Iran Serang Target Militer AS di Yordania dan UEA

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILATAN Cahaya Senjata Iran saat Serang Pangkalan AS [xin]

KILATAN Cahaya Senjata Iran saat Serang Pangkalan AS [xin]

TEHERAN-Iran pada Senin (31/8) mengatakan pihaknya telah menyerang target-target militer Amerika Serikat (AS) di Yordania dan Uni Emirat Arab (UEA), serta menembak jatuh sebuah drone AS di atas Selat Hormuz, setelah AS melancarkan serangan terhadap peluncur roket Iran, yang menjadi serangan pertama AS terhadap Iran dalam sebulan terakhir. Serangan ini dilakukan membalas serangan AS 23 Agustus lalu.

Tim Hawkins, juru bicara Komando Pusat (CENTCOM) AS mengatakan serangan tersebut menargetkan dua peluncur roket di Pulau Larak, di lepas pantai Bandar Abbas dan sebelah selatan Pulau Hormuz.

Dalam sebuah pernyataan, Hawkins mengatakan bahwa pasukan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) terpantau sedang bersiap meluncurkan roket dan menyebar ranjau laut ke Selat Hormuz.

IRGC Iran mengatakan AS dan Israel menyerang Pulau Larak pada Minggu (30/8) malam waktu setempat, menewaskan dan melukai personel militer serta warga sipil.

Baca Juga:  Korban Penusukan di Pemukiman Paguyuban Register 45 Meninggal Dunia, Ini Penjelasan Kapolres Mesuji

Kantor berita semiresmi Iran, Tasnim, mengatakan setidaknya dua orang tewas dan dua lainnya terluka dalam “serangan drone oleh AS” di pulau tersebut.

IRGC pada Senin mengatakan bahwa pasukan kedirgantaraannya telah melancarkan serangan balasan menggunakan drone dan rudal balistik terhadap target-target AS di dua pangkalan udara di Yordania.

IRGC mengidentifikasi pangkalan udara yang menjadi sasaran sebagai King Hussein dan Al-Azraq, serta mengatakan bahwa serangan itu menghantam infrastruktur teknis dan pemeliharaan serta hanggar pesawat tempur milik AS, hingga menyebabkan kerusakan parah.

Menggambarkan serangan tersebut sebagai “hukuman bagi agresor,” IRGC mengatakan, “Agresi dan kejahatan tidak akan mengatasi keputusasaan musuh untuk melemahkan kendali Iran atas Selat Hormuz.”

IRGC menambahkan bahwa setiap aksi militer oleh musuh akan dibalas dengan respons yang lebih “menghancurkan” dan mereka telah meluncurkan puluhan drone ke Pangkalan Udara Al Minhad di UEA, menargetkan lokasi-lokasi penempatan helikopter dan personel AS.

Baca Juga:  Elfianah Benahi Infrastruktur Jalan, Petani Padi di Mesuji Sumringah

Secara terpisah, IRGC mengatakan telah menembak jatuh drone MQ-9 milik AS di atas Selat Hormuz dengan rudal pertahanan udara, menyebabkan drone tersebut jatuh ke perairan Teluk.

Baku tembak terbaru ini terjadi ketika konflik AS-Iran memasuki bulan keenam. Dalam beberapa pekan terakhir, AS telah meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran, dengan Menteri Keuangan AS Scott Bessent mendeklarasikan “D-Day ekonomi” terhadap Iran dan mengumumkan sanksi baru yang bertujuan semakin mengisolasi perekonomian negara itu. []


Penulis : Romy Agus


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Fasilitas Minyak & Listrik Libya Disabotase
Ketua Parlemen Iran: Agresi? Dibalas Lebih Menyakitkan
Warga Diminta Kurangi Aktivtas Luar Ruang
Netanyahu Ancam Iran dengan Serangan Besar-Besaran
The Death of Expertise
Pemda Diminta Ciptakan Mesin Pertumbuhan Baru
Entry Meeting BPK Dimulai, Marindo Tegaskan Pemeriksaan untuk Pastikan APBD Tepat Sasaran
Polres Mesuji Gerak Cepat Bagikan Masker Kepada Masyarakat Pasca Erupsi GAK

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 17:40 WIB

Fasilitas Minyak & Listrik Libya Disabotase

Senin, 7 September 2026 - 15:52 WIB

Ketua Parlemen Iran: Agresi? Dibalas Lebih Menyakitkan

Senin, 7 September 2026 - 15:31 WIB

Warga Diminta Kurangi Aktivtas Luar Ruang

Senin, 7 September 2026 - 15:12 WIB

Netanyahu Ancam Iran dengan Serangan Besar-Besaran

Senin, 7 September 2026 - 15:04 WIB

The Death of Expertise

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Fasilitas Minyak & Listrik Libya Disabotase

Senin, 7 Sep 2026 - 17:40 WIB

#indonesiaswasembada

Ketua Parlemen Iran: Agresi? Dibalas Lebih Menyakitkan

Senin, 7 Sep 2026 - 15:52 WIB

#indonesiaswasembada

Warga Diminta Kurangi Aktivtas Luar Ruang

Senin, 7 Sep 2026 - 15:31 WIB

PM Israel Benjamin Netanyahu

#indonesiaswasembada

Netanyahu Ancam Iran dengan Serangan Besar-Besaran

Senin, 7 Sep 2026 - 15:12 WIB

#indonesiaswasembada

The Death of Expertise

Senin, 7 Sep 2026 - 15:04 WIB