Filsafat Politik dan Perang China

Rabu, 3 Juni 2026 | 08:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshot

Screenshot

KONSEP “membunuh tapi tak terasa” (atau dikenal juga sebagai “membunuh tanpa sehelai darah” atau “membunuh tanpa pisau”) umumnya merujuk pada seni perang psikologis, manipulasi, atau strategi politik tingkat tinggi dalam falsafah klasik Tiongkok.

Strategi ini berakar dari pemikiran Seni Perang Sun Tzu. Berikut adalah beberapa bentuk penerapannya:

Jiè Dāo Shā Rén – Meminjam Pisau untuk Membunuh)

Ini adalah strategi nomor tiga dalam Tiga Puluh Enam Strategi klasik. Konsep ini berarti menyingkirkan lawan atau musuh tanpa harus mengotori tangan Anda sendiri. Anda memanfaatkan pihak ketiga, situasi, atau bahkan membuat musuh dihancurkan oleh sekutunya sendiri.

Baca Juga:  Polres Mesuji Sembelih Hewan Kurban 6 Ekor Sapi dan 13 Ekor Kambing

Shā Rén Bù Jiàn Xuè – Membunuh Tanpa Berdarah

Ini adalah metafora untuk menghancurkan mental, karier, atau reputasi seseorang secara perlahan-lahan. Alih-alih membunuh fisik, ini dilakukan dengan:

Pembunuhan Karakter (Character Assassination): Menyebarkan fitnah atau memanipulasi opini publik sehingga korban dikucilkan secara sosial.

Tekanan Mental: Memberikan tekanan psikologis yang membuat target merasa tidak berdaya, stres, atau hancur dari dalam tanpa disadarinya.

Baca Juga:  Sekdaprov Marindo Kurniawan Bersama BI, OJK dan Kanwil DJPb Provinsi Lampung Bahas Implementasi Pembiayaan Kreatif

Bù Zhàn Ér Qū Rén Zhī Bīng – Menaklukkan Musuh Tanpa Berperang

Prinsip paling agung dari Seni Perang Sun Tzu. Kemenangan tertinggi bukanlah dengan menghancurkan atau membunuh musuh secara fisik, melainkan dengan mematahkan mental, strategi, dan aliansi musuh.

Target menyerah karena mereka merasa tidak memiliki pilihan lain, seringkali tanpa menyadari bahwa mereka telah dikalahkan sejak awal. []


Penulis : Desty E


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Dari Berbagai Sumber

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

FGD Penyusunan Peraturan Desa Sidodadi tentang Pertanian Lestari dan Pangan Lokal Berkelanjutan
Edarkan Sabu, RW Diringkus Jajaran Sat Res Narkoba Polres Mesuji
Peringatan Hari Bhayangkara Ke 80, Ini Yang Dilakukan Kapolres Mesuji 
Wagub Buka Pelatihan Kepemimpinan Administrator dan Latsar CPNS 2026
Harga Pangan Terkendali, Lampung Pertahankan Kinerja Inflasi Daerah
Menjemput Nestapa di Tengah Oase
Rapat Paripurna DPRD WK, Bupati Ayu Serahkan 3 Raperda
Gubernur Lampung Ajak Masyarakat dan Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:06 WIB

FGD Penyusunan Peraturan Desa Sidodadi tentang Pertanian Lestari dan Pangan Lokal Berkelanjutan

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:47 WIB

Edarkan Sabu, RW Diringkus Jajaran Sat Res Narkoba Polres Mesuji

Selasa, 16 Juni 2026 - 04:38 WIB

Peringatan Hari Bhayangkara Ke 80, Ini Yang Dilakukan Kapolres Mesuji 

Senin, 15 Juni 2026 - 20:02 WIB

Wagub Buka Pelatihan Kepemimpinan Administrator dan Latsar CPNS 2026

Senin, 15 Juni 2026 - 16:37 WIB

Harga Pangan Terkendali, Lampung Pertahankan Kinerja Inflasi Daerah

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Edarkan Sabu, RW Diringkus Jajaran Sat Res Narkoba Polres Mesuji

Selasa, 16 Jun 2026 - 08:47 WIB

#indonesiaswasembada

Peringatan Hari Bhayangkara Ke 80, Ini Yang Dilakukan Kapolres Mesuji 

Selasa, 16 Jun 2026 - 04:38 WIB

#indonesiaswasembada

Wagub Buka Pelatihan Kepemimpinan Administrator dan Latsar CPNS 2026

Senin, 15 Jun 2026 - 20:02 WIB

#indonesiaswasembada

Harga Pangan Terkendali, Lampung Pertahankan Kinerja Inflasi Daerah

Senin, 15 Jun 2026 - 16:37 WIB