lele dan Kangkung
KKN UIN Ajak Pelestarian Lingkungan Lewat Tanam Pohon Berbuah
Kebakaran, Sedikitnya 14 Bayi Tewas di Pakistan
SpaceX Rencananya Bangun Peluncuran Satelit Baru Senilai 100 Miliar Dolar AS
Anak-Anak Gaza Berenang, Temukan Kebahagiaan Akibat Perang
Pemuda Indonesia Rasakan Pesona Budaya Tiongkok di Ningxia
Klaim Trump Hormuz Bebas Ranjau, JMIC: Masih Ada
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:46 WIB

Seminar Pola Asuh Anak di Era Digital di Way Lunik

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:33 WIB

Galon Bekas untuk Akuaponik,Budidaya Lele dan Kangkung

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:24 WIB

KKN UIN Ajak Pelestarian Lingkungan Lewat Tanam Pohon Berbuah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Kebakaran, Sedikitnya 14 Bayi Tewas di Pakistan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:07 WIB

SpaceX Rencananya Bangun Peluncuran Satelit Baru Senilai 100 Miliar Dolar AS

Berita Terbaru

Pola ASuh Anak di Era Digital UIN RIL [DE]

#indonesiaswasembada

Seminar Pola Asuh Anak di Era Digital di Way Lunik

Rabu, 26 Agu 2026 - 23:46 WIB

Akuaponik Galon Bekas untuk budidaya Lele dan Kangkung [DE]

#indonesiaswasembada

Galon Bekas untuk Akuaponik,Budidaya Lele dan Kangkung

Rabu, 26 Agu 2026 - 23:33 WIB

Perbaikan Lingkungan Dengan Cara Tanam Tanaman Berbuah [DE]

#indonesiaswasembada

KKN UIN Ajak Pelestarian Lingkungan Lewat Tanam Pohon Berbuah

Rabu, 26 Agu 2026 - 23:24 WIB

Ilustrasi kebakaran Pakistan [AI]

#indonesiaswasembada

Kebakaran, Sedikitnya 14 Bayi Tewas di Pakistan

Rabu, 26 Agu 2026 - 23:19 WIB