Wagub Jihan Tinjau Langsung Calon Siswa Sekolah Rakyat, Wujud Komitmen Pemerintah Mengawal Masa Depan Generasi Muda Lampung

Jumat, 10 Juli 2026 | 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengunjungi rumah calon siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas Provinsi Lampung di Kelurahan Imopuro, Kecamatan Metro Pusat, Kamis (9/7/2026).[De]

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengunjungi rumah calon siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas Provinsi Lampung di Kelurahan Imopuro, Kecamatan Metro Pusat, Kamis (9/7/2026).[De]

METRO —– Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengunjungi rumah calon siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas Provinsi Lampung di Kelurahan Imopuro, Kecamatan Metro Pusat, Kamis (9/7/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bentuk perhatian Pemerintah Provinsi Lampung dalam memastikan kesiapan peserta didik beserta keluarganya menjelang pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan dimulainya Tahun Ajaran Baru 2026/2027 pada 14 Juli 2026.

Anak yang dikunjungi adalah Febbiyanti (15), putri dari pasangan Sudi Can dan almarhumah Asmanah.

Febbiyanti akan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA dan menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat Permanen Provinsi Lampung yang berlokasi di Kota Baru, Kabupaten Lampung Selatan.

Kunjungan ini menjadi momentum untuk memastikan kesiapan calon siswa sekaligus memberikan pendampingan kepada keluarga penerima manfaat.

Kepada Febbiyanti, Wagub Jihan memberikan motivasi agar tetap semangat belajar dan terus mengejar cita-citanya menjadi seorang guru.

Ia juga menyemangati Asdi, kakak Febbiyanti, yang saat ini menjadi relawan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), agar terus menabung dan melanjutkan kuliahnya yang sempat tertunda sehingga dapat meningkatkan taraf hidup keluarga.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Jihan juga menjelaskan sistem pendidikan di Sekolah Rakyat yang menerapkan konsep boarding school.

Baca Juga:  BPBL Lampung Turun, dari 10.800 jadi 9.800 Yang Dialokasikan

Menurutnya, seluruh kebutuhan dasar peserta didik telah disiapkan pemerintah, mulai dari tempat tinggal yang nyaman, konsumsi tiga kali sehari, hingga fasilitas penunjang olahraga dan pembinaan spiritual.

“Di Sekolah Rakyat, anak-anak akan mendapatkan pendampingan selama 24 jam oleh wali asuh. Mereka tidak hanya mendapatkan pendidikan akademik, tetapi juga pembinaan karakter, kedisiplinan, dan kemandirian sehingga dapat tumbuh menjadi generasi yang unggul,” ujarnya.

Wagub Jihan mengatakan kehadiran Sekolah Rakyat tidak hanya memberikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan, tetapi juga menjadi pintu masuk untuk menghadirkan intervensi pemerintah secara lebih menyeluruh terhadap kondisi sosial dan kesejahteraan keluarga.

Ia menjelaskan, pemerintah berupaya menghadirkan berbagai program yang saling terintegrasi agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.

Menurutnya, pendidikan melalui Sekolah Rakyat, Program Makan Bergizi Gratis, hingga bantuan sosial seperti PKH merupakan bagian dari upaya bersama pemerintah pusat dan daerah dalam memutus rantai kemiskinan.

Sekolah Rakyat Permanen Provinsi Lampung di Kota Baru, Kabupaten Lampung Selatan, dijadwalkan memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 14 Juli 2026, bertepatan dengan dimulainya Tahun Ajaran Baru 2026/2027.

Baca Juga:  Dave Laksono Pantau 4 ABK WNI yang di Sandera di Perairan Somalia

Sehari sebelumnya, yakni pada 13 Juli 2026, seluruh peserta didik dijadwalkan memasuki asrama untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan, kegiatan open house, serta doa bersama sebagai rangkaian awal sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.

Sekolah berkonsep boarding school tersebut akan menampung sebanyak 413 peserta didik jenjang SD, SMP, dan SMA yang berasal dari 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

Jumlah tersebut terdiri atas 270 peserta didik baru, 71 siswa yang dipindahkan dari Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 32 Lampung Selatan, serta 72 siswa dari Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 35 Bandar Lampung, baik peserta didik baru maupun siswa yang melanjutkan ke jenjang berikutnya.

Melalui Sekolah Rakyat, Pemerintah berkomitmen memperluas akses pendidikan yang berkualitas sekaligus memastikan peserta didik beserta keluarganya memperoleh dukungan yang diperlukan agar proses belajar dapat berlangsung secara optimal, sehingga semakin banyak generasi muda Lampung memiliki kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik.[]


Penulis : Desty Efriyani


Editor : Nara


Sumber Berita : Pemprov Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Pemprov Lampung Perkuat SDM Desa Melalui Pelatihan Vokasi Gerakan Cipta Ekonomi Produktif 2026
Kunjungi Calon Siswi Sekolah Rakyat di Lampung Timur, Wagub Jihan Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Jalan Menuju Masa Depan yang Lebih Baik
Gubernur Lampung Dianugerahi Tongkat Pusaka dan Lencana Kerajaan Paksi Pak Sekala Bekhak
Pemprov Lampung Perkuat SDM Desa Melalui Pelatihan Vokasi Gerakan Cipta Ekonomi Produktif 2026
PHC Ubah Wajah Perkebunan Kopi Lampung, Gubernur Mirza Dorong Produktivitas Kopi Meningkat
Kapolres Mesuji Kembali Terima Penyerahan 9 Pucuk Senpira Dari Masyarakat
Dukung Kortas Tipidkor Polri Ungkap Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara Penyebab Blackout di Sumatera,
Pasca Pembantaian Tapir di Kawasan Register 45, Sat Binmas Polres Mesuji Gelar Sambang Binluh

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:31 WIB

Pemprov Lampung Perkuat SDM Desa Melalui Pelatihan Vokasi Gerakan Cipta Ekonomi Produktif 2026

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:19 WIB

Wagub Jihan Tinjau Langsung Calon Siswa Sekolah Rakyat, Wujud Komitmen Pemerintah Mengawal Masa Depan Generasi Muda Lampung

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:15 WIB

Kunjungi Calon Siswi Sekolah Rakyat di Lampung Timur, Wagub Jihan Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Jalan Menuju Masa Depan yang Lebih Baik

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:24 WIB

Gubernur Lampung Dianugerahi Tongkat Pusaka dan Lencana Kerajaan Paksi Pak Sekala Bekhak

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:20 WIB

Pemprov Lampung Perkuat SDM Desa Melalui Pelatihan Vokasi Gerakan Cipta Ekonomi Produktif 2026

Berita Terbaru