Operasi Pos SAR Tulang Bawang Berakhir, Korban Hilang di Way Rarem Ditemukan

Rabu, 6 Mei 2026 | 12:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG UTARA – Pria paruh baya bernama Aminudin (50), warga Desa Ogan Lima, Kecamatan Abung Barat, Kabupaten Lampung Utara, ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hilang saat mencari ikan di Bendungan Way Rarem.

Peristiwa bermula pada Minggu (4/5/2026) sekitar pukul 18.00 WIB, ketika pihak keluarga menyadari korban belum kembali ke rumah usai pergi mencari ikan di wilayah Pulau Kedaton, Kecamatan Abung Tengah. Kecurigaan semakin kuat setelah keluarga mendatangi lokasi dan menemukan sejumlah barang milik korban di tepi sungai.

Di lokasi, ditemukan sepeda motor Honda Supra Fit, sebilah golok, serta tas berisi makanan, rokok, dan pakaian. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada aparat setempat.

Baca Juga:  Restocking Ikan Jadi Upaya Nyata Lampung jaga Ekosistem Sungai

Menindaklanjuti laporan itu, tim gabungan dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pos SAR Tulang Bawang bersama TNI, Polri, dan warga langsung melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai bendungan.

Komandan Pos SAR Tulang Bawang, Zian Fajri, mengatakan pihaknya menerima informasi kejadian tersebut pada hari kedua setelah korban diduga tenggelam. Pencarian dilakukan dengan menyisir area perairan yang diketahui memiliki banyak tanaman air dan gulma.

“Ini hari ketiga sejak korban dinyatakan hilang. Setelah dua hari pencarian, korban akhirnya berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan,” ujar Zian, Rabu (6/5/2026).

Baca Juga:  DPR RI Janji akan Tindaklanjuti Tuntutan Mahasiswa

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi. Saat ditemukan, korban masih mengenakan kacamata selam yang diduga digunakan untuk memanah ikan di perairan tersebut.

Proses pencarian sempat mengalami kendala, di antaranya kondisi perairan yang dipenuhi gulma serta minimnya pencahayaan saat operasi malam hari, sehingga membatasi pergerakan tim di lapangan.

“Operasi pencarian resmi dihentikan dan jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” tandasnya.[]


Penulis : Rudi Alfian


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Lampung Utara

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Kapolres Way Kanan beserta Jajaran Kunjungi Makodim 0427/ WK
Bupati Ayu Serahkan Lpj APBD 2025,  KUA PPAS 2027 Dan Raperda Gerakan Literasi   
Selama 14 Hari, Polres Mesuji dan Jajaran Terima Penyerahan 80 Pucuk Senpira dan 85 Butir Amunisi Dari Masyarakat  
Prodi Hukum Keluarga UIN Raden Intan Lampung Raih Akreditasi Unggul
DPRD Lampung Utara Soroti Sikap Terburu-buru BBWS Soal Sengketa Lahan
BPN Perkuat Sinergitas Dengan Polres Mesuji Dalam Penanganan Masalah Agraria dan Pertanahan
Kapolres Way Kanan Kunjungi Kejari 
Dukung Pemerataan Akses dan Mutu Pendidikan di Provinsi Lampung, Wagub Jihan Tinjau Revitalisasi SMA Islam Plus Hidayatut Thullab

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:02 WIB

Kapolres Way Kanan beserta Jajaran Kunjungi Makodim 0427/ WK

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:59 WIB

Bupati Ayu Serahkan Lpj APBD 2025,  KUA PPAS 2027 Dan Raperda Gerakan Literasi   

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:33 WIB

Selama 14 Hari, Polres Mesuji dan Jajaran Terima Penyerahan 80 Pucuk Senpira dan 85 Butir Amunisi Dari Masyarakat  

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:16 WIB

Prodi Hukum Keluarga UIN Raden Intan Lampung Raih Akreditasi Unggul

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:12 WIB

DPRD Lampung Utara Soroti Sikap Terburu-buru BBWS Soal Sengketa Lahan

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Kapolres Way Kanan beserta Jajaran Kunjungi Makodim 0427/ WK

Rabu, 15 Jul 2026 - 22:02 WIB

Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) resmi meraih predikat Akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).[De]

#indonesiaswasembada

Prodi Hukum Keluarga UIN Raden Intan Lampung Raih Akreditasi Unggul

Rabu, 15 Jul 2026 - 17:16 WIB

Seorang warga Dusun Sri Pendowo Desa Candimas Kecamatan Abung Selatan mengaku lahan yang sejak lama berdiri sebuah gubuk sederhana milik keluarganya diklaim masuk aset milik Balai Besar Wilayah Sekampung (BBWS) Lampung.[Ra]

#indonesiaswasembada

DPRD Lampung Utara Soroti Sikap Terburu-buru BBWS Soal Sengketa Lahan

Rabu, 15 Jul 2026 - 17:12 WIB