Oman dan AS Bahas Ketegangan Lewat Percakapan Telepon

Rabu, 16 September 2026 | 10:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUSSCAT- Menteri Luar Negeri Oman Badr bin Hamad Al-Busaidi dan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Marco Rubio membahas situasi kawasan yang terus berubah dengan cepat serta upaya untuk meredakan ketegangan dalam percakapan telepon alias gak pakai avtur, pada Selasa (15/9), kata Kementerian Luar Negeri Oman.

Kedua pihak bertukar pandangan mengenai upaya membendung dampak ketegangan di kawasan dan menciptakan kondisi bagi kelanjutan upaya diplomatik guna mengatasi berbagai persoalan yang masih belum terselesaikan dengan cara yang mendukung keamanan dan stabilitas regional, menurut pernyataan kementerian tersebut.

Baca Juga:  Trump Larang CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih

Mereka juga membahas berbagai isu regional yang menjadi kepentingan bersama dan menekankan pentingnya mengembangkan kerja sama yang telah terjalin antara Oman dan AS serta mempertahankan konsultasi dan koordinasi melalui saluran yang telah tersedia, tambah pernyataan itu.

Percakapan itu berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan regional dan gangguan terhadap pelayaran maritim.

Sebelumnya, Oman mengatakan bahwa kapal tanker minyak ELGAIA berbendera Panama sedang ditarik menuju salah satu pelabuhan di negara itu setelah ruang mesinnya terbakar akibat serangan yang terjadi sekitar 103 mil laut di timur laut Kegubernuran Musandam.

Baca Juga:  Lomba Mewarnai Turut Meriahkan 'Event Malaniza Kite Festival'

Sebuah kapal Angkatan Laut Kerajaan Oman mengevakuasi 23 awak kapal, sementara operasi pencarian masih berlangsung untuk menemukan dua awak lainnya yang masih hilang, menurut Pusat Keamanan Maritim Oman.

Sementara itu, pertemuan antara Iran dan negara-negara Teluk yang sedianya digelar pada Senin (14/9) di Kota Salalah, Oman, ditunda. Iran dan Oman sebelumnya diharapkan memberikan penjelasan kepada negara-negara di kawasan mengenai hasil konsultasi mereka terkait pengaturan maritim baru di Selat Hormuz. []


Penulis : Romy Agus


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi
Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar
Tim Media Gubernur dan Dugaan Pembatasan Peliputan, Semua Tahan Diri
Beda TMT, Beda Waktu Gaji PPPK Paruh Waktu, BKD Lampung Selatan Pastikan SK Perpanjangan Segera Terbit
Tinggal 20 Penyintas Penyerangan Jepang ke Nanjing
Mesir Kirim 2.600 Ton Bantuan ke Gaza
Senator AS Curigai Pentagon Soal Perang Iran
Lampung Kawal Percepatan Pengembangan PLTP Rajabasa

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Tim Media Gubernur dan Dugaan Pembatasan Peliputan, Semua Tahan Diri

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Beda TMT, Beda Waktu Gaji PPPK Paruh Waktu, BKD Lampung Selatan Pastikan SK Perpanjangan Segera Terbit

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:47 WIB

Tinggal 20 Penyintas Penyerangan Jepang ke Nanjing

Berita Terbaru

Berita Utama

Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi

Kamis, 8 Okt 2026 - 14:09 WIB

Berita Utama

Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar

Kamis, 8 Okt 2026 - 14:06 WIB

Berita Utama

Tinggal 20 Penyintas Penyerangan Jepang ke Nanjing

Kamis, 8 Okt 2026 - 06:47 WIB