Adat Budaya Jangan Ditinggalkan puun..

Senin, 27 April 2026 | 07:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Catatan Doel Remos
KETIKA sebuah bangsa kehilangan identitas budayanya, maka itu seperti kehilangan arah dan tujuan. Tanda kehancuran satu bangsa pun makin dekat

Budaya adalah akar yang membuat kita kuat, yang membuat kita unik, dan yang membuat kita berbeda dari yang lain. Ketika kita kehilangan budaya, kita kehilangan jati diri kita, kita kehilangan nilai-nilai yang membuat kita menjadi manusia yang baik.

Kita harus menjaga dan melestarikan budaya kita, agar kita tidak kehilangan arah dan tujuan. Kita harus mengajarkan anak-anak kita tentang budaya kita, tentang sejarah kita, tentang nilai-nilai kita. Baru kita bisa membangun bangsa yang kuat dan bermartabat.

Baca Juga:  Kata KKN tak HOT Lagi…..

Yunani Kuno: Yunani Kuno dulunya adalah pusat kebudayaan dan peradaban, tapi setelah meninggalkan nilai-nilai budaya dan filosofinya, Yunani Kuno mengalami kemunduran dan akhirnya jatuh ke tangan Kekaisaran Romawi.

Mesir Kuno PUN memiliki budaya yang kaya dan kuat, tapi setelah ditaklukkan oleh bangsa Arab, Mesir meninggalkan banyak nilai-nilai budayanya dan akhirnya mengalami kemunduran.

Kerajaan Majapahit: Kerajaan Majapahit dulunya adalah salah satu kerajaan terbesar di Nusantara, tapi setelah meninggalkan nilai-nilai budaya dan agamanya, Majapahit mengalami kemunduran dan akhirnya jatuh ke tangan kerajaan-kerajaan kecil.

Baca Juga:  Orientasi Pembangunan [Harus] Berkelanjutan

Kita bersyukur, budaya bahasa di Lampung kembali digaungkan. Program Kamis Beradat mudah-mudahan lebih diperkuat. Saya kagum dengan filosofi Sumatera Barat; falsafah hidup masyarakat Minangkabau yang menegaskan bahwa adat istiadat bersendikan syariat Islam, dan syariat Islam berlandaskan Al-Qur’an serta Sunnah. Indahnya.

Kedepan saya berharap, pemangku adat dapat juga jadi penentu arah pembangunan sosial politik, hukum dan lainnya. Tokoh adat dan budaya tidak tampil dalam simbol upacara. Melainkan menjadi kompas kehidupan berbangsa. Tabikpun []


Penulis : Doel Remos


Editor : Romy


Sumber Berita : Doel Remos dan Din Bacut

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Membungakan Uang Tanpa Izin Resmi adalah Praktik Melanggar Hukum
AKBP Muhammad Firdaus Pimpin Langsung Upacara Sertijab Pejabat Utama Polres Mesuji
Jaga Stabilitas Harga, Pemprov Lampung Intensifkan Distribusi Bahan Pangan Murah
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Bertemu CEO TransNusa Dato Bernard Dorong Penerbangan Lampung-Kuala Lumpur guna Tingkatkan Wisata
Pertumbuhan Ekonomi Lampung
Hadiri Pembinaan Kelembagaan PAUD, Bupati Ayu Kukuhkan Bunda PAUD  4 Kecamatan
Pemprov Lampung Dorong Radio Hadirkan Konten Kreatif dan Edukatif
Kwarda Pramuka Lampung Pancangkan Niat “Solid Bergerak, Nyata Berdampak”

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:49 WIB

Membungakan Uang Tanpa Izin Resmi adalah Praktik Melanggar Hukum

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:46 WIB

AKBP Muhammad Firdaus Pimpin Langsung Upacara Sertijab Pejabat Utama Polres Mesuji

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:01 WIB

Jaga Stabilitas Harga, Pemprov Lampung Intensifkan Distribusi Bahan Pangan Murah

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:52 WIB

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Bertemu CEO TransNusa Dato Bernard Dorong Penerbangan Lampung-Kuala Lumpur guna Tingkatkan Wisata

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:30 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Lampung

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Membungakan Uang Tanpa Izin Resmi adalah Praktik Melanggar Hukum

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:49 WIB

#indonesiaswasembada

Pertumbuhan Ekonomi Lampung

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:30 WIB