Review Film Horor: Incantation

Selasa, 19 Juli 2022 | 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi/Foto: Net

Gaya dokumenter yang dipilih, dengan beberapa bagian menembus dinding keempat, membuat sebagian penonton mau tak mau terseret ke dalam cerita.

Pengalaman ini mirip seperti ketika melihat Gonjiam (2018). Bedanya, Gonjiam membuat penonton seolah melihat tayangan uji nyali atau uka-uka yang hit beberapa tahun lalu. Ketakutan, tapi tak sampai terasa ikut terlibat di dalamnya.

Dengan adegan Li Ronan sengaja menyeret penonton ke dalam cerita apalagi berkaitan dengan mantra, pemirsa seolah hanya punya pilihan berhenti menonton karena takut, atau meneruskan dengan konsekuensi berusaha sebaik mungkin tak ikut membaca mantra di dalam hati.

Baca Juga:  Mirip Kesemek, Tapi bukan, Bisbul Namanya....

Belum lagi berbagai adegan brutal dan gamblang yang ditampilkan dalam Incantation. Meski jelas adegan-adegan itu bisa mengganggu sebagian penonton yang sensitif, keberadaannya harus diakui meningkatkan intensitas cerita.

Film ini tak banyak menampilkan jumpscare, bila dibandingkan dengan The Conjuring (2013) atau pun Paranormal Activity (2007) yang bikin geregetan sendiri.

Penampakan setan pun terbilang minim di Incantation, tapi horor kan memang tak melulu harus ada setan.

Satu hal yang membuat Incantation terasa lebih menarik dibanding film-film horor sekelasnya saat ini adalah unsur cerita nyata di balik film ini. Kevin Ko mengakui sebuah kejadian nyata menjadi inspirasi dari pembuatan film ini.

Baca Juga:  Warung 'Roekoen', Warisan Tionghoa Berusia Lebih dari Seabad

Fakta tersebut jelas membuat publik Taiwan sempat panik saat melihat film ini pada Maret 2022. Bagaimana tidak, dengan mantra terkutuk yang disebar secara bebas, apakah nasib penonton bakal seperti karakter yang mereka lihat di film ini?

Namun di satu sisi, kepanikan itu kawin secara padu dengan rasa penasaran dari publik.

Rasa ingin tahu sekaligus penasaran menantang bahaya memang sebuah godaan yang begitu memikat bagi banyak orang. ##

sumber: cnnindonesia.com

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Mirip Kesemek, Tapi bukan, Bisbul Namanya….
Kualitas Pendidikan Lampung Selatan Makin Berkualitas
Polres Mesuji Bagikan Masker Kepada Masyarakat Pasca Erupsi
Mainan “Made in China” Makin Inovatif
Huawei Luncurkan Pura 90s Series di Indonesia
Gamescom 2026, Pameran Gim Terbesar di Dunia
Warung ‘Roekoen’, Warisan Tionghoa Berusia Lebih dari Seabad
STAR.VISION Siapkan Peluncuran Satelit Lampung-1 sebagai Bagian Misi Satelit Kembar Hiperspektral OSE

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:00 WIB

Mirip Kesemek, Tapi bukan, Bisbul Namanya….

Rabu, 16 September 2026 - 15:00 WIB

Kualitas Pendidikan Lampung Selatan Makin Berkualitas

Senin, 7 September 2026 - 13:20 WIB

Polres Mesuji Bagikan Masker Kepada Masyarakat Pasca Erupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:09 WIB

Mainan “Made in China” Makin Inovatif

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:58 WIB

Huawei Luncurkan Pura 90s Series di Indonesia

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

ADB Beri Pinjaman 650 Juta Dolar AS Dukung Reformasi Fiskal

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:30 WIB

#indonesiaswasembada

Dinkes Lampung Utara Gencarkan Tracing TBC

Kamis, 17 Sep 2026 - 17:25 WIB

Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergei Lavrov

#indonesiaswasembada

Pasukan Barat Masuk Ukraina, Dianggap Nantang Perang Rusia

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:42 WIB