Cegukan? Ini Cara Mengatasinya…. 

Senin, 1 Juni 2026 | 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CEGUKAN umumnya reda dengan sendirinya melalui metode sederhana. Yang alami dan Tradisionil Anda dapat melakukan hal-hal sebagai berikut:

Sebelum menggunakan obat, cobalah merangsang saraf yang mengendalikan diafragma dengan cara berikut:

• Minum Air Dingin: Minum segelas air es secara perlahan atau berkumur dengan air es.

• Atur Pernapasan: Tahan napas selama 10–20 detik, lalu hembuskan perlahan.

• Konsumsi yang Manis: Makan satu sendok teh gula pasir atau madu, atau letakkan di bawah lidah.

• Tekan Diafragma: Duduk dan peluk lutut Anda ke arah dada atau bungkukkan badan.

Baca Juga:  Eks Tenaga Ahli Ketua Komisi XI DPR Bantah Isu Penjualan Pita Cukai Rokok

Kapan Harus ke Dokter?

Segera konsultasikan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila:

• Cegukan berlangsung lebih dari 48 jam.

• Disertai gejala seperti nyeri dada, sesak napas, muntah, atau asam lambung naik.

• Cegukan terasa sangat parah hingga mengganggu pola makan dan tidur.

Untuk kasus parah (lebih dari 48 jam) atau akibat penyakit seperti GERD, dokter biasanya meresepkan pelemas otot atau antipsikotik.

Baca Juga:  Tingkatkan Kebugaran dan Edukasi Pengendalian Asma, KKN 94 UIN RIL Gelar Senam Asma Bersama RS Bumi Waras

Obat Medis Yang Diresepkan biasanya :

• Chlorpromazine: Obat antipsikotik yang merupakan satu-satunya terapi yang direkomendasikan untuk meredakan cegukan parah.

• Baclofen: Obat pelemas otot yang biasa digunakan untuk mengatasi kejang atau kram, termasuk kejang diafragma.

• Gabapentin: Obat antikonvulsan yang bekerja pada sistem saraf untuk membantu menenangkan diafragma.

• Metoclopramide: Obat yang digunakan jika cegukan disebabkan oleh gangguan lambung atau masalah pencernaan. Silahkan mencoba.


Penulis : Desty Efriyani


Editor : Nara


Sumber Berita : Kesehatan

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Kemenkes Dukung BNN Cegah Vape Jadi Sarana Penyalahgunaan Narkotika
Survei PBB: Kekhawatiran akan Perang Besar Meningkat Tajam
Oman dan AS Bahas Ketegangan Lewat Percakapan Telepon
Keren, Kades Indonesia Belajar ke Tiongkok
PWI Lampung Gandeng Pemkab Lamtim Sukseskan HPN-Porwanas 2027 dan Kick-Off
Fahd 3 Kali Jadi Tersangka Korupsi, KPK Siapkan Hukuman Berat
Fahd Sebagai Tersangka Suap HGB Sumarecon Bogor
KPK Menduga 4 Tersangka Kepercayaan Nusron
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:39 WIB

Kemenkes Dukung BNN Cegah Vape Jadi Sarana Penyalahgunaan Narkotika

Rabu, 16 September 2026 - 11:50 WIB

Survei PBB: Kekhawatiran akan Perang Besar Meningkat Tajam

Rabu, 16 September 2026 - 10:20 WIB

Oman dan AS Bahas Ketegangan Lewat Percakapan Telepon

Rabu, 16 September 2026 - 09:57 WIB

Keren, Kades Indonesia Belajar ke Tiongkok

Rabu, 16 September 2026 - 09:27 WIB

PWI Lampung Gandeng Pemkab Lamtim Sukseskan HPN-Porwanas 2027 dan Kick-Off

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Kemenkes Dukung BNN Cegah Vape Jadi Sarana Penyalahgunaan Narkotika

Rabu, 16 Sep 2026 - 12:39 WIB

Perang Besar Sangat Mungkin Terjadi [rrinet]

#indonesiaswasembada

Survei PBB: Kekhawatiran akan Perang Besar Meningkat Tajam

Rabu, 16 Sep 2026 - 11:50 WIB

#indonesiaswasembada

Oman dan AS Bahas Ketegangan Lewat Percakapan Telepon

Rabu, 16 Sep 2026 - 10:20 WIB

Foto tanpa keterangan tanggal ini menunjukkan suasana di Desa Sanman, Xishuangbanna, Provinsi Yunnan, Tiongkok barat daya. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Keren, Kades Indonesia Belajar ke Tiongkok

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:57 WIB

#indonesiaswasembada

PWI Lampung Gandeng Pemkab Lamtim Sukseskan HPN-Porwanas 2027 dan Kick-Off

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:27 WIB