PIH Tawar adalah kosakata Lampung tempo dulu. Yang artinya, dengan sedikit jampi dan bahan-bahan tradisionil, dinyakini menyembuhkan dan bahkan menyehatkan. Silahkan coba.
Bahannya sederhana, Kunyit, Jahe dan Madu misalnya atau rempah asli Indonesia lainnya, badanmu bugar, sehat bahkan vitalitasmu bertambah.
Yuk kita lihat, resepnya Pih Tawar yang ada disamping rumah mu. Agar sehatmu tidak dipertaruhkan seutuhnya liwat bahan-bahan kimia yang selama ini membuat kita semua tergantung:
Tingkatkan Imun, Flu, Mual dan nyeri dengan jahe komplit (jahe, jeruk nipis, sereh, gula merah) direbus untuk meningkatkan imunitas, sementara kunyit asam digunakan untuk nyeri menstruasi.
Berikut resep apak-emak (Bapak dan ibu) zaman how (zaman dulu) yang bisa dibuat di rumah:
1. Wedang Jahe Sereh (Meningkatkan Imun & Flu) Bahan: 6-7 ruas jahe (memarkan), 2 batang sereh (geprek), 1 liter air, gula merah/madu secukupnya. Caranya: Rebus jahe dan sereh selama 15 menit hingga air berkurang. Tambahkan gula merah/madu. Saring dan minum hangat.
2. Kunyit Asam (Nyeri Menstruasi & Anti-inflamasi) Bahannya: 100 gr kunyit (cuci, parut/blender), 50 gr asam jawa, 100 gr gula aren, 1 liter air, sejumput garam.
Caranya: Rebus parutan kunyit, asam jawa, dan gula aren dengan air hingga mendidih. Saring dan sajikan.
3. Ramuan Lemon Madu (Batuk & Radang) Bahannya: 1 buah lemon/jeruk nipis, 2 sdm madu, 1 gelas air hangat. Caranya: Peras lemon, campurkan dengan air hangat dan madu. Minum 2 kali sehari.
4. Beras Kencur (Pereda Batuk & Pegal)
Bahannya: 100 gr kencur (kupas), 50 gr beras (rendam 1 jam), 100 gr gula jawa, 50 gr jahe, air secukupnya.
Caranya : Haluskan kencur, jahe, dan beras rendam. Rebus dengan air dan gula jawa hingga mendidih, lalu saring.
Tips Pengolahan: Gunakan bahan segar dan cuci bersih. Rebus menggunakan panci stainless steel, kaca, atau tanah liat (hindari aluminium). Minum saat hangat untuk hasil maksimal. Resep ini semua diambil dari berbagai sumber termasuk orang-orang tua tempo dulu bro. Dicoba yaaaa. Tabikpun
Penulis : Doel Remos
Editor : Rudi Alfian
Sumber Berita : Beragam Sumber
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
















