BERITA TERKINI

#indonesiaswasembada
Rabu, 6 Mei 2026 | 12:08 WIB

#indonesiaswasembada
Rabu, 6 Mei 2026 | 09:53 WIB

#indonesiaswasembada
Rabu, 6 Mei 2026 | 08:46 WIB

#indonesiaswasembada
Rabu, 6 Mei 2026 | 06:04 WIB
EKBIS

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada
Rabu, 6 Mei 2026 | 05:45 WIB

#indonesiaswasembada
Rabu, 6 Mei 2026 | 05:30 WIB

#indonesiaswasembada
Rabu, 6 Mei 2026 | 01:08 WIB
POLITIK

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada


#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada
Selasa, 5 Mei 2026 | 14:46 WIB

#indonesiaswasembada
Selasa, 5 Mei 2026 | 14:25 WIB
![Program Studi Kimia Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Raden Intan Lampung menyelenggarakan kegiatan Studium Generale bertema Biosensor: Prinsip Dasar dan Penerapannya dalam Diagnostik Medis pada Jumat.[De]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/Studium-General-FST-UIN-RIL-17-1-750x375-1-85x85.jpeg)
#indonesiaswasembada
Selasa, 5 Mei 2026 | 14:15 WIB
![Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris (HMJ PBI) atau English Student Association (ESA) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) kembali menggelar Spectacular English Competition (SPEC) 7.0.[De]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/spec-pbi-750x375-1-85x85.jpg)
#indonesiaswasembada
Selasa, 5 Mei 2026 | 14:12 WIB
PARIWISATA

#indonesiaswasembada
Selasa, 5 Mei 2026 | 07:25 WIB

#indonesiaswasembada
Selasa, 5 Mei 2026 | 07:20 WIB

#indonesiaswasembada
Senin, 4 Mei 2026 | 21:37 WIB

#indonesiaswasembada
Senin, 4 Mei 2026 | 20:45 WIB
LIFE STYLE

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada
Senin, 4 Mei 2026 | 19:48 WIB

#indonesiaswasembada
Senin, 4 Mei 2026 | 16:35 WIB
OLAHRAGA
![Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Lampung, Muhammad Firsada, resmi menyandang gelar Doktor Ilmu Pengembangan Masyarakat Islam.[De]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/09.52.51-800x533-1-750x375-1-85x85.jpeg)
#indonesiaswasembada
Senin, 4 Mei 2026 | 14:23 WIB
![BANDAR LAMPUNG – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) melalui Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) menggelar Workshop Peningkatan Kompetensi Dosen Penyusunan Instrumen Penilaian Berbasis Outcome Based Education (OBE) sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus mendukung implementasi kurikulum berbasis OBE di lingkungan kampus.Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Rektor (WR) I Bidang Akademik dan Kelembagaan, Prof. Andi Thahir, M.A., Ed.D, Senin (04/05/2026). Dalam arahannya, Prof. Andi menegaskan bahwa workshop tersebut merupakan kebutuhan yang mendesak.“Workshop ini memang keharusan yang mendesak, karena kita harus sinergi dengan Rektor. Rektor ingin prodi-prodi di UIN Raden Intan Lampung sudah memiliki akreditasi internasional,” ujarnya.WR I mengakui, implementasi kurikulum OBE di UIN Raden Intan Lampung hingga saat ini masih belum benar-benar landing. Karena itu, ia menekankan pentingnya pemahaman terhadap substansi kurikulum.“Yang penting kita memahami kontennya. Dengan adanya workshop ini, kita harapkan pemahaman itu semakin kuat,” kata dia.Menurut Prof. Andi, ada dua hal penting yang menjadi kekuatan utama program studi, yakni kurikulum dan akreditasi. Ia mengingatkan bahwa ujung tombak UIN Raden Intan Lampung ada di tingkat program studi, sehingga percepatan pertumbuhan institusi sangat ditentukan dari sana.Dalam workshop ini, lanjutnya, peserta tidak hanya diharapkan memahami konsep OBE secara teoritis, tetapi juga mampu menyusun blueprint atau kisi-kisi asesmen, merancang instrumen penilaian, serta mengembangkan rubrik penilaian yang terukur, transparan, dan aplikatif.Peserta workshop terdiri atas 49 ketua program studi jenjang S1, S2, dan S3, ditambah 9 ketua Gugus Penjaminan Mutu (GPM), serta sejumlah unsur pendukung dari Lembaga Penjaminan Mutu (LPM).Ketua LPM Bambang Irfani, Ph.D menjelaskan, kaprodi dan GPM diundang secara khusus karena kegiatan ini berkaitan langsung dengan implementasi kurikulum OBE yang mulai dikerjakan UIN Raden Intan Lampung sejak 2023, namun sampai sekarang dinilai masih belum benar-benar selesai.“Jadi kita sambil belajar. Mohon bimbingan dari narasumber, terutama untuk penyusunan dokumen penilaian. Kalau ini sudah settle, nanti akan dimasukkan ke sistem akademik kita, Siaril. Kita pastikan dulu penyusunan instrumen kita. Kalau sudah oke, baru dimasukkan ke Siaril,” jelasnya.Ia menegaskan, kurikulum pada dasarnya menjadi otoritas program studi, dengan dukungan LPM. Karena itu, kaprodi memiliki peran utama dalam mengelola seluruh dokumen kurikulum dan penilaian.“Berikan yang terbaik. Sehingga saat audit ISO eksternal, atau bahkan akreditasi, dokumen kita sudah siap. Itu harapan kita semua. Persiapkan sebaik-baiknya,” ujar Bambang.Melalui workshop ini, panitia berharap para kaprodi dan GPM memperoleh insight tentang penyusunan instrumen OBE, yang selanjutnya dapat didiseminasikan ke masing-masing program studi. Hasil workshop ini juga akan dievaluasi kembali sebagai bahan pertimbangan tindak lanjut.Workshop dilaksanakan selama empat hari (4-7 Mei 2026) dan dibagi dalam dua angkatan, yakni angkatan I dan angkatan II. Dua hari pertama berlangsung secara luring di Ruang Meeting Lantai 1 Gedung Academic and Research Center UIN Raden Intan Lampung, sedangkan dua hari berikutnya dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting.Adapun narasumber atau fasilitator yang dihadirkan dalam workshop ini dari UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto yakni Kepala Satuan Pengawas Internal (SPI) Prof. Dr. Drs. H. Rohmad, M.Pd., serta Kepala Pusat Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Dr. Muhammad Nurhalim, M.Pd.Selama workshop, peserta mendapatkan rangkaian materi yang cukup lengkap, mulai dari pre-test, landasan konseptual Outcome Based Education di perguruan tinggi, rumusan CPMK, Sub-CPMK dan indikator, dan penyusunan blueprint atau kisi-kisi asesmen.Kemudian, materi lainnya yakni pengembangan soal pilihan ganda berbasis HOTS, asesmen kinerja (performance assessment), pengembangan portofolio dan proyek, self-assessment, peer assessment, rubrik penilaian berbasis outcome, post-test, review seluruh rangkaian kegiatan, hingga presentasi portofolio workshop.[De]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/1001337449-750x375-1-85x85.jpg)
#indonesiaswasembada
Senin, 4 Mei 2026 | 14:20 WIB
INTERNASIONAL


#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada

#indonesiaswasembada
![BANDAR LAMPUNG – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) menegaskan langkah penajaman program dan keberlanjutan kinerja tahun 2026 melalui penandatanganan kontrak kinerja Indikator Kinerja Utama (IKU) dan penyerahan Rencana Kerja Tahunan (RKT) oleh seluruh pimpinan bersama Rektor, disaksikan para wakil rektor, Senin (04/05/2026) di Ruang Rapat Rektor.Agenda ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) 19 April 2026. Rekomendasi raker tersebut diterjemahkan kembali dalam arah kebijakan yang lebih operasional, terutama terkait penajaman anggaran, efisiensi, serta fokus program prioritas kampus.Wakil Rektor II UIN Raden Intan Lampung, Prof. Dr. Safari, M.Sos.I, menjelaskan bahwa kebijakan penajaman (efisiensi) anggaran tahun 2026 mengacu pada kebijakan pemerintah pusat tentang penataan belanja satuan kerja serta rekomendasi rapat kerja 19 April 2026.Ia menegaskan, anggaran 2026 diarahkan pada program-program strategis yang memiliki dampak langsung terhadap target universitas“Anggaran ini menjadi stimulan. Karena itu harus difokuskan pada kegiatan prioritas strategis,” ujar Prof. Safari.Program prioritas yang dimaksud antara lain mendukung pendirian Fakultas Kedokteran, menunjang upaya mempertahankan akreditasi perguruan tinggi (APT) Unggul, termasuk kebutuhan sertifikasi dan pemeringkatan internasional, serta peningkatan jumlah mahasiswa baru.Selain itu, rapat juga membahas penyatuan gedung pascasarjana agar fasilitas yang ada dapat terintegrasi dan lebih efisien.Di bidang efisiensi, Prof. Safari meminta seluruh unit melaporkan dampak nyata dari kebijakan penghematan, terutama terkait penggunaan listrik dan air serta optimalisasi fasilitas kampus menjadi bagian dari kebijakan baru pola kerja.“Harus ada statistiknya. Jangan hanya kebijakan kerja dari rumah, tapi tidak terukur dampaknya. Tujuan pola kerja itu untuk penghematan energi,” ujarnya.Sementara itu, Rektor UIN Raden Intan Lampung Prof. H. Wan Jamaluddin Z, M.Ag., Ph.D. mengingatkan seluruh pimpinan agar tetap menjaga semangat kerja di tengah kondisi anggaran yang mengalami penyesuaian.“Apapun itu kita tetap harus bersyukur kepada Allah SWT. Saya berharap kita semua tetap bisa menjaga, memelihara, bahkan meningkatkan semangat kinerja kita,” kata Rektor.Ia menegaskan, hak-hak dasar aparatur tidak terganggu. “Gaji, tunjangan kinerja, sertifikasi insya Allah tetap berjalan,” ujarnya.Karena itu, menurut Rektor, penyesuaian anggaran tidak boleh menjadi alasan menurunnya kinerja. Ia mengajak seluruh sivitas akademika mengikuti arahan pemerintah terkait pola kerja baru dengan semangat hidup lebih sederhana.Rektor menilai semangat efisiensi harus tercermin dalam kehidupan kampus sehari-hari, mulai dari penghematan listrik, air, hingga penggunaan kendaraan operasional.Rektor melanjutkan, kampus perlu mengoptimalkan aset serta membuka peluang sumber pendanaan eksternal yang dapat menopang pelaksanaan tridarma perguruan tinggi dan pengembangan kampus.Ia juga menaruh perhatian pada mahasiswa melalui skema beasiswa dan dukungan pembiayaan studi.“Tingkat kepedulian kita kepada mahasiswa bisa disiasati melalui reward atas capaian mereka, misalnya bantuan UKT yang langsung dibayarkan untuk mahasiswa yang bersangkutan. Itu lebih terukur dan mudah diawasi,” ujarnya.Rektor juga mengimbau pimpinan yang memiliki jejaring dengan dunia usaha, industri, dan pihak eksternal lainnya agar ikut membantu membuka peluang dukungan bagi mahasiswa dan alumni, terutama untuk membantu penyelesaian studi dan keberlanjutan pengabdian pasca studi.Dalam kesempatan itu, Rektor kembali menegaskan pentingnya soliditas tim kerja.“Kita membutuhkan monoloyalitas dan soliditas tim kerja. Jangan mudah terpengaruh isu ini dan itu. Dengan tim baru ini saya menaruh kepercayaan yang sangat besar,” katanya.Prof Wan mengingatkan bahwa tantangan akreditasi dua tahun ke depan tidak ringan. Karena itu, seluruh unit diminta mulai menyiapkan dokumen berbasis data faktual sejak sekarang.“Kalau dicicil dari sekarang, dua tahun ke depan seluruh kebutuhan dokumen sudah siap,” ujarnya.Rektor juga menaruh harapan pada tim baru agar menghadirkan terobosan-terobosan baru bagi kemajuan UIN Raden Intan Lampung.“Apapun situasi dan kondisi yang kita hadapi, kita harus siap. Optimisme harus tetap tinggi. Alhamdulillah UIN Raden Intan Lampung masih bisa beradaptasi,” katanya.Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Kontrak Kinerja IKU dan penyerahan RKT Tahun 2026 oleh seluruh pimpinan kepada Rektor, disaksikan para Wakil Rektor.Langkah penajaman program, efisiensi anggaran, dan penguatan kinerja tahun 2026 ini juga menjadi bagian dari keberlanjutan arah kepemimpinan Rektor UIN Raden Intan Lampung dalam periode Ber-ISI Mendunia, yang menekankan penguatan institusi, daya saing internasional, serta keberlanjutan pengembangan kampus.[De]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/1001337515-750x375-1-85x85.jpg)
#indonesiaswasembada
Senin, 4 Mei 2026 | 14:17 WIB

#indonesiaswasembada
Senin, 4 Mei 2026 | 10:33 WIB