Iran Tegas soal Selat Hormuz: Kapal Eropa “Sasaran yang Sah”

Rabu, 29 Juli 2026 | 12:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selat Hormuz di dekat Khasab, sebuah kota kecil di Oman utara. (Xin)

Selat Hormuz di dekat Khasab, sebuah kota kecil di Oman utara. (Xin)

TEHERAN, 29 Juli (Xinhua) — Seorang diplomat senior Iran pada Selasa (28/7) mengatakan bahwa Teheran tidak akan membiarkan Selat Hormuz kembali ke statusnya sebelum perang, dan memperingatkan bahwa kapal perang Eropa mana pun yang berusaha mendekati jalur perairan strategis tersebut akan dianggap sebagai “sasaran yang sah.”

Wakil Menteri Luar Negeri Iran Bidang Hukum dan Urusan Internasional Kazem Gharibabadi mengatakan kepada stasiun televisi milik negara Iran, IRIB TV, bahwa jika situasi di selat tersebut kembali seperti sebelum perang, “kesuksesan kami dalam perang tidak akan lengkap.”

Gharibabadi menambahkan bahwa untuk menegakkan kedaulatan Iran atas selat tersebut, Iran tidak takut jika perang kembali berkobar.

Menggambarkan Selat Hormuz sebagai “kapasitas pertahanan baru” yang kini menjadi bagian dari keamanan nasional Iran, Gharibabadi mengatakan bahwa pengaturan pengelolaan masa depan oleh Teheran akan memiliki dampak jangka panjang terhadap keamanan negara.

Baca Juga:  Iran Kecam AS Terkait "Preseden Provokatif"

Gharibabadi juga mengungkapkan bahwa Oman berusaha melibatkan negara ketiga untuk operasi pembersihan ranjau di Selat Hormuz bagian selatan, namun Iran menolaknya.

Soal hubungan dengan Amerika Serikat (AS), pejabat tersebut mengatakan bahwa Iran tidak mengajukan permintaan negosiasi dengan AS dalam 15 hari terakhir.

“Pihak Amerika meminta kami untuk mengadakan pembicaraan, dan mengirimkan pesan melalui Oman bahwa mereka tidak akan melakukan tindakan militer terhadap kami,” kata Gharibabadi.

Terkait diskusi bilateral dengan Oman, Gharibabadi menyampaikan bahwa Teheran hanya bernegosiasi dengan Muscat mengenai isu-isu yang berkaitan dengan Selat Hormuz.

Dia mengatakan bahwa Oman telah mengusulkan sebuah rute bersama dengan pembagian kendali 50-50. Namun, Iran menyatakan usulan tersebut tidak dapat menghilangkan kekhawatirannya, dengan alasan bahwa jika membiarkan rute selatan tetap terbuka, kedaulatan Iran atas selat tersebut akan rusak.

Baca Juga:  Peringatan Harlah PKB di Lampung Utara Semarak!

Sebagai gantinya, Teheran mengusulkan agar Iran memegang kendali penuh atas rute masuk Selat Hormuz dan kendali parsial atas rute keluarnya, tambah Gharibabadi. Dia mengatakan bahwa jika Oman menerima tawaran tersebut, “kita akan melangkah ke tahap berikutnya,” namun jika tidak, selat itu akan tetap ditutup dan “kami siap menghadapi berlanjutnya perang.”

Iran memperketat cengkeramannya atas Selat Hormuz pada 28 Februari dengan melarang perlintasan aman bagi kapal-kapal milik atau yang terafiliasi dengan Israel dan AS menyusul serangan gabungan kedua negara tersebut ke wilayah Iran.

Pembatasan navigasi di Selat Hormuz mengakibatkan lonjakan harga energi global dan memicu eskalasi yang berujung pada gelombang serangan udara AS terhadap Iran.[]


Penulis : Nara J Afkar


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Tantangan Ponpes Kian Berat, Berhadapan dengan Tekhnologi dan AI
Rahasia PBB Bocor, Ada Mata-mata Israel di UNICEF
Iran Siap Nego Damai, Kalau AS Gak Dustai MOU
Bahaya, Wabah Flu Burung Naik Lagi
Rial Kalbadi Pimpin Langit Biru Indonesia ASRI Way Kanan 
Sensus Ekonomi 2026 dan Pentingnya Data Akurat
Seluruh Bhabinkamtibmas Bagi Bendera ke Masyarakat
Lebanon Sebut Perundingan dengan Israel Ada Kemajuan, soal Tawanan dan Perbatasan

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:14 WIB

Tantangan Ponpes Kian Berat, Berhadapan dengan Tekhnologi dan AI

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:48 WIB

Rahasia PBB Bocor, Ada Mata-mata Israel di UNICEF

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Iran Siap Nego Damai, Kalau AS Gak Dustai MOU

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Bahaya, Wabah Flu Burung Naik Lagi

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Rial Kalbadi Pimpin Langit Biru Indonesia ASRI Way Kanan 

Berita Terbaru

Sekdaprov Dr Marindo Kurniawan Saat Membaca Sambutan Gubernur Lampung di FKPP di Lampung Selatan [Lin]

#indonesiaswasembada

Tantangan Ponpes Kian Berat, Berhadapan dengan Tekhnologi dan AI

Minggu, 9 Agu 2026 - 10:14 WIB

Ilustrasi Berita Mata-Mata

#indonesiaswasembada

Rahasia PBB Bocor, Ada Mata-mata Israel di UNICEF

Minggu, 9 Agu 2026 - 09:48 WIB

Presiden Iran Masoud Pezeshkian sedang menyampaikan pidato di Teheran, Iran [xin]

#indonesiaswasembada

Iran Siap Nego Damai, Kalau AS Gak Dustai MOU

Minggu, 9 Agu 2026 - 09:41 WIB

Waspada Flu Burung Naik Lagi, Jangan Lengah

#indonesiaswasembada

Bahaya, Wabah Flu Burung Naik Lagi

Minggu, 9 Agu 2026 - 09:38 WIB

#indonesiaswasembada

Rial Kalbadi Pimpin Langit Biru Indonesia ASRI Way Kanan 

Sabtu, 8 Agu 2026 - 23:59 WIB