Malam Seni Maroko-Indonesia: Merajut Harmoni Peradaban

Rabu, 29 Juli 2026 | 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malam Seni Indonesia-Maroko, Merajur Peradaban melalui Seni [xin]

Malam Seni Indonesia-Maroko, Merajur Peradaban melalui Seni [xin]

JAKARTA- Dalam upaya mempererat ikatan budaya bilateral yang telah lama terjalin, pemerintah Indonesia dan Kerajaan Maroko menyelenggarakan pertunjukan seni musik bertema “Menjembatani Peradaban Maroko-Indonesia” pada Selasa (28/7) malam di Jakarta. Acara ini menjadi simbol nyata solidaritas dan persaudaraan antarbangsa melalui musik, bahasa universal manusia.

“Pertemuan seperti ini mengingatkan kita bahwa seni adalah bahasa universal yang berbicara langsung kepada hati manusia dan mampu menyatukan masyarakat lintas batas negara maupun budaya,” ujar Menteri Kebudayaan Republik Indonesia (RI) Fadli Zon.

Fadli menjelaskan, hubungan historis kedua bangsa dapat ditelusuri sejak abad ke-14. Saat itu, penjelajah asal Maroko, Ibnu Batutah, mengunjungi Kerajaan Samudera Pasai di Aceh. Catatan perjalanannya turut memperkenalkan Nusantara kepada dunia Islam dan masyarakat internasional melalui berbagai tulisan sejarah.

Baca Juga:  Sekjen PBB Serukan Reformasi Dewan Keamanan 

Sambutan hangat juga disampaikan oleh Duta Besar Maroko untuk RI Redouane Houssaini, yang mengungkapkan rasa bangga atas terselenggaranya pertemuan seni ini. Maroko dan Indonesia adalah dua saudara jauh yang dipersatukan oleh nilai-nilai luhur Islam yang moderat dan semangat keberagaman. Malam ini adalah bukti bahwa kebudayaan merupakan fondasi terkuat bagi hubungan antarnegara, ungkapnya. Beliau juga berharap agar kolaborasi ini tidak berhenti di atas panggung, tetapi berlanjut dalam bentuk pelestarian warisan budaya bersama, bekerja di bidang ekonomi dan yang paling penting hubungan antarmasyarakat.

Baca Juga:  Taekwondoin Indonesia Raih Emas Kategori Cadet U47 Putri di Qatar

Puncak acara ditandai dengan penampilan memukau dari seniman Maroko yang membawakan komposisi bernuansa musik Sufi dan Andalusia, dengan alunan alat musik dawai dan perkusi yang khas. Suasana semakin syahdu ketika seniman Indonesia tampil membawakan ragam etnik Nusantara, mulai dari tembang Sunda hingga kolaborasi musik religi yang menggetarkan kalbu.[]


Penulis : Desty Efriyani


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Wagub Jihan Nurlela Dorong PERSI Perkuat Sinergi dan Transformasi Rumah Sakit di Lampung
Gubernur Mirza Ajak Pemuda Bangun Ekonomi Desa melalui Hilirisasi Komoditas Unggulan
Wagub Jihan Apresiasi 25 Tahun Pengabdian LAZDAI Lampung
Purna Paskibraka Indonesia Lampung Utara – BSI, Gelar Ngopi Emas, Ajak Generasi Muda Melek Investasi
AS Jual Rudal Patriot 2,1 miliar Dolar AS ke Ukraina
Pendidikan Pererat Hubungan Tiongkok dan Indonesia
RI dan Negara Produsen Sawit Dorong Kerja Sama dengan Tiongkok
DK PBB Gelar Jajak Pendapat, Grynspan Kandidat Sekjen

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 06:31 WIB

Wagub Jihan Nurlela Dorong PERSI Perkuat Sinergi dan Transformasi Rumah Sakit di Lampung

Minggu, 1 November 2026 - 06:30 WIB

Gubernur Mirza Ajak Pemuda Bangun Ekonomi Desa melalui Hilirisasi Komoditas Unggulan

Minggu, 1 November 2026 - 05:16 WIB

Wagub Jihan Apresiasi 25 Tahun Pengabdian LAZDAI Lampung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Purna Paskibraka Indonesia Lampung Utara – BSI, Gelar Ngopi Emas, Ajak Generasi Muda Melek Investasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:48 WIB

AS Jual Rudal Patriot 2,1 miliar Dolar AS ke Ukraina

Berita Terbaru

Berita Utama

Wagub Jihan Apresiasi 25 Tahun Pengabdian LAZDAI Lampung

Minggu, 1 Nov 2026 - 05:16 WIB

Seorang pria mengamati bangunan tempat tinggal yang rusak pascaserangan drone dan rudal berskala besar oleh Rusia di Kiev, Ukraina, pada 9 Januari 2026. (Xinhua)

Berita Utama

AS Jual Rudal Patriot 2,1 miliar Dolar AS ke Ukraina

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:48 WIB