Badan Usaha Parpol, Mengapa Tidak!?

Selasa, 5 Mei 2026 | 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Catatan Doel Remos
PARTAI  politik memang perlu sumber dana untuk operasional dan pengkaderan. Salah satunya adalah usaha tambang.

Memang akan jadi wacana hangat jika badan usaha ini dibelikan pada partai ketimbang ormas keagamaan. Kontroversi bisa muncul karena beberapa alasan, seperti:

Potensi penyalahgunaan kekuasaan dan korupsi

Kurangnya transparansi dalam proses pemberian konsesi

Dampak lingkungan dan sosial yang tidak terkontrol

Ketergantungan partai pada sumber daya alam yang tidak berkelanjutan

Baca Juga:  Lampung Dorong Keterwakilan Perempuan dalam Politik

Ketidakadilan dalam distribusi keuntungan

Namun, jika prosesnya transparan, adil, dan diawasi dengan baik, maka kontroversi bisa diminimalkan.

Jika Aparat Penegah Hukum (APH) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengawasi konsesi tambang ini, maka prosesnya akan lebih transparan dan akuntabel. Mereka bisa memastikan bahwa:

Proses pemberian konsesi dilakukan dengan adil dan transparan

Penggunaan sumber daya alam dilakukan dengan bertanggung jawab

Keuntungan dari konsesi tambang digunakan untuk kepentingan negara dan masyarakat

Baca Juga:  Presiden dan Menlu Iran Tegas; Bela Kepentingan Nasional

Dengan pengawasan yang ketat, risiko penyalahgunaan dan korupsi bisa diminimalkan, dan konsesi tambang bisa menjadi sumber pendapatan yang signifikan bagi negara.

Pada gilirannya, pemilih lebih rasional dalam memilih partai politik, bukan hanya berdasarkan janji tapi juga berdasarkan kinerja dan kontribusi partai pada negara. []


Penulis : Doel Remos


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Doel Remos

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Perkim Akan Tinjau Ulang Keputusan Serah Terima PSU Perumahan Griya Suka Rame
Ceo Sumut25 Anto Genk Mantu, Tertautnya Dua Budaya, Jawa dan Mandailing
Gubernur Inginkan Mulang Maya jadi Desa Wisata Budaya Unggulan Lampung
Way Rarem Jadi Destinasi Wisata Unggulan di Lampung
SANY Indonesia Finance Bidik Pembiayaan Rp1,5 Triliun
Empat Warga Palestina Tewas dalam Serangan Israel di Jalur Gaza
Pertempuran Sengit, Serangan Udara Hantam Yaman
Kemenpar Ajak Agen Perjalanan Tiongkok Garap Labuan Bajo

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Perkim Akan Tinjau Ulang Keputusan Serah Terima PSU Perumahan Griya Suka Rame

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Ceo Sumut25 Anto Genk Mantu, Tertautnya Dua Budaya, Jawa dan Mandailing

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Gubernur Inginkan Mulang Maya jadi Desa Wisata Budaya Unggulan Lampung

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Way Rarem Jadi Destinasi Wisata Unggulan di Lampung

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:56 WIB

SANY Indonesia Finance Bidik Pembiayaan Rp1,5 Triliun

Berita Terbaru

Berita Utama

Way Rarem Jadi Destinasi Wisata Unggulan di Lampung

Jumat, 30 Okt 2026 - 09:46 WIB

CEO PT SANY Indonesia Finance Bryan Kasenda (tengah) berbicara dalam konferensi pers acara Official Inauguration & Commercial Market Launch di Park Hyatt, Jakarta Pusat, pada 29 Oktober 2026. (Istimewa)

Beijing

SANY Indonesia Finance Bidik Pembiayaan Rp1,5 Triliun

Kamis, 29 Okt 2026 - 20:56 WIB