Way Kambas Lampung Jadi Prioritas Kerja Sama Konservasi dalam Pertemuan Prabowo–Raja Charles III

Jumat, 23 Januari 2026 | 09:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Taman Nasional Way Kambas di Lampung Timur menjadi salah satu prioritas dalam kerja sama lingkungan antara Indonesia dan Inggris. Hal itu mengemuka dalam pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan Raja Inggris Charles yang berlangsung di Lancaster House, London, Rabu (21/1/2026).

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa fokus utama pertemuan tersebut adalah komitmen bersama dalam pemulihan ekosistem dan pelestarian lingkungan hidup di kawasan taman nasional Indonesia.

Inggris, melalui kepedulian Raja Charles terhadap isu lingkungan, menyatakan dukungannya untuk memperkuat program konservasi yang telah berjalan.

Dukungan Kerajaan Inggris mencakup perbaikan ekosistem dan mendukung pemulihan 57 taman nasional di Indonesia, dimana Way Kambas Lampung menjadi prioritas.

Baca Juga:  Warung 'Roekoen', Warisan Tionghoa Berusia Lebih dari Seabad

“Intinya ada kerja sama dan komitmen dari Inggris untuk membantu Indonesia dalam memperbaiki ekosistem dan mendukung pemulihan 57 taman nasional di Indonesia,” ujar Teddy dalam keterangannya yang dikutip dari YouTube Sekretariat Kabinet, Kamis (22/01/2026).

Dalam konteks tersebut, Taman Nasional Way Kambas mendapat perhatian khusus. Kawasan yang dikenal sebagai pusat konservasi gajah Sumatra itu disebut sebagai salah satu contoh kerja sama yang telah dan sedang berjalan. Dukungan internasional diharapkan memperkuat upaya perlindungan satwa kunci serta pemulihan habitat alaminya.

Selain Way Kambas, kerja sama konservasi juga mencakup kawasan Peusangan di Aceh.
Teddy menjelaskan, kawasan tersebut merupakan lahan milik Presiden Prabowo yang telah diserahkan kepada negara untuk kepentingan pelestarian lingkungan. Total luasan lahan yang disiapkan mencapai sekitar 90 ribu hektare dan tersebar di beberapa lokasi.

Baca Juga:  OMC Dilakukan Guna Tekan Karhutla

Namun, Teddy menegaskan bahwa pemanfaatan lahan tersebut tidak seluruhnya diperuntukkan bagi konservasi gajah. Penataan dan peruntukan kawasan akan disesuaikan berdasarkan kajian World Wide Fund for Nature (WWF), termasuk pembagian untuk konservasi gajah maupun ekosistem lainnya.

Dengan penetapan Way Kambas sebagai prioritas, kerja sama Indonesia–Inggris ini diharapkan menjadi pengungkit penting bagi penguatan konservasi nasional sekaligus mempertegas posisi Indonesia dalam agenda global pelestarian lingkungan.


Penulis : Heri S


Editor : Desty


Sumber Berita : Adpim

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Menuju Jurnalis Profesional, JMSI Bersama Dewan Pers dan LUKW Pikiran Rakyat Gelar UKW
Pemprov Lampung Dorong Pengelolaan Zakat Diperkuat Hingga Tingkat Desa
Persepsi Kinerja Mirza dan Jihan Berdasarkan Kelompok Usia
Persepsi Publik terhadap Kinerja Mirza–Jihan Berdasarkan Pendidikan
Persepsi Publik terhadap Kinerja Mirza-Jihan Berdasarkan Penghasilan
Persepsi Publik Kinerja Mirza dan Jihan Didasari Profesi
Kinerja Mirza dan Jihan Berdasarkan Ormas Keagamaan
Persepsi Kinerja Gubernur Lampung Didasari Dapil

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 15:25 WIB

Menuju Jurnalis Profesional, JMSI Bersama Dewan Pers dan LUKW Pikiran Rakyat Gelar UKW

Jumat, 18 September 2026 - 15:21 WIB

Pemprov Lampung Dorong Pengelolaan Zakat Diperkuat Hingga Tingkat Desa

Jumat, 18 September 2026 - 14:22 WIB

Persepsi Kinerja Mirza dan Jihan Berdasarkan Kelompok Usia

Jumat, 18 September 2026 - 14:19 WIB

Persepsi Publik terhadap Kinerja Mirza–Jihan Berdasarkan Pendidikan

Jumat, 18 September 2026 - 14:14 WIB

Persepsi Publik terhadap Kinerja Mirza-Jihan Berdasarkan Penghasilan

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Pemprov Lampung Dorong Pengelolaan Zakat Diperkuat Hingga Tingkat Desa

Jumat, 18 Sep 2026 - 15:21 WIB

#indonesiaswasembada

Persepsi Kinerja Mirza dan Jihan Berdasarkan Kelompok Usia

Jumat, 18 Sep 2026 - 14:22 WIB

#indonesiaswasembada

Persepsi Publik terhadap Kinerja Mirza–Jihan Berdasarkan Pendidikan

Jumat, 18 Sep 2026 - 14:19 WIB

#indonesiaswasembada

Persepsi Publik terhadap Kinerja Mirza-Jihan Berdasarkan Penghasilan

Jumat, 18 Sep 2026 - 14:14 WIB