Pih, TAWAR!

Jumat, 17 April 2026 | 07:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIH Tawar adalah kosakata Lampung tempo dulu. Yang artinya, dengan sedikit jampi dan bahan-bahan tradisionil, dinyakini menyembuhkan dan bahkan menyehatkan. Silahkan coba.

Bahannya sederhana, Kunyit, Jahe dan Madu misalnya atau rempah asli Indonesia lainnya, badanmu bugar, sehat bahkan vitalitasmu bertambah.

Yuk kita lihat, resepnya Pih Tawar yang ada disamping rumah mu. Agar sehatmu tidak dipertaruhkan seutuhnya liwat bahan-bahan kimia yang selama ini membuat kita semua tergantung:

Tingkatkan Imun, Flu, Mual dan nyeri dengan jahe komplit (jahe, jeruk nipis, sereh, gula merah) direbus untuk meningkatkan imunitas, sementara kunyit asam digunakan untuk nyeri menstruasi. 

Berikut resep apak-emak (Bapak dan ibu) zaman how (zaman dulu) yang bisa dibuat di rumah:

Baca Juga:  Bimtek Aset di Lampung Utara Tuai Sorotan

1. Wedang Jahe Sereh (Meningkatkan Imun & Flu) Bahan: 6-7 ruas jahe (memarkan), 2 batang sereh (geprek), 1 liter air, gula merah/madu secukupnya. Caranya: Rebus jahe dan sereh selama 15 menit hingga air berkurang. Tambahkan gula merah/madu. Saring dan minum hangat. 

2. Kunyit Asam (Nyeri Menstruasi & Anti-inflamasi) Bahannya: 100 gr kunyit (cuci, parut/blender), 50 gr asam jawa, 100 gr gula aren, 1 liter air, sejumput garam.
Caranya: Rebus parutan kunyit, asam jawa, dan gula aren dengan air hingga mendidih. Saring dan sajikan. 

3. Ramuan Lemon Madu (Batuk & Radang) Bahannya: 1 buah lemon/jeruk nipis, 2 sdm madu, 1 gelas air hangat. Caranya: Peras lemon, campurkan dengan air hangat dan madu. Minum 2 kali sehari. 

Baca Juga:  Daun Singkong Tumbuk, Warisan Rasa yang Menjaga Identitas Tapanuli Selatan

4. Beras Kencur (Pereda Batuk & Pegal)
Bahannya: 100 gr kencur (kupas), 50 gr beras (rendam 1 jam), 100 gr gula jawa, 50 gr jahe, air secukupnya.
Caranya : Haluskan kencur, jahe, dan beras rendam. Rebus dengan air dan gula jawa hingga mendidih, lalu saring. 

Tips Pengolahan: Gunakan bahan segar dan cuci bersih. Rebus menggunakan panci stainless steel, kaca, atau tanah liat (hindari aluminium). Minum saat hangat untuk hasil maksimal. Resep ini semua diambil dari berbagai sumber termasuk orang-orang tua tempo dulu bro. Dicoba yaaaa. Tabikpun


Penulis : Doel Remos


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Beragam Sumber

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Pemprov Lampung Tegaskan Semangat Kebhinekaan
“Perangi Narkoba, Tanggungjawab Bersama
Pindang Pegangan Khas Sumatera Selatan
Ketelak Balung atau Tulang Ikan? Rileks Aja…. Coba Cara Ini
Hari Lahir Pancasila, BNNK Lampung Selatan Ajak Jauhi Narkoba
Cegukan? Ini Cara Mengatasinya…. 
Kenapa Disebut Rujak Cingur? Ini Penjelasannya…
Tak Layani 3B, 2 Juni 2026 Dapur MBG di Suspend

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 13:08 WIB

Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Pemprov Lampung Tegaskan Semangat Kebhinekaan

Senin, 1 Juni 2026 - 12:27 WIB

“Perangi Narkoba, Tanggungjawab Bersama

Senin, 1 Juni 2026 - 11:57 WIB

Pindang Pegangan Khas Sumatera Selatan

Senin, 1 Juni 2026 - 11:04 WIB

Ketelak Balung atau Tulang Ikan? Rileks Aja…. Coba Cara Ini

Senin, 1 Juni 2026 - 10:43 WIB

Hari Lahir Pancasila, BNNK Lampung Selatan Ajak Jauhi Narkoba

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

“Perangi Narkoba, Tanggungjawab Bersama

Senin, 1 Jun 2026 - 12:27 WIB

#indonesiaswasembada

Pindang Pegangan Khas Sumatera Selatan

Senin, 1 Jun 2026 - 11:57 WIB

#indonesiaswasembada

Ketelak Balung atau Tulang Ikan? Rileks Aja…. Coba Cara Ini

Senin, 1 Jun 2026 - 11:04 WIB

#indonesiaswasembada

Hari Lahir Pancasila, BNNK Lampung Selatan Ajak Jauhi Narkoba

Senin, 1 Jun 2026 - 10:43 WIB