BANDAR LAMPUNG-Bursa Pemilihan Rektor Universitas Lampung (Unila) periode 2027–2031 semakin menghangat. Hari ini (20/8) bakal calon bertambah, Prof Dr Asef Sukohar. Meski waktu pendaftaran masih lama, pansel masih menunggu 1 bakal calon atau lebih agar proses pilrek dapat berjalan.
Fakta ini sejalan dengan ketentuan yang dibacakan Ketua Panitia Pilrek Unila 2027–2031 Prof. Dr. Muhammad Akib, S.H., M.Hum. Pada Konferensi Pers, 13 Agustus 2026 lalu.
Dikatakan M Akib; “Senat Unila menetapkan sedikitnya empat bakal calon rektor yang memenuhi persyaratan administrasi.” “Apabila hingga batas akhir pendaftaran jumlah bakal calon yang memenuhi syarat belum mencapai empat orang, masa pendaftaran dan seleksi akan diperpanjang pada 22–30 September 2026.” “Jika setelah masa perpanjangan jumlah bakal calon tetap belum mencapai empat orang, Senat Unila akan mengambil langkah sesuai mekanisme dan regulasi yang telah ditetapkan.”
Kalangan senat mahasiswa dibeberapa fakultas berharap muncul kalangan muda yang maju di Pilrek 2027 kali ini. Selain memenuhi kuota bakal calon, bisa saja menjadi figur alternatif. Diperoleh informasi, Habibullah Djimat, Warek II, di dorong untuk meramaikan bursa kandidat. Namun isu di media beredar, Habibullah menyatakan mundur.
Salah seorang anggota Senat Mahasiwa dari Fakultas Ekonomi yang sempat dihubungi menyatakan, seniornya [Habibullah Djimat-red] belum pernah secara resmi menyatakan maju atau tidak.[]
Penulis : Romy Agus
Editor : Rudi Alfian
Sumber Berita : Lampung









![Whoosh Kereta Cepat [Xin]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/08/Whoosh-Kereta-Cepat-225x129.jpg)







