Perkuat FTP, Haiko Sediakan Pangkalan Perawatan Pesawat One-stop

Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HAIKOU — Fasilitas pemeliharaan pesawat milik Haikou Airport Aircraft Maintenance Engineering Co., Ltd. (HAAME) memiliki peran krusial dalam menjaga standar keselamatan penerbangan global sekaligus memperkokoh posisi Hainan sebagai pusat konektivitas udara di kawasan Asia Pasifik.

Sebagai tulang punggung teknis dari operasional penerbangan di wilayah ini, HAAME telah membuktikan diri sebagai pusat Maintenance, Repair, Overhaul (MRO) pesawat berkelas internasional. Fasilitas yang luas dan dilengkapi dengan teknologi terkini tidak hanya melayani armada Hainan Airlines, tetapi juga menjadi mitra strategis bagi berbagai maskapai penerbangan internasional yang melintasi jalur udara vital di kawasan tersebut.

Delegasi Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) mengunjungi fasilitas HAAME, Jumat, 17 Juli 2026. HAAME adalah tempat terakhir yang dikunjungi delegasi JMSI dalam perjalanan persahabatan atas undangan All China Journalists Association (ACJA). Sebelum berkegiatan di Provinsi Hainan, delegasi JMSI lebih dahulu mengunjungi sejumlah tempat di Provinsi Yunnan.

“Peran HAAME dalam konektivitas regional cukup signifikan. Dengan memastikan bahwa setiap pesawat yang melayani rute internasional berada dalam kondisi prima, perusahaan ini secara langsung mendukung kelancaran arus logistik, perdagangan, dan pariwisata antarnegara. Keberhasilan operasional mereka menjadi jembatan yang memungkinkan pergerakan manusia dan barang terjadi dengan aman serta efisien,” ujar Ketua Umum JMSI Teguh Santosa.

Dia menambahkan, posisi strategis Provinsi Hainan sebagai pelabuhan perdagangan bebas atau Free Trade Port (FTP) memberikan keuntungan tidak kecil bagi pengembangan industri perawatan pesawat. Kebijakan perdagangan bebas yang diterapkan pemerintah Tiongkok di Hainan menciptakan ekosistem yang sangat kompetitif bagi HAAME untuk terus tumbuh dan memperluas kapasitas layanannya.

Baca Juga:  Sekjen PBB Serukan Deeskalasi di Timur Tengah dan Ukraina

Melalui status FTP ini, HAAME menikmati kemudahan dalam impor suku cadang pesawat dan peralatan teknologi tinggi dari berbagai negara dengan tarif pajak yang sangat rendah atau bahkan nol. Hal ini secara langsung menekan biaya operasional perawatan, yang pada akhirnya memberikan keuntungan kompetitif dalam harga layanan kepada para kostumer.

Keunggulan dari kebijakan Free Trade Port ini tidak berhenti pada efisiensi biaya. Kecepatan dalam proses bea cukai dan birokrasi logistik di Hainan memungkinkan suku cadang krusial tiba di fasilitas perawatan dalam waktu yang jauh lebih singkat dibandingkan wilayah lainnya. Kelincahan rantai pasok ini menjadi nilai tambah yang sangat krusial bagi maskapai pelanggan.

Keuntungan lain yang didapatkan kostumer adalah waktu ground time pesawat yang lebih singkat. Semakin cepat sebuah pesawat selesai menjalani perawatan, semakin cepat pula armada tersebut kembali mengudara untuk melayani penumpang atau mengangkut kargo. Artinya, efisiensi maskapai secara keseluruhan meningkat drastis.

Dalam kunjungan tersebut, delegasi JMSI menyaksikan langsung bagaimana integrasi antara tenaga ahli yang sangat terampil dengan sistem manajemen digital modern bekerja di lantai hangar. Setiap detail pengerjaan dilakukan dengan presisi tinggi, mencerminkan komitmen perusahaan terhadap keselamatan penerbangan yang tanpa kompromi.

Teknologi pendukung yang digunakan HAAME saat ini sudah mencapai standar otomatisasi tingkat lanjut, termasuk penggunaan pemindaian digital untuk mendeteksi kerusakan struktural mikro pada badan pesawat. Hal ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk tetap relevan dalam kompetisi industri penerbangan global yang semakin menuntut kecepatan dan akurasi tinggi.

Baca Juga:  Hubungan Perbukuan Tiongkok-Indonesia Makin Erat

Peran HAAME pun semakin diperhitungkan dalam rencana jangka panjang konektivitas “Belt and Road Initiative” yang digagas Tiongkok. Sebagai penghubung udara, Hainan diproyeksikan akan terus meningkatkan frekuensi penerbangan ke berbagai titik di Asia Tenggara dan sekitarnya, dengan dukungan penuh dari kapabilitas perawatan yang ada di Haikou.

Usai kunjungan, Pembina JMSI Mursyid Sonsang mengapresiasi keterbukaan HAAME dalam menunjukkan bagaimana standar kualitas internasional dapat diterapkan di lingkungan yang mendukung pertumbuhan bisnis seperti di Hainan.

“Transparansi dalam proses operasional ini memberikan keyakinan lebih kepada para pemangku kepentingan mengenai masa depan industri penerbangan di kawasan ini,” ujarnya.

“Perusahaan ini tidak hanya merawat mesin, tetapi juga merawat kepercayaan pelanggan melalui layanan yang responsif,” ujarnya.

Kunjungan ini diakhiri dengan diskusi mengenai potensi kolaborasi lebih lanjut dalam mempromosikan ekosistem industri penerbangan di Hainan kepada audiens yang lebih luas, khususnya di Indonesia.

Potensi besar Hainan sebagai gerbang udara internasional kini semakin tampak nyata berkat dukungan fasilitas perawatan seperti yang dimiliki oleh HAAME. Dengan terus mengoptimalkan fasilitas di tengah kebijakan Free Trade Port yang semakin terbuka, HAAME siap menjadi pionir dalam membentuk wajah konektivitas udara di masa depan.

Keunggulan yang mereka tawarkan akan terus menjadi pendorong utama bagi tumbuhnya ekonomi regional yang berbasis pada transportasi udara yang aman dan efisien. []


Penulis : Desty Efriyani


Editor : Nara


Sumber Berita : JMSI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

BPBD Lampung Utara Berbenah Hadapi Musim Penghujan
Kuasa Hukum Pertanyakan Penyidikan Dugaan Korupsi Jalan Lampung Utara, Sebut Perkara Sudah SP3
Musda XI MUI, Lampung Dorong Sinergi Ulama dan Umaro
Normalisasi Sungai Way Pisang Lampung Selatan Capai 90%
Jambore Nasional PPAJI, Spirit of Krakatoa
Revitalisasi Sekolah: Menilai Kebijakan dari Kebutuhan, Bukan Prasangka
AS Gertak Iran akan Serang Pakai “MOAB”
18 Tewas Akibat Atap Sekolah Ambruk

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:40 WIB

BPBD Lampung Utara Berbenah Hadapi Musim Penghujan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Kuasa Hukum Pertanyakan Penyidikan Dugaan Korupsi Jalan Lampung Utara, Sebut Perkara Sudah SP3

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Musda XI MUI, Lampung Dorong Sinergi Ulama dan Umaro

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:04 WIB

Normalisasi Sungai Way Pisang Lampung Selatan Capai 90%

Jumat, 16 Oktober 2026 - 03:53 WIB

Jambore Nasional PPAJI, Spirit of Krakatoa

Berita Terbaru

Berita Utama

BPBD Lampung Utara Berbenah Hadapi Musim Penghujan

Jumat, 16 Okt 2026 - 13:40 WIB

Berita Utama

Musda XI MUI, Lampung Dorong Sinergi Ulama dan Umaro

Jumat, 16 Okt 2026 - 07:55 WIB

Berita Utama

Normalisasi Sungai Way Pisang Lampung Selatan Capai 90%

Jumat, 16 Okt 2026 - 04:04 WIB

Berita Utama

Jambore Nasional PPAJI, Spirit of Krakatoa

Jumat, 16 Okt 2026 - 03:53 WIB