Dave Laksono Pantau 4 ABK WNI yang di Sandera di Perairan Somalia

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEMERINTAH telah mengambil langkah pembebasan 4 WNI di perairan Somali [Hs]

PEMERINTAH telah mengambil langkah pembebasan 4 WNI di perairan Somali [Hs]

BADUNG – Wakil Ketua Komisi I Dave Akbarshah Fikarno Laksono memastikan pihaknya terus memantau insiden penyanderaan empat Warga Negara Indonesia (WNI) anak buah kapal tanker MT Honour 25 di perairan Somalia. Ia menyatakan bahwa koordinasi intensif telah berjalan bersama Kementerian Luar Negeri serta Kedutaan Besar Republik Indonesia guna menjamin keselamatan para korban.

“Informasi tersebut memang sudah kita pantau dan terima, di mana pihak KBRI, Kemlu, maupun instansi terkait terus memantau kondisi di lapangan,” ujar Dave saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I ke Badung, Bali, Jumat (26/06/2026).

Baca Juga:  Teguh Santosa: Tidak Benar Putin Kritik Prabowo

Lebih lanjut, Politisi Fraksi Partai Golkar itu menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan serangkaian tahapan terukur untuk menyelesaikan krisis tersebut. Pertama, negara mengutamakan pendekatan melalui jalur diplomasi resmi guna membuka ruang negosiasi. Kedua, opsi tindakan tegas tetap terbuka bergantung pada perkembangan situasi di lokasi kejadian.

“Bila memang dibutuhkan, tentu akan dilakukan operasi-operasi khusus untuk melakukan pembebasan terhadap WNI kita,” tegasnya.

Baca Juga:  BERITA FOTO: Erupsi Krakatau

Diketahui, kapal tanker MT Honour 25 yang juga dikenal sebagai MT Ander 25 dilaporkan dibajak oleh perompak di perairan Somalia sejak 21 April 2026. Hingga saat ini, parlemen terus mendorong seluruh instansi terkait bekerja cepat demi memastikan keempat anak bangsa tersebut dapat kembali ke tanah air dengan selamat.[]


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : DPR RI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Rusia Hancurkan 25% Fasilitas Internet dan Starlink Ukraina
Pertemuan Xi-Trump Suntik Kepercayaan dan Stabilitas Global
Menlu Iran: Lebih dari 5.000 Tewas dalam Serangan AS-Israel
Persenjataan Iran Aman, Ditempatkan di Bawah Tanah
Trump Tolak Usulan Iran: Hormuz Merana, Perang Jalan Terus
Lampung Perkuat Pembangunan SDM Berbasis Akhlak
Mirza Buka “Gubernur Lampung Badminton Open 2026”
Asian Games: Angkat Besi Pecahkan Enam Rekor Dunia

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 23:27 WIB

Rusia Hancurkan 25% Fasilitas Internet dan Starlink Ukraina

Minggu, 27 September 2026 - 23:17 WIB

Pertemuan Xi-Trump Suntik Kepercayaan dan Stabilitas Global

Minggu, 27 September 2026 - 21:22 WIB

Menlu Iran: Lebih dari 5.000 Tewas dalam Serangan AS-Israel

Minggu, 27 September 2026 - 21:21 WIB

Persenjataan Iran Aman, Ditempatkan di Bawah Tanah

Minggu, 27 September 2026 - 18:36 WIB

Trump Tolak Usulan Iran: Hormuz Merana, Perang Jalan Terus

Berita Terbaru

Foto yang diabadikan pada 15 Agustus 2024 ini memperlihatkan sebuah tank Ukraina yang hancur akibat serangan Rusia di Toretsk. (Xinhua)

Berita Utama

Rusia Hancurkan 25% Fasilitas Internet dan Starlink Ukraina

Minggu, 27 Sep 2026 - 23:27 WIB

Presiden Tiongkok Xi Jinping melakukan diskusi dalam kelompok kecil dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Ruang Oval setelah upacara penyambutan di Gedung Putih, Washington DC, AS, pada 24 September 2026. Trump menggelar upacara penyambutan bagi Xi, yang sedang melakukan kunjungan kenegaraan ke AS, di Gedung Putih pada Kamis (24/9). (Xinhua)

Berita Utama

Pertemuan Xi-Trump Suntik Kepercayaan dan Stabilitas Global

Minggu, 27 Sep 2026 - 23:17 WIB


Foto yang diabadikan pada 23 Maret 2026 ini menunjukkan sebuah bangunan yang hancur di daerah permukiman usai serangan gabungan Amerika Serikat-Israel terhadap Iran di Teheran, Iran. (Xinhua)

Berita Utama

Menlu Iran: Lebih dari 5.000 Tewas dalam Serangan AS-Israel

Minggu, 27 Sep 2026 - 21:22 WIB

Iran sangat siap Hadapi Perang, lawan Amerika sekalipun

Berita Utama

Persenjataan Iran Aman, Ditempatkan di Bawah Tanah

Minggu, 27 Sep 2026 - 21:21 WIB

Presiden AS Larangan Beberapa media liputan di Gedung Putih. Menurutnya larangan itu karena media tersebut sering membuat laporan palsu.[Xinhua]

Berita Utama

Trump Tolak Usulan Iran: Hormuz Merana, Perang Jalan Terus

Minggu, 27 Sep 2026 - 18:36 WIB