Wagub Jihan Apresiasi Kemenkop Dorong Alpukat Siger Tembus Pasar Internasional

Senin, 4 Mei 2026 | 16:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG TIMUR — Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengapresiasi dukungan Kementerian Koperasi dalam penguatan akses permodalan, pemasaran, dan peningkatan kualitas SDM bagi Koperasi Agro Mulyo Lestari, yang mendorong pengembangan Alpukat Siger menjadi lebih profesional, memperluas pasar regional, hingga menembus pasar internasional.

Hal itu disampaikan Wagub Jihan saat mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, di Koperasi Agro Mulyo Lestari, Desa Giri Mulyo, Kecamatan Marga Sekapung, Lampung Timur, Senin (4/5/2026).

Wagub Jihan menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung siap memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna memperluas akses pasar hingga ekspor bagi komoditas unggulan daerah.

“Kami siap merangkul berbagai mitra, seperti Badan Standardisasi Nasional, Ditjen Bea Cukai, dan Ditjen Perdagangan Luar Negeri, untuk memberikan sosialisasi tidak hanya bagi koperasi alpukat, tetapi juga komoditas lain seperti kakao dan nanas yang menjadi primadona di Lampung, khususnya Lampung Timur,” ujar Jihan.

Ia juga menambahkan bahwa Pemprov akan menggandeng kalangan akademisi untuk mendukung pengembangan sektor pertanian, termasuk riset terkait perlindungan tanaman.

Baca Juga:  Najwa Nur Awalia yang Terpesona Budaya China

“Kami akan melibatkan perguruan tinggi seperti ITERA dan Universitas Lampung untuk melakukan riset, khususnya terkait proteksi hama pertanian, sehingga dapat memberikan solusi konkret bagi permasalahan petani, termasuk petani alpukat di Lampung,” katanya.

Sementara itu, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat peran koperasi sebagai pilar ekonomi nasional, khususnya dalam mendukung program swasembada pangan.

“Ini adalah komitmen kami untuk hadir, mendampingi, dan melayani koperasi. Kami mendukung Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan di seluruh wilayah,” ujar Farida.

Menurut Farida, saat ini Kementerian Koperasi mendorong koperasi untuk masuk ke sektor produksi, distribusi, hingga industri agar mampu bersaing di pasar nasional.

Ia menyebutkan, terdapat tiga permasalahan utama yang dihadapi koperasi, yakni akses permodalan, akses pemasaran, dan kualitas SDM.

Untuk itu, pihaknya terus mendorong profesionalisme pengelolaan koperasi agar mampu menarik minat mitra usaha (off taker).

Baca Juga:  4.000 Kasus Keguguran Tercatat di Jalur Gaza pada 2026

Dalam hal pembiayaan, Kementerian Koperasi melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) menyediakan akses pinjaman yang diperuntukkan khusus bagi koperasi.

Selain itu, Kementerian Koperasi juga tengah membangun ekosistem pemasaran melalui pembentukan 131 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Lampung Timur.

KDKMP tersebut diharapkan menjadi etalase modern bagi produk unggulan daerah, termasuk alpukat siger, kakao, serta berbagai produk UMKM seperti tapis dan batik.

“Koperasi harus menjadi pusat produksi sekaligus memiliki jalur distribusi dan etalase sendiri. Dengan begitu, koperasi dapat menjadi pengendali ekonomi nasional yang digerakkan oleh masyarakat desa,” jelas Farida.

Di sisi lain, Direktur Pembiayaan Syariah LPDB Ari Permana menyatakan kesiapan pihaknya dalam mendampingi koperasi agar mampu berkembang dan berdaya saing hingga tingkat global.

“Kami siap mendampingi hingga menjadi koperasi yang diperhitungkan, tidak hanya di level lokal, tetapi juga regional bahkan internasional,” ujar Ari.[]


Penulis : Desty


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Kominfo Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Israel Serang Pangkalan Udara Suriah, Ancam Turkiye
Gubernur Mirza Perkuat Infrastruktur Sekolah
Mahasiswa KKN Beri Edukasi Penggunaan Gadget Secara Bijak di SDN 2 Campang Raya
Israel Berlakukan Jam Malam bagi 40.000 Warga Palestina
Revolusi Raja dan Rakyat, dari Sahara ke Jakarta
Pengamat Dorong Pemerintah Bentuk Lembaga Ad Hoc Penanganan Bencana
HUT Ke-81; KCIC Gelar ‘Jabar Istimewa’
Pilrek Unila; Ada yang Belum Daftar, Sudah Mundur

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:45 WIB

Israel Serang Pangkalan Udara Suriah, Ancam Turkiye

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Gubernur Mirza Perkuat Infrastruktur Sekolah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:55 WIB

Mahasiswa KKN Beri Edukasi Penggunaan Gadget Secara Bijak di SDN 2 Campang Raya

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Israel Berlakukan Jam Malam bagi 40.000 Warga Palestina

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Revolusi Raja dan Rakyat, dari Sahara ke Jakarta

Berita Terbaru


Sejumlah ambulans terlihat di jalur masuk Kota Koayiah di Daraa, Suriah selatan, pada 25 Maret 2025. Enam warga sipil tewas dan beberapa lainnya luka-luka setelah pasukan Israel menggempur Kota Koayiah di Daraa pada Selasa (25/3), demikian menurut otoritas urusan luar negeri Suriah. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Israel Serang Pangkalan Udara Suriah, Ancam Turkiye

Kamis, 20 Agu 2026 - 23:45 WIB

GUbernur Mirza di Lampung Tengah bincang terkait infrastruktur sekolah [Na]

#indonesiaswasembada

Gubernur Mirza Perkuat Infrastruktur Sekolah

Kamis, 20 Agu 2026 - 22:00 WIB

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 13 Agustus 2026 ini memperlihatkan permukiman Ganim di Tepi Barat. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Israel Berlakukan Jam Malam bagi 40.000 Warga Palestina

Kamis, 20 Agu 2026 - 17:42 WIB

#indonesiaswasembada

Revolusi Raja dan Rakyat, dari Sahara ke Jakarta

Kamis, 20 Agu 2026 - 15:29 WIB