KPK Sita Uang Tunai Rp 2 Milyar Terkait OTT Bupati Pemalang

Rabu, 29 Juli 2026 | 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dan 20 orang lainnya. Dalam operasi ini, KPK juga mengamankan barang bukti uang tunai Rp2 miliar. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan uang tunai yang disita merupakan barang bukti yang didapat dari tiga lokasi penangkapan di Jakarta, Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Purworejo.

“Selain mengamankan 21 orang, tim juga mengamankan barang bukti di antaranya uang tunai sejumlah lebih dari Rp2 miliar,” kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (29/7/2026).

Baca Juga:  Trump Dukung Netanyahu Jadi PM Israel Lagi

Selain uang tunai, penyidik juga mengamankan barang bukti lain. Hanya saja, Budi belum merinci apa-apa saja barang bukti tersebut. “Dan tentunya barang bukti-barang bukti lainnya juga diamankan dalam rangkaian peristiwa,” tambah Budi.

Budi menjelaskan, operasi senyap ini diduga berkaitan dengan penerimaan-penerimaan dari proyek yang diterima Anom. Penerimaan itu diduga berkaitan dengan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang hingga dalam jual-beli jabatan.

“Penerimaan yang dilakukan oleh bupati ini tidak hanya soal jual beli jabatan, tapi juga berkaitan dengan proyek-proyek di lingkungan Kabupaten Pemalang,” kata Budi.

Baca Juga:  Trump Ancam, Teheran Janji Balas Lebih Besar

Sebagai informasi, Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro terjaring operasi tangkap tangan bersama 20 orang lainnya. Rangkaian operasi senyap itu dilakukan di Jakarta, Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Purworejo. Dari 21 orang yang ditangkap, 12 di antaranya kemudian akan dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut. KPK sejauh ini belum menentukan status hukum dari para pihak yang ditangkap.(*)


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Desty Efriyani


Sumber Berita : KPK

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Unjuk Rasa di Prancis, Menara Eiffel Ditutup
Kamar Dagang Hangzhou Resmi Dibentuk di Indonesia
H-4 Lamsel Fest 2026: Seluruh Lini Dipastikan Siap
Sambut Lamsel Fest 2026, Gema HELAU Beraksi!
DPR AS Kemungkinan Makzulkan Menteri Perang Pete Hegseth
Masuki Musim Penghujan, DLH Lampura Mitigasi Pohon Tumbang
Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan
RSM Indonesia dan RSM China Bentuk China Desk

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 22:18 WIB

Unjuk Rasa di Prancis, Menara Eiffel Ditutup

Jumat, 6 November 2026 - 21:14 WIB

Kamar Dagang Hangzhou Resmi Dibentuk di Indonesia

Jumat, 6 November 2026 - 21:05 WIB

H-4 Lamsel Fest 2026: Seluruh Lini Dipastikan Siap

Jumat, 6 November 2026 - 21:00 WIB

Sambut Lamsel Fest 2026, Gema HELAU Beraksi!

Jumat, 6 November 2026 - 20:11 WIB

DPR AS Kemungkinan Makzulkan Menteri Perang Pete Hegseth

Berita Terbaru

Foto yang diabadikan pada 25 Februari 2026 ini menunjukkan tepian Sungai Seine yang tergenang banjir dengan Menara Eiffel di belakangnya di Paris, Prancis. (Xinhua)

Berita Utama

Unjuk Rasa di Prancis, Menara Eiffel Ditutup

Jumat, 6 Nov 2026 - 22:18 WIB


Pengukuhan dan penyerahan plakat yang dilaksanakan di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta Pusat, pada 5 November 2026 resmi menandai pembentukan Kamar Dagang Hangzhou di Indonesia. (Xinhua)

Berita Utama

Kamar Dagang Hangzhou Resmi Dibentuk di Indonesia

Jumat, 6 Nov 2026 - 21:14 WIB

Berita Utama

H-4 Lamsel Fest 2026: Seluruh Lini Dipastikan Siap

Jumat, 6 Nov 2026 - 21:05 WIB

Berita Utama

Sambut Lamsel Fest 2026, Gema HELAU Beraksi!

Jumat, 6 Nov 2026 - 21:00 WIB

Menteri Perang Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth berbicara dalam konferensi pers di Gedung Putih di Washington DC, AS, pada 6 April 2026. (Xinhua)

Berita Utama

DPR AS Kemungkinan Makzulkan Menteri Perang Pete Hegseth

Jumat, 6 Nov 2026 - 20:11 WIB