AHMAD Junaidi Auly meminta pemerintah untuk menambah alokasi program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) bagi masyarakat Provinsi Lampung.
Dalam pertemuan tersebut, Anggota Komisi XII DPR RI itu mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung telah mengusulkan lebih dari 30.600 calon penerima manfaat program BPBL.
Namun, berdasarkan informasi yang diterimanya, kuota yang dialokasikan untuk Lampung hanya sekitar 9.800 sambungan listrik.
“BPBL di Lampung berdasarkan informasi yang saya terima, alokasi yang tersedia hanya sekitar 9.800. Padahal pada tahun 2025 lalu Lampung dapat 10.800 sambungan listrik,” ujarnya.
Politisi Fraksi PKS tersebut menilai jumlah tersebut perlu dievaluasi mengingat secara nasional kuota penerima manfaat BPBL justru mengalami peningkatan pada tahun 2026. Menurutnya, jumlah penerima subsidi BPBL secara nasional naik dari 215 ribu kepala keluarga menjadi 250 ribu kepala keluarga.
“Kami meminta agar alokasi ini disesuaikan. Paling tidak 50 persen dari total usulan lebih dari 30.600 penerima tersebut dapat dipenuhi melalui subsidi BPBL. Dengan begitu, lebih banyak masyarakat Lampung yang dapat menikmati akses listrik yang layak,” pungkasnya. []
Penulis : Heri Suroyo
Editor : Romy Agus
Sumber Berita : DPR RI, MPR RI















