HAJI 2026: Dugaan Pungli Tawaf di Makkah Terus Mencuat

Selasa, 26 Mei 2026 | 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tawaf

tawaf

PENGAWASAN penyelenggaraan ibadah haji 2026 kembali menyoroti persoalan perlindungan jemaah lansia.Terungkap dugaan praktik pungutan liar terhadap jemaah lanjut usia untuk layanan tawaf dan tawaf wada di Makkah.

Temuan tersebut disampaikan Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI 2026, Abdul Wachid saat melepas keberangkatan jemaah menuju Arafah dari Hotel 502 Safwat Alshuruq, Sektor 5 Raudhah, Jumat (22/5/2026). Menurutnya, praktik tersebut dilakukan oleh oknum yang memanfaatkan kondisi fisik jemaah lansia.

“Kami menemukan ada oknum yang memanfaatkan jemaah yang sudah tua,” kata Abdul Wachid. Ia menjelaskan, sejumlah jemaah diminta membayar biaya besar untuk layanan pendampingan tawaf menggunakan kursi roda.

Nominal pungutan yang ditemukan bahkan mencapai jutaan rupiah. “Ada yang dikenai untuk tawaf ini dan juga tawaf wada itu dikenai Rp5 juta. Ada yang dikenai Rp7 juta setengah,” ungkapnya.

Baca Juga:  Mirza Kenalkan Anak Kyai Batua dan Sinta; Puspa dan Muli Sikop

Timwas Haji DPR kini tengah menelusuri dugaan praktik tersebut, terutama terhadap jemaah asal Grobogan dan Jakarta yang disebut menjadi fokus temuan awal di lapangan. “Nanti kami akan cari terutama jemaah yang sudah kami temui jadi fokusnya adalah jemaah Grobogan dan jemaah dari Jakarta,” ujarnya.

Abdul Wachid menegaskan layanan pendampingan bagi jemaah yang membutuhkan bantuan, termasuk penggunaan kursi roda, seharusnya dapat dibantu oleh petugas haji resmi tanpa pungutan liar.

“Itu tidak perlu bayar. Petugas haji dari Kementerian Haji nanti akan turun tangan untuk membantu mendorong kursi roda untuk tawaf dan juga tawaf wada,” tegasnya.

Persoalan perlindungan jemaah lansia menjadi isu penting dalam penyelenggaraan haji tahun ini. Jumlah jemaah berusia lanjut yang cukup besar membuat kebutuhan pendampingan, transportasi, hingga layanan kesehatan meningkat signifikan, terutama menjelang puncak ibadah Armuzna.

Baca Juga:  Sekber 3 Konstituen tak Ingin Pimpinan Daerah Berakhir di Penjara

Di sisi lain, kondisi kepadatan jemaah di Masjidil Haram sering kali memunculkan celah praktik percaloan maupun pungutan tidak resmi terhadap jemaah yang membutuhkan bantuan fisik. Karena itu, Timwas meminta pengawasan petugas diperketat agar jemaah tidak menjadi korban eksploitasi.

Selain persoalan pungli, Abdul Wachid juga mengingatkan pentingnya koordinasi antara ketua regu, ketua rombongan, syarikah, dan petugas haji agar pergerakan jemaah menuju Armuzna berjalan tertib dan aman.

“Kami berharap nanti para ketua regu, ketua rombongan dan kerja sama dengan syarikat dan para petugas haji bisa dikendalikan dengan baik sehingga tidak terjadi jemaah yang tidak dapat mobil atau jangan-jangan terjadi jemaah yang berjalan kaki,” katanya. []


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : DPR RI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Optimalkan Layanan Puncak Haji PPIH Bentuk Timsus Mina Untuk Jama’ah Lansia Dan Sakit 
“Kita Punya Polisi, TNI, Imigrasi, Kok TPPO Masih Terjadi”
HAJI 2026: 7.488 Jemaah Gunakan Kursi Roda
HAJI 2026: Terlambat, Sarapan Pagi Diganti Mie Instan Jelang Wukuf
JMSI Ingatkan Pemprov Lampung Terkait Kerjasama Media
Penerapan Delay System Mudik Lebaran 2026 di Ruas Tol Bakter Diusulkan Raih Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti
Gubernur Lampung Apresiasi Pansus DPRD atas Pendalaman Substansi LKPJ Tahun Anggaran 2025
Lampung Bangun Ekosistem Pembayaran Digital untuk Pelayanan Publik

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:58 WIB

Optimalkan Layanan Puncak Haji PPIH Bentuk Timsus Mina Untuk Jama’ah Lansia Dan Sakit 

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:12 WIB

HAJI 2026: Dugaan Pungli Tawaf di Makkah Terus Mencuat

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:57 WIB

“Kita Punya Polisi, TNI, Imigrasi, Kok TPPO Masih Terjadi”

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:20 WIB

HAJI 2026: 7.488 Jemaah Gunakan Kursi Roda

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:51 WIB

HAJI 2026: Terlambat, Sarapan Pagi Diganti Mie Instan Jelang Wukuf

Berita Terbaru

tawaf

#indonesiaswasembada

HAJI 2026: Dugaan Pungli Tawaf di Makkah Terus Mencuat

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:12 WIB

TPPO

#indonesiaswasembada

“Kita Punya Polisi, TNI, Imigrasi, Kok TPPO Masih Terjadi”

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:57 WIB

Kerja Panitia Haji Harus Lebih BaiK

#indonesiaswasembada

HAJI 2026: 7.488 Jemaah Gunakan Kursi Roda

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:20 WIB

Arafah

#indonesiaswasembada

HAJI 2026: Terlambat, Sarapan Pagi Diganti Mie Instan Jelang Wukuf

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:51 WIB