Ideologi Pembangunan Prabowo Dipengaruhi Politik Global, Hilirasi untuk Perkuat Ekonomi Negara

Senin, 4 Mei 2026 | 20:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG — Ideologi pembangunan yang diusung Presiden Prabowo Subianto tidak terlepas dari cara dirinya memandang posisi Indonesia di tengah perubahan lanskap politik internasional yang begitu dinamis dalam beberapa waktu belakangan ini.

Di tengah situasi baru ini, Indonesia tidak boleh hanya menjadi penonton. Karenanya Indonesia aktif melibatkan diri sehingga tidak menjadi sitting duck.

Demikian disampaikan Direktur Geopolitik GREAT Institute Dr. Teguh Santosa dalam Workshop Magang Komunikasi Pembangunan yang diselenggarakan Nexus Digital Strategy di Aula Pramewswara Kantor Walikota Palembang, Sumatera Selatan, Senin, 4 Mei 2026.

Workshop ini diikuti sekitar 50 pemuda dan mahasiswa yang aktif sebagai content creator berbagai isu pembangunan baik di Palembang dan Sumatera Selatan, maupun isu pembangunan nasional.

Workshop diawali dengan sambutan Kordinator Nexus Digital Strategy di Sumatera Selatan, Rudianto Widodo, dan dibuka Walikota Palembang Ratu Dewa yang diwakili Asisten III Setda Kota Palembang Akhmad Bastari.

Dalam pemaparannya, Teguh menyampaikan bahwa dunia sedang berada pada situasi baru di mana tercipta multipolarisme yang ditandai dengan kemunculan sejumlah negara yang ingin memainkan peranan penting dan vital di panggung global.

Baca Juga:  Wartawan Dipanggil Polres Konawe Selatan, JMSI Sultra: Sengketa Pemberitaan Jangan Dipaksa Jadi Perkara Pidana

“Sejumlah kebijakan domestik pemerintahan Prabowo ditujukan untuk memperkuat kuda-kuda Indonesia memasuki tata dunia yang telah berubah itu,” ujar Teguh.

Kebijakan Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dan Sekolah Rakyat adalah bagian dari usaha Prabowo Subianto membangun ekosistem yang memungkinkan peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk kualitas kesejahteraan dan keadilan.

“Presiden Prabowo memahami benar bahwa keunggulan negara bangsa dalam persaingan mutakhir dunia ditentukan kualitas sumber daya manusia yang mampu mengelola sumber daya alam,” kata Teguh.

Dengan demikian kebijakan hilirisasi juga ditujukan untuk penyerapan tenaga kerja dan memperkuat pondasi ekonomi negara, tambah Teguh.

Selaras dengan itu, isu lingkungan hidup pun mendapatkan perhatian besar dari Prabowo. “Jangan sampai berbagai upaya untuk memperkuat kaki ekonomi justru mengabaikan aspek lingkungan hidup. Pembangunan ini harus berdimensi keberlanjutan,” lanjut Teguh.

Baca Juga:  Residivis Pencuri Truk Lintas Provinsi di Ringkus Satreskrim Mesuji

Teguh juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam mengkomunikasikan kebijakan pembangunan pemerintah kepada masyarakat. Aktivitas generasi muda di platform digital harus menjadi jembatan komunikasi sehingga kebijakan pembangunan dapat dipahami dan didukung oleh masyarakat, kata Teguh.

Workshop Magang Komunikasi Pembangunan ini merupakan salah satu upaya Nexus Digital Strategy dalam meningkatkan kemampuan para content creator di daerah sehingga dapat meningkatkan kualitas konten yang dihasilkan dan kesadaran masyarakat tentang isu-isu pembangunan.

Selain di Palembang, secara simultan workshop juga digelar di tujuh kota lain, yakni Medan, Surabaya, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Balikpapan, dan Bali. Teguh berharap workshop ini dapat menjadi inspirasi bagi para content creator untuk terus meningkatkan kemampuan mereka dan berkontribusi dalam pembangunan Indonesia.

Di akhir pemaparan materi, Teguh menyerahkan buku “Reunifikasi Korea: Game Theory” yang diangkat dari disertasinya di Jurusan Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran. []


Penulis : Rudi Alfian


Editor : Romy Agus


Sumber Berita : Palembang

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Kepala BNPT RI Apresiasi Film Toleransi “Ageman” 
Bimtek Review SAKIP, Dorong Kinerja Perangkat Daerah
Iran: Syarat Perundingan dengan AS sudah Disampaikan oleh Qatar
Menteri LH: Presiden RI Lakukan Pengendalian Perubahan Iklim
Kronologi Temuan Ombudsman soal Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
Soal Lapas Cibinong, Ketua DPR: Sanksi Tegas Bila Terbukti 
Pendidikan Dasar Gratis Tak Cukup Hapus Biaya, Ledia Hanifah Soroti Sekolah Rusak dan Ketimpangan 3T
Sufmi Dasco : RUU Ketenagakerjaan Selesai Bulan Oktober

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 21:34 WIB

Kepala BNPT RI Apresiasi Film Toleransi “Ageman” 

Kamis, 24 September 2026 - 21:28 WIB

Bimtek Review SAKIP, Dorong Kinerja Perangkat Daerah

Kamis, 24 September 2026 - 21:23 WIB

Iran: Syarat Perundingan dengan AS sudah Disampaikan oleh Qatar

Kamis, 24 September 2026 - 21:17 WIB

Menteri LH: Presiden RI Lakukan Pengendalian Perubahan Iklim

Kamis, 24 September 2026 - 21:11 WIB

Kronologi Temuan Ombudsman soal Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Berita Terbaru

Komjen Pol. (Purn.) Eddy Hartono

Berita Utama

Kepala BNPT RI Apresiasi Film Toleransi “Ageman” 

Kamis, 24 Sep 2026 - 21:34 WIB

Berita Utama

Bimtek Review SAKIP, Dorong Kinerja Perangkat Daerah

Kamis, 24 Sep 2026 - 21:28 WIB


Esmaeil Baghaei, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, menghadiri taklimat pers di Teheran, Iran, pada 24 Agustus 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Iran: Syarat Perundingan dengan AS sudah Disampaikan oleh Qatar

Kamis, 24 Sep 2026 - 21:23 WIB

Jumhur Hidayat Menteri KLH di PBB

Berita Utama

Menteri LH: Presiden RI Lakukan Pengendalian Perubahan Iklim

Kamis, 24 Sep 2026 - 21:17 WIB